Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ingin Selamat dari Siksa Kubur dan Neraka? Ini Amalan yang Dianjurkan

S
Penulis: Silvina❯

Advertisement

Ilustrasi seorang Muslim berdoa memohon perlindungan Allah dari siksa kubur dan azab neraka.
Ilustrasi seorang Muslim berdoa memohon perlindungan Allah dari siksa kubur dan azab neraka.

 

 

Advertisement

PONTIANAK POST — Keinginan untuk selamat dari siksa kubur dan azab neraka menjadi perhatian penting bagi seorang Muslim. Salah satu cara yang disebutkan adalah memperbanyak amal saleh yang dapat mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla.

Penjelasan mengenai hal tersebut disampaikan Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam materi yang dimuat Almanhaj.

Menurut penjelasan tersebut, suatu amalan disebut sebagai amal saleh apabila memenuhi dua syarat utama, yakni dilakukan dengan ikhlas karena Allah dan sesuai dengan syariat-Nya.

Amal Harus Ikhlas dan Sesuai Syariat

Ikhlas berarti seseorang melakukan ibadah semata-mata untuk mencari rida Allah. Amal tersebut tidak ditujukan untuk mendapatkan pujian manusia, melakukan riya atau sum'ah, maupun mengejar kepentingan dunia.

Selain ikhlas, amalan juga harus sesuai dengan ajaran agama dan tidak dibuat-buat dalam agama Allah.

Dalam hadis qudsi disebutkan:

أَنَا أَغْنَى الشُّرَكَاءِ عَنْ الشِّرْكِ، مَنْ عَمِلَ عَمَلًا أَشْرَكَ فِيهِ مَعِي غَيْرِي تَرَكْتُهُ وَشِرْكَهُ

Artinya: “Saya paling tidak butuh kepada sekutu. Barangsiapa melakukan suatu amalan yang dia menyekutukan Aku dan yang selain Aku dalam amalan tersebut, maka Aku tinggalkan dia bersama sekutunya.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

Artinya: “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan dari ajaran kami, maka amalannya tersebut tertolak.”

Advertisement

Artikel Terkait

Jangan Mudah Memvonis Bidah, Rutinkan Amalan Belum Tentu Menyimpang

Jangan Mudah Memvonis Bidah, Rutinkan Amalan Belum Tentu Menyimpang

seseorang bisa saja memilih waktu tertentu sebagai jadwal pribadi agar lebih mudah menjaga keistiqamahan dalam beribadah.

Jangan Sembarangan Menetapkan Amalan Khusus, Ibadah Harus Berdasarkan Dalil

Jangan Sembarangan Menetapkan Amalan Khusus, Ibadah Harus Berdasarkan Dalil

Masalah muncul ketika pengaturan amalan pribadi kemudian dianggap sebagai aturan syariat yang memiliki keutamaan khusus, padahal tidak terda

Bukan Soal Banyak, Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah Menurut Hadis Rasulullah

Bukan Soal Banyak, Ini Amalan yang Paling Dicintai Allah Menurut Hadis Rasulullah

“Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang paling kontinu walaupun sedikit.” (HR. Bukhari No. 6465 dan Muslim No. 783).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer