alexametrics
30 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Midji Minta Data Satu Data Pertanian Kalbar

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berharap sektor pertanian dapat menjadi andalan melalui satu data terpadu yang tersaji secara sistematik. Dengan demikian, apa-apa saja sektor unggulan di Kalbar dapat tersajikan dengan baik. “Sebagai contoh, biasanya beras rentan menjadi penyumbang inflasi. Namun sekarang, hampir tidak pernah menjadi penyumbang inflasi karena harga di pasar sudah stabil,” ucapnya ketika menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Ketua dan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia Kalimantan Barat (DPW PERHIPTANI Kalbar) Periode 2021-2026 di Hotel Gardenia, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (18/9).
Midji yang hadir bersama Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Florentinus Anum, M.Si menyebutkan beberapa waktu lalu, Kalimantan Barat ditargetkan menghasilkan Rp3,9 triliyun dari ekspor komoditas pertanian. Tetapi, sampai akhir bulan Juli 2021, sudah mencapai Rp4,8 triliun. Artinya jumlahnya melebihi dari target yang ditetapkan. Gubernur memperkirakan total ekspor hasil produksi pertanian Kalbar bisa mencapai Rp6 triliun dari target Rp 3,9 triliyun.
Sementara Ketua DPP PERHIPTANI sekaligus Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si., dan Dewan Pakar DPW PERHIPTANI Kalbar yang juga anggota DPR RI, Daniel Johan, S.E menyampaikan bahwa PERHIPTANI merupakan organisasai profesi yang mewadahi penyuluh pertanian dan mempunyai tujuan mendukung program pemerintah dan kegiatan masyarakat dalam mewujudkan sistem pertanian yang kuat dan modern.
Mahendra Perdana, S.P., yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPW PERHIPTANI Kalbar Periode 2021-2026 dalam Konferensi DPW PERHIPTANI Kalbar di Hotel Dangau Singkawang pada hari Jumat tanggal 2 Juli 2021, menyatakan siap memajukan pertanian Kalbar. “Penyuluh pertanian merupakan ujung tombak pertanian,” ujar Mahendra penuh semangat.
Irsan berpesan kepada seluruh Pengurus DPW PERHIPTANI yang baru saja dilantik untuk terus menjaga nama baik PERHIPTANI dan memajukan sektor pertanian. Sementara Dewan Pakar berharap DPW PERHIPTANI Kalbar Periode 2021-2026 bisa membawa maju pertanian di Kalbar dan berfokus pada sektor hortikultura juga.(den)

Baca Juga :  MODENA Bagi-bagi Hadiah di Program ‘ROCKTOBER MODENA’

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berharap sektor pertanian dapat menjadi andalan melalui satu data terpadu yang tersaji secara sistematik. Dengan demikian, apa-apa saja sektor unggulan di Kalbar dapat tersajikan dengan baik. “Sebagai contoh, biasanya beras rentan menjadi penyumbang inflasi. Namun sekarang, hampir tidak pernah menjadi penyumbang inflasi karena harga di pasar sudah stabil,” ucapnya ketika menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Ketua dan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia Kalimantan Barat (DPW PERHIPTANI Kalbar) Periode 2021-2026 di Hotel Gardenia, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (18/9).
Midji yang hadir bersama Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Florentinus Anum, M.Si menyebutkan beberapa waktu lalu, Kalimantan Barat ditargetkan menghasilkan Rp3,9 triliyun dari ekspor komoditas pertanian. Tetapi, sampai akhir bulan Juli 2021, sudah mencapai Rp4,8 triliun. Artinya jumlahnya melebihi dari target yang ditetapkan. Gubernur memperkirakan total ekspor hasil produksi pertanian Kalbar bisa mencapai Rp6 triliun dari target Rp 3,9 triliyun.
Sementara Ketua DPP PERHIPTANI sekaligus Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si., dan Dewan Pakar DPW PERHIPTANI Kalbar yang juga anggota DPR RI, Daniel Johan, S.E menyampaikan bahwa PERHIPTANI merupakan organisasai profesi yang mewadahi penyuluh pertanian dan mempunyai tujuan mendukung program pemerintah dan kegiatan masyarakat dalam mewujudkan sistem pertanian yang kuat dan modern.
Mahendra Perdana, S.P., yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPW PERHIPTANI Kalbar Periode 2021-2026 dalam Konferensi DPW PERHIPTANI Kalbar di Hotel Dangau Singkawang pada hari Jumat tanggal 2 Juli 2021, menyatakan siap memajukan pertanian Kalbar. “Penyuluh pertanian merupakan ujung tombak pertanian,” ujar Mahendra penuh semangat.
Irsan berpesan kepada seluruh Pengurus DPW PERHIPTANI yang baru saja dilantik untuk terus menjaga nama baik PERHIPTANI dan memajukan sektor pertanian. Sementara Dewan Pakar berharap DPW PERHIPTANI Kalbar Periode 2021-2026 bisa membawa maju pertanian di Kalbar dan berfokus pada sektor hortikultura juga.(den)

Baca Juga :  Bank Kalbar Salurkan Kredit Rp12,2 T

Most Read

Artikel Terbaru

/