PONTIANAK POST – vivo resmi memperkenalkan Watch 6 di China bersamaan dengan peluncuran seri smartphone X500.
Smartwatch terbaru ini membawa material premium berupa sapphire crystal dan pilihan bodi titanium TC4.
Vivo Watch 6 tersedia dalam tiga konfigurasi dengan harga mulai 999 yuan. Versi tertinggi menggunakan titanium TC4 dan konektivitas eSIM.
Baca Juga: Honor Magic 9 Bawa CIPA 8.0, Kamera Makin Stabil hingga 256 Kali Lebih Lambat Saat Memotret
Salah satu perubahan utama vivo Watch 6 terletak pada material layarnya.
Seluruh varian menggunakan sapphire crystal, material dengan tingkat kekerasan hingga 9 pada skala Mohs yang dirancang lebih tahan terhadap goresan.
Varian titanium menggunakan TC4 aerospace-grade titanium alloy dan memiliki bobot sekitar 37 gram.
Sementara versi stainless steel memakai material 316L dengan bobot sekitar 44 gram. Ketebalan bodinya 9,5 mm.
Baca Juga: Motorola Signature 27 Usung Material Tekstil dan Warna Pantone Coal Smoke serta Capulet Olive
Untuk layar, vivo membekali Watch 6 dengan panel AMOLED 1,47 inci beresolusi 466 x 466 piksel.
Refresh rate mencapai 60Hz, sedangkan tingkat kecerahan lokal puncaknya mencapai 3.500 nits pada mode olahraga luar ruangan tertentu.
Vivo Watch 6 membawa baterai 505mAh. Dalam penggunaan ringan, vivo mengklaim smartwatch ini mampu bertahan hingga 21 hari untuk varian Bluetooth.
Dalam penggunaan normal, daya tahan yang diklaim mencapai 10 hari. Jika fitur Always-On Display aktif, estimasi turun menjadi sekitar enam hari.
Sementara model eSIM dapat bertahan hingga tujuh hari dalam skenario tertentu atau sekitar empat hari ketika digunakan sebagai perangkat mandiri.
Pengisian daya menggunakan sistem magnetik dan membutuhkan sekitar dua jam untuk mencapai kondisi penuh berdasarkan pengujian vivo pada suhu 25 derajat Celsius.
Baca Juga: Vivo X500 Pro Max Dibanderol Rp18,6 Juta, Punya Kamera 200MP dan Fitur Khusus Kreator Konten
Untuk aktivitas olahraga, Watch 6 mendukung dual-frequency five-system GNSS, peta offline, navigasi, barometer serta lebih dari 100 mode olahraga.
Perangkat ini juga membawa sensor detak jantung delapan kanal dan sensor oksigen darah 16 kanal. Vivo mengklaim akurasi pengukuran detak jantung rata-rata mencapai 97,2 persen dibandingkan chest strap profesional.
Model eSIM dapat digunakan untuk melakukan panggilan, menerima pesan dan navigasi tanpa harus terus terhubung ke smartphone.(*)
Editor : Budi Miank