alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

KSP Agro Bonti Region Dukung Pemerintah Hadapi Karhutla

SINTANG – Bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Binjai Hulu, Kalimantan Sanggar Pusaka (KSP) Agro Bonti Region yang membawahi PT Setia Nusa Indah Perkasa (SNIP) dan PT. Bonti Permai Jaya Raya (BPJ) melaksanakan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan digelar di Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu, Senin (1/3).

Hal ini sebagai salah satu wujud  kewajiban perusahaan dalam membantu pemerintah menangani karhutla. Selain itu, simulasi juga dilaksanakan guna menindaklanjuti imbauan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji agar setiap perusahaan memiliki tim penanggulangan dan sarana serta prasarana untuk menghadapi karhutla.

Di dalam sambutannya, General Manager Bonti Region yang membawahi PT. SNIP dan PT. BPJ, Fahrurrazi Lubis menyampaikan bahwa personel tim karhutla maupun peralatan dan sarana prasarana dari perusahaannya sudah siap jika diperlukan. Ia pun menyampaikan kesiagaan tim karhutla Bonti Region dalam menangani bahaya karhutla di lingkungan perusahaan.

Baca Juga :  Lahan Satu Hektare Terbakar

“Perusahaan akan turut membantu dan bekerja sama dengan TNI dan Polri serta Pemerintahan Kecamatan. Selain itu perusahaan juga memberikan imbauan kepada masyarakat di sekitar dengan pemasangan spanduk karhutla di lingkungan desa sekitar kebun PT. SNIP dan PT. BPJ,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Binjai Hulu, Iptu Budi Santoso mengharapkan sinergitas dari perusahaan dalam penanggulangan karhutla. “Mohon bantuan kepada perusahaan jika ada kebakaran di lingkungan kebun agar dilaporkan kepada petugas kepolisian,” ujarnya.

Budi juga meminta perusahaan untuk membuat jadwal patroli dan menyerahkan kepada pihak kepolisian agar bisa dilakukan patroli bersama. Tidak hanya di lokasi perusahaan tetapi juga ke lokasi permukiman.

Senada, Danramil Binjai Hulu, Kapten Inf. Sugeng juga menekankan penanggulangan bahaya kebakaran. “Penanganan bahaya karhutla sangat kuat ditekankan kepada TNI Polri sehingga dimohonkan kepada perusahaan untuk dapat membantu,” katanya.

Baca Juga :  Ganti Rugi Karhutla belum Masuk Kas Negara

Perusahaan, ujarnya, harus ikut memberikan imbauan masalah bahaya kebakaran kepada masyarakat di lingkungannya. Jika ada kebakaran lahan, hendaknya segera dilaporkan kepada pihak keamanan.

Sedangkan Camat Binjai Hulu, Kusnidar yang diwakili Kepala Satpol  PP Kecamatan Binjai Hulu, Paulus Goey mengungkapkan pentingnya koordinasi dan dukungan perusahaan dalam penanggulangan karhutla. Ia berharap pula agar semua pihak dapat bekerja sama. Di kesempatan berikutnya, semua pihak yang hadir melakukan pengecekan peralatan Damkar PT. SNIP dan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api. (ris)

 

SINTANG – Bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Binjai Hulu, Kalimantan Sanggar Pusaka (KSP) Agro Bonti Region yang membawahi PT Setia Nusa Indah Perkasa (SNIP) dan PT. Bonti Permai Jaya Raya (BPJ) melaksanakan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan digelar di Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu, Senin (1/3).

Hal ini sebagai salah satu wujud  kewajiban perusahaan dalam membantu pemerintah menangani karhutla. Selain itu, simulasi juga dilaksanakan guna menindaklanjuti imbauan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji agar setiap perusahaan memiliki tim penanggulangan dan sarana serta prasarana untuk menghadapi karhutla.

Di dalam sambutannya, General Manager Bonti Region yang membawahi PT. SNIP dan PT. BPJ, Fahrurrazi Lubis menyampaikan bahwa personel tim karhutla maupun peralatan dan sarana prasarana dari perusahaannya sudah siap jika diperlukan. Ia pun menyampaikan kesiagaan tim karhutla Bonti Region dalam menangani bahaya karhutla di lingkungan perusahaan.

Baca Juga :  Bank Kalbar Salurkan Kredit Rp12,2 T

“Perusahaan akan turut membantu dan bekerja sama dengan TNI dan Polri serta Pemerintahan Kecamatan. Selain itu perusahaan juga memberikan imbauan kepada masyarakat di sekitar dengan pemasangan spanduk karhutla di lingkungan desa sekitar kebun PT. SNIP dan PT. BPJ,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Binjai Hulu, Iptu Budi Santoso mengharapkan sinergitas dari perusahaan dalam penanggulangan karhutla. “Mohon bantuan kepada perusahaan jika ada kebakaran di lingkungan kebun agar dilaporkan kepada petugas kepolisian,” ujarnya.

Budi juga meminta perusahaan untuk membuat jadwal patroli dan menyerahkan kepada pihak kepolisian agar bisa dilakukan patroli bersama. Tidak hanya di lokasi perusahaan tetapi juga ke lokasi permukiman.

Senada, Danramil Binjai Hulu, Kapten Inf. Sugeng juga menekankan penanggulangan bahaya kebakaran. “Penanganan bahaya karhutla sangat kuat ditekankan kepada TNI Polri sehingga dimohonkan kepada perusahaan untuk dapat membantu,” katanya.

Baca Juga :  Teruslah Berkarya untuk Kemajuan Kalbar

Perusahaan, ujarnya, harus ikut memberikan imbauan masalah bahaya kebakaran kepada masyarakat di lingkungannya. Jika ada kebakaran lahan, hendaknya segera dilaporkan kepada pihak keamanan.

Sedangkan Camat Binjai Hulu, Kusnidar yang diwakili Kepala Satpol  PP Kecamatan Binjai Hulu, Paulus Goey mengungkapkan pentingnya koordinasi dan dukungan perusahaan dalam penanggulangan karhutla. Ia berharap pula agar semua pihak dapat bekerja sama. Di kesempatan berikutnya, semua pihak yang hadir melakukan pengecekan peralatan Damkar PT. SNIP dan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api. (ris)

 

Most Read

Motivasi Masyarakat Bangun Daerah

Perayaan HUT ke 9 Aston Pontianak Meriah

Berkenalan dengan Ancaman di Dunia Maya

Keistimewaan Lailatul Qadar

Artikel Terbaru

/