alexametrics
26 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Hadapi Virus Corona, Masyarakat Tidak Panik

Namun Tetap Menjaga Kesehatan

SUKADANA–  Wakil Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad berharap kepada masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19).   Namun, ia berpesan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan selalu menjaga kesehatan.

“Saya harap masyarakat tidak terlalu panik menghadapi wabah virus corona ini.  Selain itu dapat menghindari bepergian ke daerah terjangkit, dan hindari kontak dengan pasien yang diduga terinfeksi, ” jelas Effendi Ahmad dalam Rapat Koordinasi Covid-19 (Corona Virus Desease 2019) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara,  Rabu (4/3) di Aula Bank Kalbar Sukadana dan turut dihadiri Sekda, Hilaria Yusnani dan Forkopimda.

Wakil Bupati mengungkapkan Rakor yang diselenggarakan tersebut salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi terkait masuk dan menyebarnya virus corona.   “Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengantisipasi masuknya serta penyebaran virus corona di Kayong Utara ini, karena pada prinsipnya adalah mencegah lebih baik dari pada mengobati dengan demikian saya yakin wabah virus corona ini tidak akan mudah menyebar di daerah kita ini, ” jelas Wabup.

Selain itu, Wabup Effendi juga berharap melalui Rakor ini agar dapat rumusan mengenai langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona tersebut. “Saat ini Pemkab melalui Dinas Kesehatan telah melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan, tetapi melalui pertemuan pada hari ini, saya berharap ada rumusan-rumusan mengenai langkah untuk pencegahan penyebaran virus corona sehingga kita bisa menginformasikan cara pencegahannya kepada masyarakat, seheingga dapat dilakukan lebih cepat dan tanggap, ” jelas Effendi.

Baca Juga :  PPHD Minta Keluarga di Singkawang Tenang

Ia berharap,  hasil dari pelaksanaan Rakor ini akan dijadikan pedoman sehingga pihak Pemda akan mengeluarkan imbauan atau edaran yang ditujukan kepada seluruh unsur Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan para masyarakat Kayong Utara pada umumnya terkait tentang dampak dan cara pencegahan penyebaran virus corona tersebut.

Wabup menjelaskan,  langkah-langkah yang telah diambil Pemkab Kayong Utara antara lain melakukan penyebarluasan komunikasi, informasi dan edukasi kepada petugas Puskesmas dan masyarakakat tentang virus corona, penyedian dan penyebarluasan logistik ke puskesmas.

Selain itu,  sambung dia, untuk koordinasi bersama OPD seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, menyiapkan puskesmas untuk penanganan kasus dugaan Virus Corona, penyiapan tim gerak cepat, koordinasi dengan rumah sakit rujukan, koordinasi dengan seluruh rumah sakit se-Kalbar.

Corona Virus (Covid-19) Dalam presentasi mengenai virus corona, dr. Dosmer, Sp.Pd menjelaskan, virus corona merupakan virus zoonotic, yaitu virus yang bertransmisi dari hewan (seperti kelelawar) ke manusia, hewan-hewan dengan corona virus ini dapat berkembang dan menginfeksi manusia.

Baca Juga :  Munziri Senang, Janji Masuk Sekolah Lagi

“Tanda atau gejala umum inveksi coronavirus antara lain gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk, dan sesak napas. Pada kasus yang berat dapat menyebabkan pnuemonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal dan bahkan kematian, “ucap Dosmer.

Untuk menghindari virus ini, kunci utamanya adalah tidak panik. Namun, harus tetap waspada, terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernapas, segera periksa ke rumah sakit terdekat. “Selain itu, kita diharuskan untuk menjaga kesehatan seperti melakukan kebersihan tangan secara rutin, mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta dibilas, setidaknya 20 detik dan dikeringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai. Menutup mulut dan hidung atau tisu ketika bersin atau batuk, dan ketika memiiki gejala saluran napas, gunakan masker dan berobat ke fasilitas layanan kesehatan, ” ucapnya.

Selain langkah-langkah di atas, Dosmer juga mengimbau untuk tidak bepergian ke daerah-dearah yang terjangkit virus corona dan tidak melakukan kontak langsung dengan pasien yang diduga terinfeksi.  “Kepada masyarakat diharapkan agar tidak bepergian ke daerah-dearah yang terjangkit virus corona dan tidak melakukan kontak langsung,”pungkasnya.  (dan

Namun Tetap Menjaga Kesehatan

SUKADANA–  Wakil Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad berharap kepada masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19).   Namun, ia berpesan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan selalu menjaga kesehatan.

“Saya harap masyarakat tidak terlalu panik menghadapi wabah virus corona ini.  Selain itu dapat menghindari bepergian ke daerah terjangkit, dan hindari kontak dengan pasien yang diduga terinfeksi, ” jelas Effendi Ahmad dalam Rapat Koordinasi Covid-19 (Corona Virus Desease 2019) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara,  Rabu (4/3) di Aula Bank Kalbar Sukadana dan turut dihadiri Sekda, Hilaria Yusnani dan Forkopimda.

Wakil Bupati mengungkapkan Rakor yang diselenggarakan tersebut salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi terkait masuk dan menyebarnya virus corona.   “Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengantisipasi masuknya serta penyebaran virus corona di Kayong Utara ini, karena pada prinsipnya adalah mencegah lebih baik dari pada mengobati dengan demikian saya yakin wabah virus corona ini tidak akan mudah menyebar di daerah kita ini, ” jelas Wabup.

Selain itu, Wabup Effendi juga berharap melalui Rakor ini agar dapat rumusan mengenai langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona tersebut. “Saat ini Pemkab melalui Dinas Kesehatan telah melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan, tetapi melalui pertemuan pada hari ini, saya berharap ada rumusan-rumusan mengenai langkah untuk pencegahan penyebaran virus corona sehingga kita bisa menginformasikan cara pencegahannya kepada masyarakat, seheingga dapat dilakukan lebih cepat dan tanggap, ” jelas Effendi.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Medan Jaya

Ia berharap,  hasil dari pelaksanaan Rakor ini akan dijadikan pedoman sehingga pihak Pemda akan mengeluarkan imbauan atau edaran yang ditujukan kepada seluruh unsur Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan para masyarakat Kayong Utara pada umumnya terkait tentang dampak dan cara pencegahan penyebaran virus corona tersebut.

Wabup menjelaskan,  langkah-langkah yang telah diambil Pemkab Kayong Utara antara lain melakukan penyebarluasan komunikasi, informasi dan edukasi kepada petugas Puskesmas dan masyarakakat tentang virus corona, penyedian dan penyebarluasan logistik ke puskesmas.

Selain itu,  sambung dia, untuk koordinasi bersama OPD seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, menyiapkan puskesmas untuk penanganan kasus dugaan Virus Corona, penyiapan tim gerak cepat, koordinasi dengan rumah sakit rujukan, koordinasi dengan seluruh rumah sakit se-Kalbar.

Corona Virus (Covid-19) Dalam presentasi mengenai virus corona, dr. Dosmer, Sp.Pd menjelaskan, virus corona merupakan virus zoonotic, yaitu virus yang bertransmisi dari hewan (seperti kelelawar) ke manusia, hewan-hewan dengan corona virus ini dapat berkembang dan menginfeksi manusia.

Baca Juga :  PPHD Minta Keluarga di Singkawang Tenang

“Tanda atau gejala umum inveksi coronavirus antara lain gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk, dan sesak napas. Pada kasus yang berat dapat menyebabkan pnuemonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal dan bahkan kematian, “ucap Dosmer.

Untuk menghindari virus ini, kunci utamanya adalah tidak panik. Namun, harus tetap waspada, terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernapas, segera periksa ke rumah sakit terdekat. “Selain itu, kita diharuskan untuk menjaga kesehatan seperti melakukan kebersihan tangan secara rutin, mencuci tangan dengan air dan sabun cair serta dibilas, setidaknya 20 detik dan dikeringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai. Menutup mulut dan hidung atau tisu ketika bersin atau batuk, dan ketika memiiki gejala saluran napas, gunakan masker dan berobat ke fasilitas layanan kesehatan, ” ucapnya.

Selain langkah-langkah di atas, Dosmer juga mengimbau untuk tidak bepergian ke daerah-dearah yang terjangkit virus corona dan tidak melakukan kontak langsung dengan pasien yang diduga terinfeksi.  “Kepada masyarakat diharapkan agar tidak bepergian ke daerah-dearah yang terjangkit virus corona dan tidak melakukan kontak langsung,”pungkasnya.  (dan

Most Read

Artikel Terbaru

/