PONTIANAK POST - Motorola mengklaim sistem kamera pada ponsel flagship terbarunya, Signature 27, mampu mendorong batas baru dalam fotografi dan videografi mobile.
Klaim ini disampaikan saat perusahaan memperkenalkan ponsel tersebut di ajang Snapdragon Summit, bersamaan dengan pengumuman chipset baru Qualcomm, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Kepala pemasaran global Motorola, Nicole Hagen, menggambarkan sistem kamera ponsel baru ini sebagai yang terdepan di industri.
Baca Juga: Galaxy A18 Tawarkan Fitur Dasar, Samsung Sasar Pengguna yang Tak Terlalu Pedulikan Spesifikasi
Namun, menurut PetaPixel, makna klaim tersebut secara teknis masih belum sepenuhnya jelas karena sejumlah detail spesifikasi belum diungkap.
Pusat dari sistem kamera Signature 27 adalah sensor terbaru dari lini Sony Lytia, yakni Lytia 910 LOFIC beresolusi 50MP.
Sensor bertipe 1/1,28 inci ini diklaim mampu menghasilkan rentang dinamis lebih luas serta kualitas gambar dengan warna yang kaya dan akurat.
Selain kamera utama, kamera telefoto ponsel ini turut ditenagai sensor Sony Lytia, yakni Lytia 901 beresolusi 200MP bertipe 1/1,12 inci yang sebelumnya sudah diperkenalkan Sony tahun lalu.
Baca Juga: Baterai 6.000 mAh dan Chipset Dimensity 7100, Ini Kelebihan Infinix Hot 70 Pro yang Dibandeol Rp4,7
Sensor 200MP tersebut secara ukuran lebih besar dibanding sensor ISOCELL HP2 berresolusi sama yang dipakai Samsung Galaxy S26 Ultra, sehingga berpotensi menangkap lebih banyak cahaya.
Dalam materi teaser sebelumnya, Motorola turut menampilkan kemampuan "Super Zoom" hingga 100x serta dukungan perekaman video dengan standar Dolby Vision.
Sejumlah spesifikasi lain, termasuk keberadaan kamera ultra lebar, belum diumumkan resmi, meski dari tampilan modul kameranya diperkirakan ponsel ini membawa lebih dari dua kamera belakang.
Motorola menegaskan peningkatan kemampuan fotografi pada Signature 27 tidak hanya berasal dari perangkat keras baru, melainkan juga ditopang perangkat lunak.
Perusahaan menghadirkan Video Enhancement Engine, sistem berbasis AI yang menganalisis adegan secara otomatis untuk menyesuaikan warna agar tampak lebih natural dan sesuai kondisi aslinya.
Baca Juga: Harga Rp3,9 Jutaan, POCO M8x Tawarkan Update Software hingga Empat Tahun dan Speaker Stereo
Di sisi audio, Signature 27 menjadi ponsel Motorola pertama yang mengusung teknologi "Audio by Bang & Olufsen", hasil kemitraan jangka panjang kedua perusahaan yang baru diumumkan.
Motorola menyebut kombinasi kecerdasan buatan, kemampuan video sinematik, dan perangkat keras kelas atas ini dirancang menghasilkan foto dan video bergaya profesional secara instan bagi penggunanya.(*)
Editor : Budi Miank