Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bohong Demi Kencan?

Ari Aprianz • Kamis, 5 Desember 2019 | 03:27 WIB
Photo
Photo
JATUH cinta berjuta indahnya. Apapun rela dilakukan jika sudah jatuh cinta bahkan sampai harus berbohong pada orang tua demi bisa kencan berdua. Hayo, ngaku siapa di sini yang pernah bohong demi kencan sama doi? Kalian nggak sendiri kok, nyatanya hampir semua remaja pernah berbohong demi kencan. Yuk, simak pengalaman dan pengakuan kebohongan generasi Z di bawah ini buat jadi pelajaran kita bersama, bukan buat ditiru, ya!

Ayah, Aku Kerja Kelompok Dulu

Siapa sih yang nggak deg-degan saat pertama kali kencan? Apalagi kalau orang yang dikencani adalah orang yang benar-benar diidamkan? Pasti kamu bakal mempersiapkan segala sesuatunya agar pertemuan pentingmu ini bisa berjalan sukses sesuai yang diharapkan seperti yang dilakukan TL. Siswa SMAN 2 Pontianak ini mengaku demi kencan ia rela melanggar jam pulang malam yang sudah disepakati dengan orang tua dengan alasan kerja kelompok.

“Aku nggak boleh pulang di atas jam 9 sedangkan pulang sekolah aja uda sore banget. Demi nonton bareng doi, aku rela deh bohong izin kerja kelompok. Itu alasan klise tapi paling aman dan ampuh buat izin,” ujar TL.

Demi menjaga citra diri karena merasa kerap izin kerja kelompok TL juga mengupayakan nilai-nilainya bagus.

“Ini penting! Bikin orang tua nggak curiga dengan alasan klise yang kita pake,” tambah cowok 15 tahun ini.

Ekskul Jadi Alasan

Nggak beda jauh dari TL, siswi SMPN 2 Pontianak berinisial MAH juga pernah berbohong kepada orang tuanya. Demi bisa pergi nongkrong bareng gebetan, MAH kerap menjadikan ekskul dance-nya sebagai alasan untuk pulang sekolah telat.

“Biasa pake alasan udah dekat performing, jadi butuh banyak waktu latihan. Nggak sepenuhnya salah sih tapi beberapa kali pernah pake alasan itu supaya dijemput telat,” cuap MAH.

Gadis 13 tahun ini memang belum dapat restu pacaran sama  orang tuanya tapi nekat pengen merasakan cinta monyet. Duileh, belajar dulu, deh. Nanti kalau ketahuan bisa-bisa malah nggak dibolehin ikut ekskul, loh!

Terciduk

Nasib malang dialami cewek berinisial KI. Berbohong demi bisa kencan sama pacar berujung pada timbulnya ketidakpercayaan orang tua secara berkepanjangan.

“Dulu pernah bohong bilang mau pergi sama sahabat cewek aku padahal perginya sama pacar. Eh pas di mall ketemu tante dan langsung disaduin ke mama. Ketahuan deh kalau aku hang out sama pacar padahal saat itu aku nggak pernah cerita sudah punya pacar,” curhat cewek kelahiran Pontianak, 20 Agustus 2003 ini. KI mengaku semenjak itu orang tuanya menjadi semakin protektif dan sulit mempercayai KI kembali.

“Yah, salah aku sih, mungkin kalau pada saat itu aku jujur pergi sama pacarku nggak akan jadi masalah karena bukan karena punya pacarnya yang mereka permasalahkan melainkan cara izin dengan berbohongnya padahal keluargaku termasuk orang yang menjunjung tinggi kejujuran,” ungkap KI.

So, dengan alasan apapun dan bagaimanapun berbohong adalah tindakan tidak terpuji yang harus dihindari. (dee) Editor : Ari Aprianz
#zetizen