PONTIANAK POST - Apple kembali memperbarui lini jam tangan pintar andalannya melalui kehadiran Apple Watch Ultra 4 yang dirancang khusus bagi para pegiat olahraga dan petualang.
Perangkat tangguh berukuran 49 mm ini mempertahankan desain fisik yang identik dengan pendahulunya, namun membawa sejumlah peningkatan internal yang cukup signifikan seperti prosesor baru dan efisiensi daya yang lebih optimal.
Dari segi performa, perangkat ini ditenagai oleh cip S11 baru yang mendongkrak kecepatan sistem sekaligus mendukung berbagai fitur cerdas.
Baca Juga: Apple Watch Series 12 vs Series 11, Ini Perubahan Besar yang Dibawa Model Terbaru Apple
Salah satu sorotan utama pada iterasi keempat ini adalah sistem sensor kesehatan (Health Sensing System) yang telah diperbarui, memungkinkan pengukuran detak jantung serta variabilitas detak jantung (HRV) secara jauh lebih sering dan akurat.
Daya tahan baterai menjadi salah satu sektor yang paling diapresiasi dalam ulasan tersebut.
Apple Watch Ultra 4 diklaim mampu bertahan hingga 50 jam untuk penggunaan normal sehari-hari, dan meningkat hingga 84 jam ketika modehemat daya (Low Power Mode) diaktifkan.
Kapasitas ini dinilai sangat memadai untuk menemani berbagai aktivitas fisik berat, bahkan hingga ajang ketahanan seperti lomba Ironman.
Baca Juga: Apple Watch Ultra 4 vs Ultra 3: Ini Perbedaan Fitur, Baterai, Layar hingga Performanya
Selain itu, kehadiran sistem sensor baru turut memperkenalkan fitur Readiness Score, yang dirancang untuk membantu pengguna membaca tingkat kesiapan tubuh dalam menerima beban latihan berdasarkan data tidur dan aktivitas harian.
Baterainya hebat, dan sistem pemantauan detak jantung yang baru sangat luar biasa.
Meskipun membawa pembaruan besar di bagian jeroan, Apple tidak memberikan perubahan radikal pada tampilan luarnya.
Perangkat ini tetap mempertahankan material titanium dengan dua pilihan warna utama yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni Natural Titanium dan Black Titanium.
Meskipun desain fisiknya tetap sama, ini adalah salah satu gawai langka di mana saya tidak terlalu mempermasalahkan minimnya pembaruan visual karena tampilannya sudah sangat kokoh dan berkelas.
Secara keseluruhan, perangkat ini dibanderol mulai dari Rp12,6 juta di pasar global.(*)
Editor : Budi Miank