Menilik Perbedaan Apple Watch Ultra 4 dengan Pendahulunya, Layak Jadi Pilihan Jam Tangan Pintar?

Budi Miank • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 08:52 WIB
Apple Watch Ultra 4 dengan berbagai peningkatan dari pendahulunya.(Dok. Apple)
Apple Watch Ultra 4 dengan berbagai peningkatan dari pendahulunya.(Dok. Apple)

PONTIANAK POST - Kehadiran perangkat jam tangan pintar premium terbaru, Apple Watch Ultra 4, kembali menarik perhatian para pecinta teknologi global. 

Perangkat penunjang aktivitas ekstrem ini hadir membawa sejumlah pembaruan internal yang signifikan dibandingkan pendahulunya, Apple Watch Ultra 3, meski tetap mempertahankan bahasa desain fisik dan ukuran casing berdiameter 49 mm yang sama.

Dari segi performa, Apple Watch Ultra 4 ditenagai oleh cip S11 baru yang dipadukan dengan kapasitas memori yang lebih besar. 

Baca Juga: Apple Watch Ultra 4 Resmi Meluncur, Tawarkan Peningkatan Performa dan Fitur Pemantau Kebugaran

Peningkatan jeroan ini memungkinkan perangkat mendukung fitur-fitur kecerdasan buatan terpadu melalui Apple Intelligence, termasuk kemampuan pemrosesan audio canggih (Audio Intelligence) serta asisten virtual yang semakin responsif.

Salah satu daya tarik utama yang diunggulkan pada generasi terbaru ini adalah efisiensi daya yang jauh lebih baik. 

Apple Watch Ultra 4 diklaim mampu bertahan hingga 50 jam untuk penggunaan normal sehari-hari, meningkat dari batas 42 jam pada model sebelumnya. 

Sementara itu, dalam mode hemat daya (Low Power Mode), daya tahannya dapat ditekan hingga 84 jam.

Baca Juga: Apple Watch Series 12 vs Series 11, Ini Perubahan Besar yang Dibawa Model Terbaru Apple

Bagi para pegiat olahraga ketahanan, peningkatan daya tahan GPS saat melakukan latihan luar ruangan kini mencapai 18 jam. 

Peningkatan baterai ini memberikan keleluasaan lebih bagi atlet atau pelari jarak jauh tanpa harus khawatir kehabisan daya di tengah kegiatan.

Selain baterai, sektor kesehatan mendapatkan perombakan total melalui kehadiran sistem sensor kesehatan (Health Sensing System) baru. 

Perangkat ini kini dilengkapi dengan dioda optik yang diperbarui serta elektroda sensor jantung yang lebih luas untuk mendukung pelacakan detak jantung latar belakang dengan frekuensi tinggi setiap lima detik.

Kehadiran sensor mutakhir tersebut turut memperkenalkan aplikasi Readiness, yang dirancang untuk menganalisis data tidur, beban latihan, serta metrik pemulihan tubuh guna memberikan skor harian bagi penggunanya. 

Di pasar global, perangkat tangguh berbahan titanium ini tetap dipasarkan dengan harga mulai dari Rp12,6 juta.(*)

Editor : Budi Miank
Apple Watch Ultra 4 chip S11. spesifikasi apple