alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Turunkan Angka Stunting

BKKBN Berikan Materi KIE PRO PN di Desa Muara Jekak

SANDAI-Memperhatikan seribu hari pertama kehidupan menjadi kunci mencegah stunting. Itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Ketapang, Akia pada masyarakat ketika sosialisasi materi dan media KIE PRO PN dalam rangka penurunan stunting di Desa Muara Jekak, Kabupaten Ketapang, Kamis (31/10).

“Seribu hari pertama kehidupan sangat penting. Makanya harus diperhatikan sejak dini karena semua ada kaitannya dengan masa depan,” kata Akia.

Apa yang dikatakan Akia ada hubungannya dengan stunting. Menurut dia, stunting terjadi dikarenakan kurangnya pemahaman tentang persiapan seribu hari pertama kehidupan.

Pola asuh seribu hari pertama mesti dipantau sejak dari kandungan hingga dua tahun umur anak. Tetapi yang terjadi kadang tidak seperti ini. Hasilnya, stunting pun terjadi.

Baca Juga :  BKKBN Kalbar Diganjar Penghargaan Dari DJPB

Jika dibiarkan, maka akan berimbas hingga mereka dewasa. Selain tubuh tampak kecil dari seusia pantarannya, juga menghambat perkembangan intelegensinya.

Oleh karenanya dia mengajak masyarakat untuk benar-benar memperhatikan saat seribu hari kelahiran. Dengan primanya kualitas SDM dia optimis ke depan masyarakat nya tidak bakal menjadi penonton.

Di tempat sama, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKKBN) Kalbar, Kusmana menuturkan banyak hal tentang persoalan kependudukan dan keluarga berencana.

Pada pertemuannya dengan warga Desa Muara Jekak, dirinya juga mengingatkan tentang pentingnya melihat usia seribu hari pertama kehidupan. Apa yang disampaikan itu sebagai upaya penurunan angka stunting di Kalbar yang cukup tinggi.

Persoalan nikah muda, seks bebas dan narkoba juga dijelaskan gamblang pada saat dia menyampaikan materi kepada masyarakat. Mudah-mudahan dengan sosialisasi tersebut ke depan Desa Muara Jekak semakin maju dan berkembang. Dimulai dari melahirkan Sumber Data Manusia yang mantap.(iza)

Baca Juga :  Persiapan Pendataan Keluarga, Kaper BKKBN Himpun Masukan PKB/PLKB

BKKBN Berikan Materi KIE PRO PN di Desa Muara Jekak

SANDAI-Memperhatikan seribu hari pertama kehidupan menjadi kunci mencegah stunting. Itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Ketapang, Akia pada masyarakat ketika sosialisasi materi dan media KIE PRO PN dalam rangka penurunan stunting di Desa Muara Jekak, Kabupaten Ketapang, Kamis (31/10).

“Seribu hari pertama kehidupan sangat penting. Makanya harus diperhatikan sejak dini karena semua ada kaitannya dengan masa depan,” kata Akia.

Apa yang dikatakan Akia ada hubungannya dengan stunting. Menurut dia, stunting terjadi dikarenakan kurangnya pemahaman tentang persiapan seribu hari pertama kehidupan.

Pola asuh seribu hari pertama mesti dipantau sejak dari kandungan hingga dua tahun umur anak. Tetapi yang terjadi kadang tidak seperti ini. Hasilnya, stunting pun terjadi.

Baca Juga :  Canggihnya Perangkat Teknologi Mempermudah Prosesi Sakral Berjalan¬†¬†

Jika dibiarkan, maka akan berimbas hingga mereka dewasa. Selain tubuh tampak kecil dari seusia pantarannya, juga menghambat perkembangan intelegensinya.

Oleh karenanya dia mengajak masyarakat untuk benar-benar memperhatikan saat seribu hari kelahiran. Dengan primanya kualitas SDM dia optimis ke depan masyarakat nya tidak bakal menjadi penonton.

Di tempat sama, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKKBN) Kalbar, Kusmana menuturkan banyak hal tentang persoalan kependudukan dan keluarga berencana.

Pada pertemuannya dengan warga Desa Muara Jekak, dirinya juga mengingatkan tentang pentingnya melihat usia seribu hari pertama kehidupan. Apa yang disampaikan itu sebagai upaya penurunan angka stunting di Kalbar yang cukup tinggi.

Persoalan nikah muda, seks bebas dan narkoba juga dijelaskan gamblang pada saat dia menyampaikan materi kepada masyarakat. Mudah-mudahan dengan sosialisasi tersebut ke depan Desa Muara Jekak semakin maju dan berkembang. Dimulai dari melahirkan Sumber Data Manusia yang mantap.(iza)

Baca Juga :  Antisipasi Baby Boom, Pelayanan KB Dilakukan Jemput Bola

Most Read

MU Kontrak Pellistri

Dua Pengedar Narkoba Diringkus

Jalan Negara Kebanjiran

Artikel Terbaru

/