PONTIANAK POST – Dalam tradisi dan kebudayaan Tiongkok klasik, memulai sebuah proyek besar seperti pembangunan atau renovasi rumah tidak hanya berfokus pada kesiapan finansial dan cetak biru arsitektur. Faktor penentuan waktu atau dikenal dengan istilah Seni Memilih Hari Baik (Date Selection) memegang peranan yang sangat krusial. Sistem ini didasarkan pada Kalender Lunar (Imlek) atau Kalender Fengsui yang dirancang untuk menyelaraskan energi kosmik alam semesta dengan energi personal penghuni bangunan.
Memulai pembongkaran tanah atau mengetuk dinding pada hari yang salah dipercaya dapat memicu ketidakharmonisan, kendala proyek yang tak berkesudahan, hingga masalah finansial. Sebaliknya, memilih hari yang tepat akan mengalirkan energi keberkahan, keselamatan pekerja, dan kelancaran rezeki.
Melansir pemaparan dari pakar metafisika kuno melalui tayangan video edukasi bertajuk "Date Selection: The Complete Guide for Construction", berikut adalah prinsip-prinsip dasar yang wajib Anda perhatikan sebelum memulai ketukan pertama renovasi rumah Anda:
1. Faktor Kompatibilitas Shio dan Energi Personal (Ba Zi)
Prinsip paling utama dalam memilih hari baik adalah melihat Tahun Lahir pemilik rumah dan pasangannya (suami/istri). Dalam astrologi Tiongkok, waktu dihitung menggunakan kombinasi 10 Batang Langit (Heavenly Stems) dan 12 Cabang Bumi (Earthly Branches) yang bermanifestasi menjadi 12 Shio.
Baca Juga: 7 Tips Feng Shui Kamar Tidur: Rahasia Tidur Nyenyak, Tubuh Sehat, dan Hubungan Harmonis
-
Hindari Hari yang Mengalami Konflik (Ciong): Cari tahu shio yang berhadapan 180 derajat dengan shio Anda. Sebagai contoh, Shio Tikus berhadapan langsung (konflik) dengan Shio Kuda. Jika shio Anda adalah Tikus, maka Anda wajib menghindari tahun, bulan, hari, atau jam yang dikuasai oleh elemen Kuda.
-
Aturan Tahun Naga: Sebagai contoh, pada tahun Naga, shio yang berada di posisi konflik 180 derajat adalah Shio Anjing. Oleh karena itu, tahun tersebut bukan waktu terbaik bagi pemilik Shio Anjing untuk memulai proyek besar. Pemilik Shio Anjing juga harus mencoret hari atau bulan yang berunsur Anjing dari kalender rencana mereka.
-
Prioritaskan Harmoni: Cari hari yang memiliki hubungan Three Harmony (Tiga Keselarasan) atau Six Harmony (Enam Keselarasan) dengan shio kepala keluarga dan pasangan untuk mengundang energi penolong (Helpful People).
2. Pantangan Keras "Hari Raja Bumi" (Earth King Day)
Di dalam Kalender Tradisional Tiongkok, terdapat empat hari khusus dalam satu tahun yang dikenal sebagai Hari Raja Bumi (Earth King Day atau Tu Wang Ri). Pada hari-hari ini, energi bumi sedang berada pada fase transisi yang sangat sensitif dan tidak stabil.
Aturan Hari Raja Bumi: Masyarakat setempat dilarang keras melakukan aktivitas yang merusak atau menggali tanah, termasuk memulai konstruksi rumah. Hari-hari ini jatuh tepat sekitar 18 hari sebelum pergantian empat musim utama (Awal Musim Semi, Awal Musim Panas, Awal Musim Gugur, dan Awal Musim Dingin) yang dapat dilacak melalui sistem 24 Nilai Solar (Solar Terms). Sebagai contoh, salah satu Hari Raja Bumi ini jatuh pada tanggal 19 Juli, tepat 18 hari sebelum dimulainya titik balik Musim Gugur.
Baca Juga: Cara Menanam Bayam Batang Pink agar Tumbuh Subur dan Cepat Panen
3. Menggunakan Sistem 12 Dewa (The 12 Gods)
Sistem Jian Chu atau 12 Dewa Penjaga Hari adalah indikator harian yang menunjukkan karakteristik energi yang sedang mendominasi. Siklus ini terus berulang setiap bulannya. Untuk memulai konstruksi bangunan, berikut adalah rapor kecocokan harinya:
-
Hari yang SANGAT BAGUS (Disarankan): Hari ke-1 (Establish / Memulai), Hari ke-4 (Balance / Seimbang), Hari ke-5 (Stable / Stabil), Hari ke-9 (Success / Sukses), Hari ke-10 (Harvest / Panen), dan Hari ke-11 (Open / Terbuka). Hari-hari ini memiliki energi pertumbuhan yang sangat cocok untuk meletakkan batu pertama.
-
Hari yang WAJIB DIHINDARI: Hari ke-7 yang disebut Hari Merusak (Breaking Day atau Po Ri). Hari ini memancarkan energi kehancuran dan umumnya dianggap sebagai hari sial untuk memulai acara-acara penting.
4. Memetakan Arah Kompas Properti yang Dilarang (Energy Direction)
Selain shio personal, Anda wajib memeriksa arah hadap atau arah bersandar (seating direction) dari rumah tinggal Anda. Di dalam fengsui tahunan, terdapat beberapa arah mata angin yang mengunci energi negatif dan tidak boleh diganggu oleh aktivitas renovasi (penebangan, pengeboran, pembongkaran) sepanjang tahun tersebut:
-
Arah Tai Sui (The Grand Duke): Sektor kompas yang menjadi wilayah kekuasaan dewa tahunan.
-
Arah Sui Po: Sektor kompas yang berada tepat 180 derajat di seberang arah Tai Sui.
-
Arah San Sha (Three Killings): Sektor energi negatif tahunan yang membawa hawa kehancuran. Sebagai contoh, jika pada tahun tertentu energi San Sha berada di sektor Selatan, maka pemilik rumah dilarang keras melakukan renovasi, membongkar dinding, atau menggali tanah di bagian Selatan rumah mereka sepanjang tahun tersebut.
Baca Juga: Kompos Organik Rumahan Cocok untuk Berbagai Jenis Tanaman
5. Perhatikan Bintang Harian dan Pemilihan Jam Kerja
Jika Anda memiliki akses ke kalender tradisional (Almanak Tiongkok), pilihlah hari yang memiliki limpahan Bintang Keberuntungan (Lucky Stars) dan hindari hari dengan Bintang Sial (Unlucky Stars) seperti simbol Macan Putih, Bintang Api, atau bintang yang berkaitan dengan cedera dan senjata tajam.
-
Aturan Waktu (Jam Melakukan Eksekusi): Waktu terbaik untuk memulai ritual ketukan pertama atau peletakan batu pertama adalah di pagi hari. Kegiatan di siang hingga sore hari masih diperbolehkan. Namun, hindari mengeksekusi proyek di malam hari karena atmosfer malam hari didominasi oleh energi dingin (Yin murni) yang dapat melemahkan spirit vitalitas proyek.
Kesimpulan & Ritual Pengucapan Syukur
Menentukan hari baik adalah bentuk ikhtiar logis untuk meminimalkan risiko dan memastikan pembangunan berjalan dengan aman. Setelah Anda berhasil menemukan hari dan jam baik yang selaras dengan shio Anda serta aman dari arah larangan tahunan, sangat disarankan untuk menggelar seremoni atau ritual kecil sebelum pembangunan dimulai.
Setujui ruang dengan menyiapkan meja persembahan sederhana berisi buah-buahan segar, bunga, dan makanan manis. Nyalakan lilin dan bakar sedikit dupa sembari memanjatkan doa tulus kepada Tuhan dan memohon izin kepada energi alam sekitar agar proyek pembangunan diberikan kelancaran, keselamatan bagi para tukang, serta membawa berkah hoki yang melimpah bagi keluarga yang akan menempatinya. Selamat membangun istana Anda!(*)
Editor : Rafael B. Junior