alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Senang Pelayanan Kesehatan di Kapal Bandong

Pelayanan KB MKJP Gratis DAS Kubu Raya – Kapuas Hulu

Ekspedisi Pelayanan KB MKJP gratis tahun ini dilakukan kembali oleh BKKBN Kalbar. Menggunakan kapal bandong, 33 tim menyusuri daerah aliran sungai (DAS) Kapuas dari Kubu Raya hingga Kapuas Hulu.

Mirza Ahmad Muin, Sungai Asam

BUNYI riuh mesin kapal bandong tim ekpesidi pelayanan KB MKJP gratis menyusuri sungai Kapuas tahun ke IV, di dermaga milik Dinas Provinsi Kalimantan Barat, Senin sore jadi awal perjalanan 33 orang tim yang terdiri dari perwakilan BKKBN Kalbar, TNI Polri, Menhan dan perwakilan jurnalis dimulai. Di tahun ini, perjalanan susur Sungai Kapuas dimulai dari Kubu Raya dengan finish di Kapubaten Kapuas Hulu 10 November mendatang.

Hari pertamanya, perjalananan tim ekspedisi pelayanan KB MKJP gratis menuju ke Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Saat perjalanan pengemudi kapal bandong menuturkan, dari dermaga Kubu Raya menuju Sungai Asam butuh waktu sekitaran empat jam.

Baca Juga :  Layanan BKKBN Bagi PMI di Malaysia Sukses

Diperjalanan menuju Sungai Asam, kawan-kawan yang tergabung dalam Tim MKJP melakukan bermacam aktivitas. Kepala Bidang Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi BKKBN Kalbar, Hadirin saya lihat langsung menyiapkan alat pancingnya. Sedangkan beberapa teman lagi ada yang beristirahat, mengembalikan tenaga untuk kegiatan padat esok hari (Selasa).

Matahari pun perlahan terbenam berganti malam. Cahaya benderang lampu rumah warga tepian Sungai Kapuas perlahan hilang berganti hutan rimba.

Disela-sela istirahat, Kepala BKKBN Kalimantan Barat, Kusmana mengajak semua tim berkumpul untuk melakukan briefing terkait rencana pelayanan kesehatan yang akan dilakukan di dalam kapal bandong pada Selasa (kemarin).

“Semua perlu disiapkan. Selain pemberian pelayanan pemasangan KB gratis, materi penyuluhan bagi perwakilan TNI Polri dan Menhan yang jadi bagian tim juga dilakukan besok (kemarin),” ungkapnya.

Tak terasa, setelah empat jam perjalanan, kapal bandong pun sampai di dermaga Sungai Asam pukul 9 malam. Kamipun beristirahat di dalam kapal bandong.

Baca Juga :  Tenaga Penyuluh KB di Kalbar Kurang, Satu Penyuluh KB Tangani Hingga 12 Desa

Pagipun telah tiba. Satu persatu warga Desa Sungai Asam mulai memadati kapal bandong. Disambut petugas pelayanan kesehatan seketika kapal bandong pun dipenuhi warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Saya baru kali pertama merasakan pemasangan KB implan di atas kapal bandong. Ini program ekspedisi dari BKKBN Kalbar guna menjangkau masyarakat tepian Sungai Kapuas,” ungkap warga Desa Sungai Asam, Erna.

Sebelumnya perempuan 38 tahun ini menggunakan KB jenis ayudi. Namun di sini dia ingin mencoba menggunakan KB jenis implan.

Pemasangan KB dilakukan agar dapat mengatur jarak anak.

“Saat inipun anak saya sudah empat. Sudah cukup,” ungkapnya.

Saya berharap layanan kesehatan gratis menggunakan kapal bandong bisa dilakukan berkelanjutan dan sesering mungkin.

“Pelayanan kesehatan ini sangat membantu kami,” tutupnya. (*)

Pelayanan KB MKJP Gratis DAS Kubu Raya – Kapuas Hulu

Ekspedisi Pelayanan KB MKJP gratis tahun ini dilakukan kembali oleh BKKBN Kalbar. Menggunakan kapal bandong, 33 tim menyusuri daerah aliran sungai (DAS) Kapuas dari Kubu Raya hingga Kapuas Hulu.

Mirza Ahmad Muin, Sungai Asam

BUNYI riuh mesin kapal bandong tim ekpesidi pelayanan KB MKJP gratis menyusuri sungai Kapuas tahun ke IV, di dermaga milik Dinas Provinsi Kalimantan Barat, Senin sore jadi awal perjalanan 33 orang tim yang terdiri dari perwakilan BKKBN Kalbar, TNI Polri, Menhan dan perwakilan jurnalis dimulai. Di tahun ini, perjalanan susur Sungai Kapuas dimulai dari Kubu Raya dengan finish di Kapubaten Kapuas Hulu 10 November mendatang.

Hari pertamanya, perjalananan tim ekspedisi pelayanan KB MKJP gratis menuju ke Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Saat perjalanan pengemudi kapal bandong menuturkan, dari dermaga Kubu Raya menuju Sungai Asam butuh waktu sekitaran empat jam.

Baca Juga :  Komunikasi KJRI dan BKKBN Senada

Diperjalanan menuju Sungai Asam, kawan-kawan yang tergabung dalam Tim MKJP melakukan bermacam aktivitas. Kepala Bidang Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi BKKBN Kalbar, Hadirin saya lihat langsung menyiapkan alat pancingnya. Sedangkan beberapa teman lagi ada yang beristirahat, mengembalikan tenaga untuk kegiatan padat esok hari (Selasa).

Matahari pun perlahan terbenam berganti malam. Cahaya benderang lampu rumah warga tepian Sungai Kapuas perlahan hilang berganti hutan rimba.

Disela-sela istirahat, Kepala BKKBN Kalimantan Barat, Kusmana mengajak semua tim berkumpul untuk melakukan briefing terkait rencana pelayanan kesehatan yang akan dilakukan di dalam kapal bandong pada Selasa (kemarin).

“Semua perlu disiapkan. Selain pemberian pelayanan pemasangan KB gratis, materi penyuluhan bagi perwakilan TNI Polri dan Menhan yang jadi bagian tim juga dilakukan besok (kemarin),” ungkapnya.

Tak terasa, setelah empat jam perjalanan, kapal bandong pun sampai di dermaga Sungai Asam pukul 9 malam. Kamipun beristirahat di dalam kapal bandong.

Baca Juga :  Kepala BKKBN: Capaian Pendataan Keluarga Lampaui Target

Pagipun telah tiba. Satu persatu warga Desa Sungai Asam mulai memadati kapal bandong. Disambut petugas pelayanan kesehatan seketika kapal bandong pun dipenuhi warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Saya baru kali pertama merasakan pemasangan KB implan di atas kapal bandong. Ini program ekspedisi dari BKKBN Kalbar guna menjangkau masyarakat tepian Sungai Kapuas,” ungkap warga Desa Sungai Asam, Erna.

Sebelumnya perempuan 38 tahun ini menggunakan KB jenis ayudi. Namun di sini dia ingin mencoba menggunakan KB jenis implan.

Pemasangan KB dilakukan agar dapat mengatur jarak anak.

“Saat inipun anak saya sudah empat. Sudah cukup,” ungkapnya.

Saya berharap layanan kesehatan gratis menggunakan kapal bandong bisa dilakukan berkelanjutan dan sesering mungkin.

“Pelayanan kesehatan ini sangat membantu kami,” tutupnya. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/