PONTIANAK POST – Sistem kamera menjadi salah satu bagian yang paling mendapat perhatian pada Google Pixel 11 Pro Fold.
Ponsel lipat tersebut disebut menawarkan kemampuan fotografi yang menjadi keunggulan utama di tengah persaingan perangkat foldable.
Pixel 11 Pro Fold merupakan generasi keempat Google dalam lini smartphone lipat.
Baca Juga: Vivo V80s Segera Hadir, Bawa Baterai 7.200 mAh yang Lebih Besar dari Pendahulunya
Google mempertahankan pendekatan desain yang membuat perangkat ini tetap menyerupai ponsel konvensional ketika dalam kondisi tertutup.
Selain kamera, desain tersebut menjadi bagian dari karakter Pixel 11 Pro Fold. Perangkat tetap memiliki bentuk seperti smartphone biasa saat ditutup, sebelum membuka panel layar dalam ketika digunakan sebagai ponsel lipat.
Saat dibuka, perangkat berubah menjadi layar hampir persegi berukuran besar. Ponsel ini dibanderol mulai Rp29,4 juta.
Pixel 11 Pro Fold membawa tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 48MP, ultrawide 10,5MP dan telefoto 10,8MP dengan kemampuan optical zoom 5x.
Baca Juga: iPhone Duo Jadi Pusat Perhatian, tetapi iPhone 18 Pro Punya Daya Tarik Lebih untuk Banyak Pengguna
Menurut laporan The Guardian, kamera utama baru menggunakan sensor yang lebih besar sehingga mampu menghasilkan detail lebih baik serta meningkatkan performa pemotretan dalam kondisi minim cahaya.
Kamera telefoto 5x juga dinilai mampu menghasilkan foto dengan kualitas baik untuk objek yang berada lebih jauh. Kemampuan zoom digitalnya mencapai 30x.
Google turut membekali perangkat dengan fitur seperti Camera Looks, Magic Capture dan Creator Suite.
Fitur-fitur tersebut memanfaatkan kemampuan AI untuk membantu pengguna menghasilkan serta mengolah foto dan video.
Ketika tertutup, Pixel 11 Pro Fold memiliki layar OLED 6,5 inci dengan refresh rate 120Hz.
Saat dibuka, pengguna mendapatkan layar OLED 8 inci dengan refresh rate yang sama.
Baca Juga: Apple Resmi Masuk Pasar Ponsel Lipat, iPhone Duo Hadapi Tantangan Menjangkau Konsumen Lebih Luas
Layar besar tersebut memungkinkan dua aplikasi berukuran penuh digunakan secara berdampingan.
Namun, lipatan pada layar bagian dalam masih terlihat dan terasa lebih jelas dibandingkan sejumlah pesaing.
Perangkat ditenagai chip Google Tensor G6 dengan RAM 16GB.
Performa multitasking dinilai responsif, meski kemampuan gaming mentahnya masih tertinggal dari sejumlah pesaing.
Baca Juga: Siap Meluncur Oktober 2026, OPPO F35 Series Tawarkan Enam Pilihan Warna Berbeda
Pixel 11 Pro Fold menjalankan Android 17 dan mendapat dukungan pembaruan sistem operasi serta keamanan hingga Agustus 2033.
Salah satu kelemahan Pixel 11 Pro Fold adalah daya tahan baterainya.
Perangkat mampu bertahan sekitar 36 jam dengan pola penggunaan campuran 5G dan Wi-Fi.
Bobotnya mencapai 239 gram. Ponsel juga lebih tebal dan berat dibandingkan sejumlah pesaing, sementara layar lipat bagian dalam tetap lebih rentan terhadap kerusakan dibandingkan layar ponsel konvensional.
Meski demikian, Pixel 11 Pro Fold dinilai menarik bagi pengguna yang menginginkan pengalaman seperti ponsel Pixel biasa ketika perangkat tertutup, sekaligus layar tablet saat dibuka.
Kamera, fitur AI, ketahanan air dan debu IP68, serta dukungan software panjang menjadi sejumlah keunggulan utamanya.(*)
Editor : Budi Miank