Feng Shui Kamar Tidur: 7 Aturan Headboard yang Disebut Bisa Bawa Energi Positif

Rafael B. Junior • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:20 WIB
Ilustrasi kasur bersih dan nyaman.
Ilustrasi kasur bersih dan nyaman.

PONTIANAK POST – Headboard atau sandaran kepala tempat tidur tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekorasi kamar. Dalam feng shui, keberadaan, posisi, bentuk, warna, dan material headboard disebut memiliki makna tersendiri terhadap suasana kamar tidur.

Menurut The Spruce, kamar tidur merupakan salah satu area penting dalam feng shui karena menjadi tempat seseorang beristirahat dan memulihkan energi. Penataan tempat tidur dan headboard yang tepat disebut dapat mendukung kualitas tidur, produktivitas, serta fokus ketika terjaga.

Artikel tersebut ditulis oleh Anjie Cho, konsultan feng shui bersertifikat sekaligus arsitek profesional, dan diperbarui pada 8 Oktober 2024.

Baca Juga: Bikin Ranjang Makin Panas, Simak Cara Mengatur Desain Kamar Tidur Menurut Feng Shui untuk Pasangan

1. Tempatkan Tempat Tidur pada Posisi Komando

Salah satu aturan utama adalah menempatkan tempat tidur pada commanding position atau posisi komando.

Dalam posisi ini, seseorang dapat melihat pintu kamar ketika sedang berbaring di tempat tidur. Menurut feng shui, posisi tersebut membantu memberikan rasa aman karena penghuni dapat melihat siapa pun atau apa pun yang datang menuju kamar.

Jika posisi tempat tidur tidak memungkinkan penghuni melihat pintu secara langsung, cermin dapat digunakan untuk memantulkan pintu sehingga tetap terlihat dari tempat tidur.

Namun, tempat tidur juga disarankan tidak berada tepat segaris dengan pintu kamar. Jika kondisi ruangan tidak memungkinkan, The Spruce menyebut penggunaan bola kristal feng shui yang digantung di antara tepi tempat tidur dan pintu sebagai salah satu solusi tradisional.

Baca Juga: Feng Shui 2026: Ini Peta Flying Star Tahunan yang Diyakini Membawa Peluang dan Tantangan

2. Pilih Headboard yang Kokoh

Headboard yang baik menurut feng shui adalah yang kokoh dan terpasang dengan aman pada tempat tidur.

Headboard yang kuat disebut dapat memberikan rasa aman ketika seseorang beristirahat. Sebaliknya, headboard yang rusak atau tidak terpasang dengan baik tidak hanya berpotensi membahayakan secara fisik, tetapi juga dianggap memberikan kesan kurangnya rasa aman dalam perspektif feng shui.

Headboard idealnya juga berada menempel pada dinding sehingga memberikan dukungan yang stabil.

3. Hindari Headboard dari Logam

Dalam panduan tersebut, headboard dan tempat tidur berbahan logam termasuk yang sebaiknya dihindari.

Dalam perspektif feng shui yang dijelaskan The Spruce, logam dianggap tidak memberikan efek grounding dan dapat menghantarkan energi negatif. Karena itu, material seperti kayu lebih disarankan.

Kayu solid disebut sebagai pilihan yang baik. Headboard berbahan kain berlapis juga dinilai cocok karena memiliki karakter lembut dan kokoh serta dapat memberikan kesan aman.

4. Jangan Gunakan Sudut Tajam Mengarah ke Tempat Tidur

Bentuk headboard juga menjadi perhatian.

Headboard dengan sudut tajam yang mengarah langsung kepada orang yang sedang tidur sebaiknya dihindari. Dalam feng shui, sudut tersebut disebut dapat mengarahkan energi negatif atau qi kepada penghuni dan mengganggu energi maupun tidur.

Sebagai alternatif, headboard dengan sudut membulat atau bentuk melengkung dianggap lebih baik. Bentuk tersebut dinilai menyerupai puncak bukit di belakang tubuh dan menciptakan rasa aman.

Bentuk melengkung juga disebut membantu menciptakan aliran qi yang lebih lembut.

5. Hindari Rak Menggantung di Atas Headboard

Rak yang menggantung di atas headboard juga tidak disarankan dalam feng shui.

Menurut The Spruce, keberadaan benda yang menggantung di atas kepala dapat menimbulkan rasa khawatir atau perasaan seolah-olah ada sesuatu yang membebani seseorang.

Karena itu, area di atas tempat tidur sebaiknya dibuat lebih sederhana dan tidak dipenuhi elemen yang terasa berat.

6. Pilih Warna Sesuai Maknanya

Warna headboard juga dapat dipilih berdasarkan energi yang ingin dihadirkan ke dalam kamar.

Dalam panduan The Spruce, beberapa warna memiliki makna berbeda dalam feng shui:

Dengan demikian, pemilihan warna dapat disesuaikan dengan suasana yang ingin dibangun di dalam kamar tidur.

7. Pertimbangkan Arah Headboard

Arah headboard juga memiliki makna dalam feng shui.

The Spruce menyebut headboard menghadap ke selatan dipercaya dapat mendukung energi positif dan membantu energi tersebut mengalir ke tubuh selama seseorang tidur.

Selain arah, bentuk dan material headboard juga dianggap memiliki simbolisme tersendiri.

Headboard berbentuk persegi dikaitkan dengan elemen bumi yang melambangkan kestabilan dan dukungan. Namun, jika memilih bentuk persegi, sudut yang terlalu besar dan tajam sebaiknya dihindari.

Tidak Memakai Headboard Juga Dianggap Kurang Baik

Dalam feng shui, tempat tidur tanpa headboard juga dianggap kurang ideal.

Headboard dipandang sebagai simbol keamanan dan stabilitas karena memberikan dukungan ketika seseorang bersandar dan beristirahat. Tidak adanya headboard disebut dapat menimbulkan kesan ketidakstabilan.

Karena itu, headboard yang kokoh dan terpasang dengan baik menjadi salah satu elemen penting dalam penataan tempat tidur menurut prinsip tersebut.

Hindari Warna Neon di Kamar

Selain headboard, warna kamar secara keseluruhan juga perlu diperhatikan.

The Spruce menyarankan menghindari warna yang sangat terang atau neon di kamar tidur karena dianggap terlalu merangsang dan dapat memengaruhi kualitas tidur.

Pada akhirnya, panduan feng shui mengenai headboard menekankan kestabilan, keamanan, bentuk yang lembut, serta penataan yang tidak mengganggu ketenangan kamar.

Perlu dicatat, feng shui merupakan tradisi dan sistem penataan ruang yang memiliki dasar kepercayaan budaya. Klaim mengenai energi positif, qi, atau pengaruh arah dan bentuk headboard terhadap kehidupan bukan merupakan kepastian ilmiah. (*)

Editor : Rafael B. Junior
feng shui kamar tidur headboard feng shui posisi tempat tidur aturan feng shui dekorasi kamar tidur