alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Sri Mulyani Bakal Awasi LPI

PEMERINTAH baru saja membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang diharapkan akan membawa angin segara bagi iklim investasi dalam negeri. Namun, di sisi lain, ada pihak-pihak yang khawatir lembaga tersebut berpotensi menjadi ladang korupsi seperti yang terjadi pada 1Malaysia Development Berhad (1MDB).
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang juga merupakan dewan pengawas ex-officio LPI menjamin lembaga yang mengelola SWF di Indonesia ini tidak akan bernasib seperti 1MDB. Ia menyebut, dirinya bersama Menteri BUMN Erick Thohir sangat selektif memilih dewan pengawas dan direksi di LPI.
Sri Mulyani memastikan, semua yang direkrut merupakan orang yang akan secara profesional menjaga SWF agar tidak mengalami tata kelola yang berisiko. “Titik terberatnya mencari orang yang menjanjikan dan memberikan keseluruhan profesionalitas mereka untuk menjaga SWF ini tidak mengalami kondisi tata kelola yang bisa menimbulkan risiko,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (16/2).
Ani, sapaan Sri Mulyani memaparkan, pihaknya akan rutin melakukan evaluasi pada setiap langkah pengambilan keputusan, sehingga LPI tetap menjadi institusi dengan tata kelola yang baik. Sehingga dapat tercipta keseimbangan dalam pembuatan proses pengambilan keputusan baik dewan pengawas dan dewan direksi dengan upaya maksimal dan tujuan baik.
“Akan menjaga SWF menjadi institusi yang baik dan memiliki tata kelola yang kuat,” ucapnya.
Sebelumnya, lembaga investasi dengan model serupa LPI di Malaysia yakni 1MDB menimbulkan kehebohan. Pasalnya lembaga tersebut ternyata dijadikan wadah korupsi.
Ternyata, korupsi itu dilakukan oleh mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak saat masih menjabat. Bahkan kasusnya itu menjadi kasus korupsi terbesar di negeri Jiran. (jpc)

Baca Juga :  Astra dan Kelurahan Gelar Vaksinasi di Sungai Jawi

PEMERINTAH baru saja membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang diharapkan akan membawa angin segara bagi iklim investasi dalam negeri. Namun, di sisi lain, ada pihak-pihak yang khawatir lembaga tersebut berpotensi menjadi ladang korupsi seperti yang terjadi pada 1Malaysia Development Berhad (1MDB).
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang juga merupakan dewan pengawas ex-officio LPI menjamin lembaga yang mengelola SWF di Indonesia ini tidak akan bernasib seperti 1MDB. Ia menyebut, dirinya bersama Menteri BUMN Erick Thohir sangat selektif memilih dewan pengawas dan direksi di LPI.
Sri Mulyani memastikan, semua yang direkrut merupakan orang yang akan secara profesional menjaga SWF agar tidak mengalami tata kelola yang berisiko. “Titik terberatnya mencari orang yang menjanjikan dan memberikan keseluruhan profesionalitas mereka untuk menjaga SWF ini tidak mengalami kondisi tata kelola yang bisa menimbulkan risiko,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (16/2).
Ani, sapaan Sri Mulyani memaparkan, pihaknya akan rutin melakukan evaluasi pada setiap langkah pengambilan keputusan, sehingga LPI tetap menjadi institusi dengan tata kelola yang baik. Sehingga dapat tercipta keseimbangan dalam pembuatan proses pengambilan keputusan baik dewan pengawas dan dewan direksi dengan upaya maksimal dan tujuan baik.
“Akan menjaga SWF menjadi institusi yang baik dan memiliki tata kelola yang kuat,” ucapnya.
Sebelumnya, lembaga investasi dengan model serupa LPI di Malaysia yakni 1MDB menimbulkan kehebohan. Pasalnya lembaga tersebut ternyata dijadikan wadah korupsi.
Ternyata, korupsi itu dilakukan oleh mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak saat masih menjabat. Bahkan kasusnya itu menjadi kasus korupsi terbesar di negeri Jiran. (jpc)

Baca Juga :  Hindari Motor, Sopir Banting Stir, Truk Terbalik

Most Read

Jaksa Tahan Mantan GM PTPN XIII

Lanal Gelar Vaksin Tahap II

Dekan FK Untan Positif Covid

Merindu Bernabeu yang Dulu

Artikel Terbaru

/