Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

CEK FAKTA: [Prebunking] Cara Mudah Deteksi Gambar AI dengan Menggunakan Tools

Syahriani Siregar • Jumat, 7 Juni 2024 | 20:23 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.
ARTIFICIAL Intelligence (AI) merupakan teknologi yang dirancang untuk membuat sistem komputer mampu meniru kemampuan intelektual manusia.

AI memungkinkan komputer untuk belajar dari pengalaman, mengidentifikasi pola, membuat keputusan, dan menyelesaikan tugas-tugas kompleks dengan cepat dan efisien.

AI  memungkinkan manusia membuat video maupun gambar yang mirip sekali dengan video atau foto asli.

Hadirnya Artificial Intelligence (AI) membuat pekerjaan manusia menjadi lebih mudah.

Namun, jika tidak digunakan dengan bijak, konten yang diproduksi oleh AI berpotensi menimbulkan hoaks pada kasus tertentu.

Contohnya pada video viral Presiden Joko Widodo yang berpidato dengan menggunakan bahasa Mandarin.

Di video tersebut tampak Presiden Joko Widodo sedang berpidato dengan menggunakan bahasa Mandarin secara fasih.

Gerakan bibir juga terlihat sesuai dengan pelafalan yang diucapkan. Video tersebut pun viral di media sosial yang menimbulkan berbagai asusmsi di masyarakat, terlebih video itu muncul beberapa bulan sebelum Pemilu 2024.

Tak lama setelah video itu beredar, Kementerian Komunikasi dan informatika (Kemenkominfo) merilis berita yang menyatakan bahwa konten video tersebut adalah hoks, termasuk jenis disinformasi. Video tersebut dibuat menggunakan AI Deepfake.

Dari kasus tersebut, konten rekayasa AI terbukti dapat meresahkan publik, terlebih jika konten tersebut sengaja dibuat untuk menjatuhkan sesorang dengan niat tertentu.

Di luar negeri, AI juga menjadi bahan yang bisa mengaburkan antara fakta dan fiksi para public figure. Salah satunya adalah foto Donald Trump yang sedang bertikai dengan petugas polisi Kota New York, yang berakhir dengan ditangkapnya mantan Presiden Amerika tersebut.

Foto Donald Trump tersebut telah diverifikasi oleh tim cekfakta.com bahwa konten tersebut merupakan konten manipulasi yang sengaja direkayasa menggunakan AI.

Jika menemukan gambar yang diduga rekayasa AI, ada baiknya kita cek terlebih dahulu. Ada beberapa situs yang menyediakan tools untuk mendeteksi gambar yang terdeteksi AI, beberapa tools tersebut ada yang bisa diakses gratis, berbayar dan registrasi email.

Hive Moderation

Hive Moderation.
Hive Moderation.
Hive Moderation menawarkan alat pendeteksi AI untuk gambar dan teks.

Cara menggunakannya sangat mudah, di mana pengguna hanya perlu drag and drop atau mengunggah file yang ingin dipindai.

Jika sudah, Hive Moderatin akan langsung memberi informasi mengenai seberapa besar kemungkinan file tersebut dibuat oleh AI.

Jika mau, pengguna juga bisa menginstal extensio Hive AI Detector di Chrome atau Edge untuk akses lebih mudah.

Illuminarty

Illuminarty.
Illuminarty.
Illuminarty merupakan alat pendeteksi gambar AI di mana pengguna hanya perlu drag and drop atau mengunggah gambar dari perangkat pengguna.

Setelahnya, alat ini akan menghitung berapa persen gambar terkait dibuat oleh AI.

Illuminarty bisa digunakan secara gratis namun menawarkan opsi berbayar atau premium yang memberi pengguna lebih banyak detail mengenai gambar atau teks yang diperiksa.

Alat ini cocok untuk pengguna yang ingin memindai gambar AI, baik untuk alasan personal maupun profesional.

AI or Not

AI or Not.
AI or Not.
AI or Not merupakan alat pendeteksi gambar AI lainnya yang mudah digunakan dan sebagian fiturnya bisa digunakan secara gratis.

Untuk versi gratisnya, pengguna diberi kesempatan untuk memindai 10 gambar per bulannya, sementara versi berbayar memberi pengguna ribuan kesempatan untuk memindai gambar di samping fitur tambahan lainnya.

Selain drag and drop atau mengunggah gambar, pengguna juga bisa langsung memasukkan tautan dari gambar yang ingin dipindai.

Hugging Face

Hugging Face.
Hugging Face.
Bagi pengguna yang ingin alat pendeteksi gambar AI yang sederhana dan sepenuhnya gratis, Hugging Face layak untuk dicoba.

Versi biasa dari aplikasi ini sangat baik dalam mengidentifikasi gambar artistik buatan AI yang lebih tua dari Midjourney, DALL-E 3 dan SDXL.

Namun, ada pula versi ‘upgrade’ yang disebut SDXL Detector yang dapat memindai gambar yang lebih kompleks, termasuk gambar-gambar tidak artistik seperti screenshot.

Hugging Face saat ini masih berstatus ‘work-in-progress’ sehingga masih butuh banyak penyempurnaan.

Is It AI?

Is It AI?
Is It AI?
AI merupakan alat pendeteksi gambar AI yang menggunakan persentase untuk menunjukkan apakah suatu gambar dibuat oleh manusia atau justru dihasilkan oleh AI.

Cara menggunakannya tak berbeda dengan yang lain di daftar ini seperti drag and drop atau mengunggahnya langsung dari perangkat.

Is It AI? tidak memberikan informasi detail apapun ketika selesai menganalisa gambar, sehingga ada baiknya untuk juga melakukan analisa ulang di alat lain untuk jawaban yang lebih pasti.

Saat menerima informasi, sebagai pengguna media sosial yang cerdas kita mesti kritis dalam mencerna. Cek dahulu sebelum percaya penuh.(sya)

Lihat video pada link berikut ini:

Cara Mudah Deteksi Gambar AI dengan Menggunakan Tools

Editor : Syahriani Siregar
#artificial intelligence #Deteksi Gambar #cek fakta #ai #Tools