Samsung Galaxy Watch9 Hadir dengan Chip 3nm, Gunakan Snapdragon Wear Elite SDW6100 Terbaru

Budi Miank • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 08:46 WIB
Samsung Galaxy Watch9 dengan desain cushion dan layar Super AMOLED.(Dok. Samsung)
Samsung Galaxy Watch9 dengan desain cushion dan layar Super AMOLED.(Dok. Samsung)

PONTIANAK POST – Samsung membawa perubahan besar pada sektor performa Galaxy Watch9 melalui penggunaan chipset baru.

Generasi terbaru smartwatch utama Samsung tersebut meninggalkan chip Exynos yang sebelumnya digunakan pada model pendahulu.

Galaxy Watch9 kini ditenagai Qualcomm Snapdragon Wear Elite SDW6100 yang diproduksi menggunakan proses fabrikasi 3nm.

Baca Juga: Galaxy Z TriFold 2 Disebut Akan Meluncur Lebih Cepat, Samsung Siapkan Penerus Foldable Tiga Layar

Chip tersebut memiliki konfigurasi lima inti dengan kecepatan maksimum mencapai 2,1 GHz.

Konfigurasinya terdiri dari satu inti Cortex-A78 yang berfokus pada performa tinggi serta empat inti Cortex-A55.

Kombinasi tersebut menjadi fondasi dapur pacu baru Galaxy Watch9 untuk menjalankan berbagai fungsi smartwatch.

Samsung mengklaim peningkatan performa single-core 54 persen dan multi-core 56 persen dibandingkan Exynos W1000.

Baca Juga: Casing MagSafe Bisa Ganggu S Pen Samsung Galaxy, Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Galaxy Watch9 juga dibekali RAM 2 GB. Kombinasi tersebut membuat navigasi antarmuka dan pembukaan aplikasi terasa lebih responsif saat digunakan.

Galaxy Watch9 mempertahankan desain layar bundar dengan panel Super AMOLED 1,47 inci beresolusi 438 x 438 piksel. 

Tingkat kecerahannya mencapai 3.000 nits, sementara perlindungan layar menggunakan Sapphire Crystal.

Perangkat ini memiliki sertifikasi 5ATM+, IP68, serta MIL-STD-810H. 

Bobotnya sekitar 31,5 gram dengan bodi aluminium dan desain cushion yang menjadi salah satu pembeda dari generasi sebelumnya.

Untuk pemantauan kesehatan, Galaxy Watch9 membawa Samsung BioActive Sensor, sensor suhu, akselerometer, barometer, giroskop, sensor geomagnetik, serta sensor cahaya.

Baca Juga: Samsung Naikkan Harga Chip Memori hingga 10 Persen, Harga HP Dunia Terancam Makin Mahal

Jam tangan ini dapat memantau detak jantung, kadar oksigen darah atau SpO2, tingkat stres, komposisi tubuh, tidur, hingga elektrokardiogram (ECG) dan tekanan darah. 

Namun, fitur ECG dan pengukuran tekanan darah hanya dapat digunakan bersama ponsel Samsung.

Galaxy Watch9 membawa baterai 390 mAh. Kapasitas tersebut sekitar 20 persen lebih besar dibandingkan Galaxy Watch8 dan 30 persen lebih besar dibandingkan Galaxy Watch7 serta Watch6.

Samsung mengklaim daya tahan hingga 40 jam dengan penggunaan tipikal dan Always-On Display (AOD) dimatikan. 

Baca Juga: Layar Canggih iPhone Duo Merambah Android, iQOO 16 Punya OLED Samsung M16 Terbaru

Perangkat mampu bertahan sekitar satu setengah hari dengan pemantauan detak jantung dan stres aktif serta SpO2 digunakan saat tidur.

Pengisian penuh membutuhkan sekitar 1,5 jam. Galaxy Watch9 juga tidak kompatibel dengan charger Galaxy Watch generasi lama maupun fitur Wireless PowerShare dari ponsel Galaxy.

Galaxy Watch9 tersedia dalam varian 40 mm Bluetooth dengan harga mulai Rp7,1 juta. 

Model 44 mm Bluetooth dibanderol Rp7,7 juta, sedangkan varian 44 mm LTE mencapai Rp8,4 juta.(*)

Editor : Budi Miank
Samsung Galaxy Watch9 Snapdragon Wear Elite Wear OS 7 smartwatch