Apple Dikabarkan Bawa Teknologi Layar iPhone Duo ke iPhone Pro Mulai 2029, Ini Keunggulannya

Budi Miank • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 09:40 WIB
iPhone Duo menjadi perangkat lipat pertama Apple yang namanya dipilih untuk membuka peluang hadirnya model lain. (Dok. Apple)
Teknologi layar pada iPhone Duo disebut berpotensi menjadi dasar pengembangan panel OLED iPhone Pro pada 2029. (Dok. Apple)

PONTIANAK POST – Apple disebut tengah mempertimbangkan penggunaan teknologi layar yang diperkenalkan melalui iPhone Duo untuk lini iPhone Pro pada 2029.

Teknologi yang dimaksud adalah Color Filter on Encapsulation (CoE), metode pembuatan panel OLED yang menghilangkan lapisan polarizer konvensional.

Pada panel OLED tradisional, polarizer digunakan untuk membantu mengurangi pantulan cahaya dari lingkungan. 

Baca Juga: OPPO Watch S2 Resmi Meluncur, Harga Rp3,9 Juta dengan Baterai Tahan hingga 10 Hari

Namun, lapisan tersebut juga dapat menyerap sebagian cahaya yang dihasilkan layar.

Teknologi CoE menempatkan filter warna langsung di atas lapisan enkapsulasi OLED. 

Dengan menghilangkan polarizer, lebih banyak cahaya dapat diteruskan oleh panel.

Dampaknya, layar berpotensi menghasilkan tingkat kecerahan lebih tinggi tanpa peningkatan konsumsi daya. 

Baca Juga: Tiru Fitur Privacy Display Samsung, Xiaomi 18 Pro Diklaim Punya Implementasi Lebih Canggih

Alternatif lainnya, perangkat dapat mempertahankan tingkat kecerahan yang sama dengan penggunaan energi lebih rendah.

Penghilangan satu lapisan juga membuat konstruksi panel menjadi lebih tipis. Ruang internal yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk komponen lain, seperti baterai atau kamera.

CoE bukan teknologi yang sepenuhnya baru. Samsung telah mengomersialkannya melalui teknologi Eco² OLED pada Galaxy Z Fold3.

Menurut pengujian internal Samsung, implementasi awal teknologi tersebut meningkatkan transmisi cahaya hingga 33 persen dan dapat mengurangi konsumsi daya hingga 25 persen dibandingkan panel OLED dengan polarizer konvensional.

Namun, penggunaan panel tanpa polarizer juga menghadirkan tantangan. 

Produsen perlu menggunakan kombinasi filter warna, lapisan pembatas piksel hitam, lapisan antirefleksi, serta pendekatan optik lainnya untuk mengendalikan pantulan cahaya.

Baca Juga: Motorola Signature 27 Diklaim Bawa Terobosan Baru Fotografi Ponsel Lewat Sensor Sony Lytia 

Hal tersebut dapat memengaruhi visibilitas di luar ruangan, sudut pandang, kontras, dan akurasi warna. 

Karena itu, UBI Research memperkirakan Apple baru membawa teknologi tersebut ke iPhone Pro pada 2029.

Sebelum iPhone Duo diperkenalkan, sejumlah laporan menyebut panel OLED lipat yang dipasok Samsung untuk perangkat tersebut akan menggunakan teknologi CoE.

Apple sendiri belum mengungkap konstruksi internal panel iPhone Duo secara rinci.

Baca Juga: Galaxy A18 Tawarkan Fitur Dasar, Samsung Sasar Pengguna yang Tak Terlalu Pedulikan Spesifikasi  

Namun, UBI Research melihat perangkat lipat tersebut sebagai kemungkinan tahap awal sebelum teknologi OLED tanpa polarizer diperluas ke lini iPhone Pro.

Jika rencana tersebut terealisasi, skalanya akan jauh lebih besar. 

UBI Research memperkirakan kebutuhan panel untuk dua model iPhone Pro dapat mencapai 90 juta hingga 100 juta unit per tahun.

Samsung Display dan LG Display diperkirakan menjadi pemasok utama pada tahap awal, sementara BOE berpeluang ikut mendapatkan pesanan apabila mampu memenuhi standar Apple. 

Apple saat ini belum mengonfirmasi rencana penggunaan CoE pada iPhone Pro 2029.(*)

Editor : Budi Miank
iPhone Duo iPhone Pro 2029 OLED CoE apple