alexametrics
26 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Masjid Wadah Makmurkan Umat

MEMPAWAH – Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Singkawang periode 2021-2026 resmi dilantik. Pengukuhan dipimpin langsung Ketua Pengurus Wilayah (PW) DMI Kalimantan Barat, Drs H Ria Norsan, MM, MH, Sabtu (3/7) di Aula Kantor Wali Kota Singkawang. Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-VI itu berlangsung hikmad dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Pergantian kepengurusan suatu organisasi atau regenerasi khususnya DMI Kota Singkawang merupakan hal mutlak dilaksanakan. Karena, berkaitan dengan peremajaan organisasi serta ajang pembelajaran bagi anggota-anggota yang akan menjadi pengurus nantinya,” kata Ria Norsan dalam sambutannya.

Menurut Wakil Gubernur Kalbar itu, masjid merupakan satu institusi sentral dalam peradaban Islam. Serta, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah umat Islam. Karena, dari masjid tumbuh dan berkembang khazanah pemikiran dan keilmuan serta strategi pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat Islam.

“Sejatinya masjid menjadi basis ideologi dan spiritual umat Islam, juga berperan sebagai wahana untuk memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya serta berbagai bidang lainnya,” pendapat Norsan.

Baca Juga :  Ria Norsan: Bisa Jadi dan Bisa Tidak

Mantan Bupati Mempawah dua periode ini menyebut,  bagi seorang muslim masjid menjadi lembaga terpenting setelah rumah dan tempat kerja. Sebab, masjid menjadi pusat kegiatan komunitas muslim, tempat bersosialisasi, dan tempat mensucikan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kita semua berkepentingan agar masjid dijaga, dipelihara lingkungannya agar umat Islam senang beribadah didalamnya dengan khusuk dan penuh keimanan,” tuturnya.

Norsan mengatakan, masjid sebagai tempat suci untuk ibadah yang diperintahkan Allah SWT menjadi tempat paling bersih di antara tempat-tempat lain. Kebersihan, terutama di tempat berwudhu, serta aroma yang sedap di lingkungan masjid akan menambah kekhusyukan umat Islam dalam beribadah.

“Kebersihan yang dimulai dari masjid akan menularkan kebiasaan di lingkungan lain  seperti rumah, sekolah, dan tempat kerja,” tuturnya.

Karena itu, Norsan berharap kepada seluruh jajaran Pengurus DMI Kota Singkawang agar senantiasa memberdayakan masjid untuk melakukan upaya edukasi kepada umat muslim melalui dakwah. Agar meningkatkan karakter dan moral umat muslim dalam berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

Baca Juga :  50 Pasangan di Jawai Ikut Sidang Isbat

“Diharapkan pula DMI Kota Singkawang dapat mendorong pemanfaatan masjid tidak hanya untuk ibadah, namun juga dijadikan sarana pendidikan, baik itu Tahfidzul Qur’an, Tahsinul Qur’an maupun pendidikan dasar formal seperti TK, SD dan SMP,” harapnya.

Masih dalam kesempatan itu, Norsan minta agar DMI Kota Singkawang memberdayakan masjid sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan minat, bakat, dan keterampilan generasi muda melalui pelatihan kepemimpinan, manajemen dan ketrampilan bagi Remaja Masjid(Remas).

“Terakhir, saya berharap pengurus yang dilantik mampu mendorong masjid sebagai wadah memakmurkan umat Islam dengan optimalisasi zakat, infaq, shadaqah bekerjasama dengan BAZDA serta melalui  pengembangan usaha yang berbasis syariah. Agar, DMI lebih optimal membantu maupun memberdayakan kaum dhuafa utamanya anak-anak terlantar di Kota Singkawang,” tukasnya. (wah)

MEMPAWAH – Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Singkawang periode 2021-2026 resmi dilantik. Pengukuhan dipimpin langsung Ketua Pengurus Wilayah (PW) DMI Kalimantan Barat, Drs H Ria Norsan, MM, MH, Sabtu (3/7) di Aula Kantor Wali Kota Singkawang. Pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-VI itu berlangsung hikmad dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Pergantian kepengurusan suatu organisasi atau regenerasi khususnya DMI Kota Singkawang merupakan hal mutlak dilaksanakan. Karena, berkaitan dengan peremajaan organisasi serta ajang pembelajaran bagi anggota-anggota yang akan menjadi pengurus nantinya,” kata Ria Norsan dalam sambutannya.

Menurut Wakil Gubernur Kalbar itu, masjid merupakan satu institusi sentral dalam peradaban Islam. Serta, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah umat Islam. Karena, dari masjid tumbuh dan berkembang khazanah pemikiran dan keilmuan serta strategi pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat Islam.

“Sejatinya masjid menjadi basis ideologi dan spiritual umat Islam, juga berperan sebagai wahana untuk memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya serta berbagai bidang lainnya,” pendapat Norsan.

Baca Juga :  Cabai Tembus Rp 95.000 per Kilogram

Mantan Bupati Mempawah dua periode ini menyebut,  bagi seorang muslim masjid menjadi lembaga terpenting setelah rumah dan tempat kerja. Sebab, masjid menjadi pusat kegiatan komunitas muslim, tempat bersosialisasi, dan tempat mensucikan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kita semua berkepentingan agar masjid dijaga, dipelihara lingkungannya agar umat Islam senang beribadah didalamnya dengan khusuk dan penuh keimanan,” tuturnya.

Norsan mengatakan, masjid sebagai tempat suci untuk ibadah yang diperintahkan Allah SWT menjadi tempat paling bersih di antara tempat-tempat lain. Kebersihan, terutama di tempat berwudhu, serta aroma yang sedap di lingkungan masjid akan menambah kekhusyukan umat Islam dalam beribadah.

“Kebersihan yang dimulai dari masjid akan menularkan kebiasaan di lingkungan lain  seperti rumah, sekolah, dan tempat kerja,” tuturnya.

Karena itu, Norsan berharap kepada seluruh jajaran Pengurus DMI Kota Singkawang agar senantiasa memberdayakan masjid untuk melakukan upaya edukasi kepada umat muslim melalui dakwah. Agar meningkatkan karakter dan moral umat muslim dalam berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

Baca Juga :  Spesialis Mata Sudah Ada di RS Landak

“Diharapkan pula DMI Kota Singkawang dapat mendorong pemanfaatan masjid tidak hanya untuk ibadah, namun juga dijadikan sarana pendidikan, baik itu Tahfidzul Qur’an, Tahsinul Qur’an maupun pendidikan dasar formal seperti TK, SD dan SMP,” harapnya.

Masih dalam kesempatan itu, Norsan minta agar DMI Kota Singkawang memberdayakan masjid sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan minat, bakat, dan keterampilan generasi muda melalui pelatihan kepemimpinan, manajemen dan ketrampilan bagi Remaja Masjid(Remas).

“Terakhir, saya berharap pengurus yang dilantik mampu mendorong masjid sebagai wadah memakmurkan umat Islam dengan optimalisasi zakat, infaq, shadaqah bekerjasama dengan BAZDA serta melalui  pengembangan usaha yang berbasis syariah. Agar, DMI lebih optimal membantu maupun memberdayakan kaum dhuafa utamanya anak-anak terlantar di Kota Singkawang,” tukasnya. (wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/