alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Anggaran Dana Desa PPKM Mikro Terpakai Rp 392,3 Miliar

JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, penggunaan dana desa untuk mendukung aktivitas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro per 16 Februari 2021 mencapai Rp 392,3 miliar. Dana tersebut berasal dari 6 provinsi yaitu Banten, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), dan Jawa Timur (Jatim). Sementara DKI Jakarta tidak termasuk.
“Dana desa yang sudah dipakai untuk PPKM Mikro per 16 Februari ini Rp 392.387.292.551. Nah, itu berputar-putar, DKI tidak masuk ya, 6 itu masuk yang banyak desa,” terangnya dalam telekonferensi pers, Selasa (16/2).
Dana tersebut digunakan untuk membiayai beberapa program dari pelaksanaan PPKM Mikro. Mulai dari sosialisasi hidup sehat atau lawan Covid-19, penyediaan tempat cuci tangan di tempat-tempat publik hingga penyemprotan disinfektan. “Lalu, pendirian pos relawannya sudah 6.840 desa yang sudah bikin, bisa jadi yang terdata lebih dari itu,” tuturnya.
Anggaran juga digunakan untuk menambah jumlah tempat tidur untuk isolasi di desa, perawatan ODP di ruang isolasi serta pengadaan masker. Lalu ada juga bantuan untuk perlindungan masyarakat yang rentan sakit.
“Menyiapkan tempat tidur itu ada 14.158 unit. ODP yang sudah dirawat di ruang isolasi sampai dengan tadi malam sudah 3.670, tentunya akan sangat dinamis. Jumlah masyarakat yang rentan sakit 20.569, pengadaan masker ada 4.176 desa,” pungkasnya. (jpc)

Baca Juga :  Menko Airlangga Hartarto Sinergikan Program Inklusi Keuangan Bagi Pondok Pesantren

JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, penggunaan dana desa untuk mendukung aktivitas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro per 16 Februari 2021 mencapai Rp 392,3 miliar. Dana tersebut berasal dari 6 provinsi yaitu Banten, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), dan Jawa Timur (Jatim). Sementara DKI Jakarta tidak termasuk.
“Dana desa yang sudah dipakai untuk PPKM Mikro per 16 Februari ini Rp 392.387.292.551. Nah, itu berputar-putar, DKI tidak masuk ya, 6 itu masuk yang banyak desa,” terangnya dalam telekonferensi pers, Selasa (16/2).
Dana tersebut digunakan untuk membiayai beberapa program dari pelaksanaan PPKM Mikro. Mulai dari sosialisasi hidup sehat atau lawan Covid-19, penyediaan tempat cuci tangan di tempat-tempat publik hingga penyemprotan disinfektan. “Lalu, pendirian pos relawannya sudah 6.840 desa yang sudah bikin, bisa jadi yang terdata lebih dari itu,” tuturnya.
Anggaran juga digunakan untuk menambah jumlah tempat tidur untuk isolasi di desa, perawatan ODP di ruang isolasi serta pengadaan masker. Lalu ada juga bantuan untuk perlindungan masyarakat yang rentan sakit.
“Menyiapkan tempat tidur itu ada 14.158 unit. ODP yang sudah dirawat di ruang isolasi sampai dengan tadi malam sudah 3.670, tentunya akan sangat dinamis. Jumlah masyarakat yang rentan sakit 20.569, pengadaan masker ada 4.176 desa,” pungkasnya. (jpc)

Baca Juga :  2022, Anggaran Jalan Rp500 Miliar

Most Read

Artikel Terbaru

/