Huawei Watch D3 Andalkan Fitur Kesehatan, Bisa Ukur Tekanan Darah dari Pergelangan Tangan

Budi Miank • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 09:10 WIB
Huawei Watch D3 membawa pengukur tekanan darah berbasis manset.(Dok. Huawei)
Huawei Watch D3 membawa pengukur tekanan darah berbasis manset.(Dok. Huawei)

PONTIANAK POST – Kemampuan memantau tekanan darah menjadi salah satu fitur utama yang ditawarkan Huawei Watch D3.

Smartwatch ini dapat melakukan pengukuran langsung dari pergelangan tangan dengan memanfaatkan manset udara yang terintegrasi pada bagian tali.

Dibandingkan generasi sebelumnya, Huawei Watch D3 membawa sejumlah peningkatan, terutama pada akurasi pemantauan tekanan darah.

Baca Juga: Apple Watch Series 12 vs Ultra 4, Ini Perbedaan Utama dari Ukuran hingga Baterai

Perangkat tersebut juga hadir dengan desain yang lebih ramping serta pembaruan pada bagian layar.

Sebagai penerus seri Watch D, Huawei Watch D3 tetap mempertahankan mekanisme pengukuran tekanan darah menggunakan bantalan udara pada sisi dalam tali. Bantalan tersebut dapat mengembang saat proses pengukuran berlangsung.

Hasil pengujian dengan perangkat pengukur tekanan darah Braun ExactFit 5 Connect dan Omron RS4. 

Dalam tiga kali pengukuran, rata-rata perbedaan terhadap perangkat Braun tercatat sekitar +3,7 persen untuk tekanan sistolik dan -2,86 persen untuk diastolik.

Baca Juga: Tinggalkan Smartphone, Galaxy Watch Tetap Bisa Digunakan untuk Lima Aktivitas Penting Ini

Media tersebut menegaskan hasil pengujian ini merupakan perbandingan dalam kondisi pengujian mereka, bukan pengganti pemeriksaan di laboratorium medis.

Watch D3 menggunakan layar AMOLED berukuran 1,92 inci dengan resolusi 480 x 408 piksel dan refresh rate 60Hz.

Kecerahan puncaknya mencapai 3.000 cd/m², sementara ketebalan perangkat sekitar 11,3 mm. 

Kualitas konstruksinya dinilai solid, meski bezel layar yang cukup lebar menjadi salah satu catatan desain.

Selain tekanan darah, smartwatch ini membawa sensor ECG, sensor detak jantung optik, pengukur SpO2, sensor suhu, barometer serta berbagai sensor gerak.

Dalam pengujian menggunakan chest strap Polar H10, pembacaan detak jantung Watch D3 disebut cukup dekat dengan perangkat referensi. 

Baca Juga: OPPO Find X10 Pro Max Dipastikan Masuk Pasar Global, Bawa Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh

Pengujian SpO2 menggunakan Braun Pulse Oximeter 1 Connect juga menghasilkan rata-rata selisih sekitar 1,02 poin persentase.

Di balik kemampuan kesehatan tersebut, Watch D3 memiliki keterbatasan penting. Meskipun mengantongi sertifikasi IP68, Huawei menyatakan perangkat tidak boleh digunakan saat berenang atau mandi.

Hal ini berkaitan dengan sistem manset tekanan darah yang terintegrasi pada tali. Setelah terkena air, perangkat harus dikeringkan sebelum digunakan untuk pengukuran tekanan darah.

Huawei Watch D3 dipasarkan dengan harga Rp8,5 juta.(*)

Editor : Budi Miank
Huawei Watch D3 smartwatch Huawei pengukur tekanan darah ECG