alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

15 Juta Dosis Tiba

SEBANYAK 15 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac tiba di tanah air. Artinya kini Indonesia sudah memiliki tiga juta dosis vaksin siap pakai, dan 15 juta bahan baku untuk diproduksi Bio Farma. Kedatangan bahan baku vaksin ini satu hari menjelang tanggal vaksinasi yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Januari 2021.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo beserta Menteri Agama Yaqut Qholil Choumas meninjau proses bongkar muat 15 juta dosis vaksin Sinovac, yang baru saja tiba di Tanah Air melalui Bandara Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (12/1). Vaksin tersebut merupakan tahap ketiga yang didatangkan untuk masyarakat Indonesia.

Menurutnya pemberian vaksin nantinya juga harus bisa paralel dengan kepatuhan protokol kesehatan dan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu orang saja, melainkan seluruh elemen masyarakat. “Bahwa dengan adanya vaksin ini jangan sampai membuat kita kendor. Vaksin ini harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan,” ujar Doni di lokasi.

Baca Juga :  Menanti Vaksin Covid-19, Uji Klinis Enam Bulan

Sejak awal bulan November 2020, Doni masih melihat bahwa kasus aktif di Indonesia tercatat yang paling rendah, yakni 12,12 persen dengan akumulasi angka 54 ribu orang. Akan tetapi dalam dua pekan terakhir pada pekan ke dua bulan Januari 2021, angka kasus naik menjadi lebih dari 123 ribu orang. Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan hingga dua kali lipat hanya dalam waktu dua setengah bulan terakhir.

Menurut Doni, pemerintah telah meningkatkan kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) untuk menampung para pasien, namun hal itu masuk belum cukup membantu menyelesaikan persoalan pandemi. Oleh sebab itu, kunci dari upaya menekan angka kasus adalah dengan meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan. ’’Karena di sini lah kunci utama untuk memutus rantai penularan Covid-19,’’ jelas Doni.

Baca Juga :  Sebanyak 60 Ribu Dosis Vaksin Telah Dikirim ke Sambas

Tak lepas dari itu saja, dalam kesempatan yang sama, Doni juga kembali memberikan arahan bagi Pemerintah Daerah agar segera membentuk posko-posko Covid-19, yang diisi oleh unsur kolaborasi dari tingkat provinsi hingga di level kelurahan. ’’Pemerintah Daerah harus mempersiapkan diri dengan baik, termasuk dengan posko-posko mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota sampai dengan tingkat desa dan kelurahan,’’ kata Doni. (jp)

SEBANYAK 15 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac tiba di tanah air. Artinya kini Indonesia sudah memiliki tiga juta dosis vaksin siap pakai, dan 15 juta bahan baku untuk diproduksi Bio Farma. Kedatangan bahan baku vaksin ini satu hari menjelang tanggal vaksinasi yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Januari 2021.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo beserta Menteri Agama Yaqut Qholil Choumas meninjau proses bongkar muat 15 juta dosis vaksin Sinovac, yang baru saja tiba di Tanah Air melalui Bandara Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (12/1). Vaksin tersebut merupakan tahap ketiga yang didatangkan untuk masyarakat Indonesia.

Menurutnya pemberian vaksin nantinya juga harus bisa paralel dengan kepatuhan protokol kesehatan dan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu orang saja, melainkan seluruh elemen masyarakat. “Bahwa dengan adanya vaksin ini jangan sampai membuat kita kendor. Vaksin ini harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan,” ujar Doni di lokasi.

Baca Juga :  Jika Animo Besar, Kegiatan Diperpanjang

Sejak awal bulan November 2020, Doni masih melihat bahwa kasus aktif di Indonesia tercatat yang paling rendah, yakni 12,12 persen dengan akumulasi angka 54 ribu orang. Akan tetapi dalam dua pekan terakhir pada pekan ke dua bulan Januari 2021, angka kasus naik menjadi lebih dari 123 ribu orang. Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan hingga dua kali lipat hanya dalam waktu dua setengah bulan terakhir.

Menurut Doni, pemerintah telah meningkatkan kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) untuk menampung para pasien, namun hal itu masuk belum cukup membantu menyelesaikan persoalan pandemi. Oleh sebab itu, kunci dari upaya menekan angka kasus adalah dengan meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan. ’’Karena di sini lah kunci utama untuk memutus rantai penularan Covid-19,’’ jelas Doni.

Baca Juga :  Menanti Vaksin Covid-19, Uji Klinis Enam Bulan

Tak lepas dari itu saja, dalam kesempatan yang sama, Doni juga kembali memberikan arahan bagi Pemerintah Daerah agar segera membentuk posko-posko Covid-19, yang diisi oleh unsur kolaborasi dari tingkat provinsi hingga di level kelurahan. ’’Pemerintah Daerah harus mempersiapkan diri dengan baik, termasuk dengan posko-posko mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota sampai dengan tingkat desa dan kelurahan,’’ kata Doni. (jp)

Most Read

Nakhodai Paguyuban Pasundan

Puskesmas Rawat Jalan Buka Kembali

Dua Pembobol Rumah Diringkus Polisi

Polisi Pantau Dampak Banjir

Artikel Terbaru

/