alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Banjir Kiriman Datang, Lima Dusun di Ngabang Terendam

Warga Angkut Barang Berharga di Loteng Rumah

NGABANG – Hujan deras yang melanda dalam dua hari terakhir menambah tinggi air muka Sungai Landak yang melintasi kota Ngabang. Meningkatnya debit Sungai Landak selain akibat hujan juga disebabkan datangnya banjir kiriman dari wilayah hulu yang saat ini acap dilanda banjir bandang.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Pontianak Post, banjir di Ngabang telah merendam setidaknya lima dusun di tiga desa. Ratusan warga terdampak.

Dusun tersebut, yakni Dusun Tanjung Desa Hilir Kantor. Ketinggian air berkisar 50 cm yang menggenangi jalan akses dusun. Selanjutnya Dusun Pesayangan Desa Raja Kecamatan Ngabang. Ketinggian air berkisar 50 cm yang menggenangi akses jalan menuju ke Dusun.

Selain itu, banjir juga mulai melanda Gang Steher Dusun Pulau Bendu Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang ketinggian air berkisar 1 meter. Sementara Gang Nek Wan Dusun Pulau Bendu Desa Hilir Tengah, ketinggian air berkisar 40 cm. Dan Dusun Rai Desa Raja, ketinggian air berkisar 50 cm menggenangi beberapa perumahan warga.

Baca Juga :  DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2021 Pemkab Landak

Menurut salah seorang warga Jalan Pasar Lama, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Karya, air sungai telah meluap hinga masuk ke dalam rumahnya pada, Senin (9/12) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Pada Minggu (8/12) malam hingga Senin (9/12) sore, air banjir terus merangkak naik hingga akhirnya merendam rumah miliknya.

“Air sudah setinggi lutut di dalam rumah,” ungkapnya.

Menurut Karya, lokasi rumahnya berada tepat di pinggir sungai Landak. Ditambah lagi permukaan tanah yang cukup rendah membuat air semakin cepat naik. Jika permukaan sungai naik, sudah dapat dipastikan daerah rumahnya bakal terendam banjir.

Diperkirakan 12 rumah di wilayah RT 03 RW 03 Desa Hilir Tengah terendam banjir. Warga hingga kini masih menetap di rumah, karena rata-rata warga memiliki rumah dengan dua lantai.

“Warga yang rumahnya mulai terendam melakukan evakuasi barang berharga mereka ke tingat dua. Rata-rata rumah di sini tingkat dua bang. Jadi walau air masuk dalam rumah belum ada warga yang mau mengungsi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Karolin Ajak Kerja Bangun Daerah

Banjir juga melanda Dusun Tanjung Desa Hilir Kantor. Salah seorang warga, Sulaiman Yahya mengatakan, air sudah meninggi di jalanan dusun hingga paha orang dewasa.

Alhasil akses menuju dusun di pinggir Sungai Landak tersebut terputus. Untuk mencapai dusun, warga diharuskan menggunakan perahu, sementara kendaraan bermotor ditinggal di gerbang dusun.

Banjir juga mulai masuk ke rumah-rumah warga. Hujan yang mengguyur Kota Ngabang sejak Senin (9/12) sore, mempercepat sungai meluap.

Warga pun mengevakuasi barang berharga ke lantai dua rumah. Bahkan sejumlah warga harus menyelamatkan barang berharga ke loteng rumah.

“Warga RT 04 dan RT 03 sudah terendam. Untuk sementara warga belum mengungsi. Mereka masih menetap di lantai dua rumah. Ada juga yang mengungsi ke rumah tetangga,” katanya. (mif)

Warga Angkut Barang Berharga di Loteng Rumah

NGABANG – Hujan deras yang melanda dalam dua hari terakhir menambah tinggi air muka Sungai Landak yang melintasi kota Ngabang. Meningkatnya debit Sungai Landak selain akibat hujan juga disebabkan datangnya banjir kiriman dari wilayah hulu yang saat ini acap dilanda banjir bandang.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Pontianak Post, banjir di Ngabang telah merendam setidaknya lima dusun di tiga desa. Ratusan warga terdampak.

Dusun tersebut, yakni Dusun Tanjung Desa Hilir Kantor. Ketinggian air berkisar 50 cm yang menggenangi jalan akses dusun. Selanjutnya Dusun Pesayangan Desa Raja Kecamatan Ngabang. Ketinggian air berkisar 50 cm yang menggenangi akses jalan menuju ke Dusun.

Selain itu, banjir juga mulai melanda Gang Steher Dusun Pulau Bendu Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang ketinggian air berkisar 1 meter. Sementara Gang Nek Wan Dusun Pulau Bendu Desa Hilir Tengah, ketinggian air berkisar 40 cm. Dan Dusun Rai Desa Raja, ketinggian air berkisar 50 cm menggenangi beberapa perumahan warga.

Baca Juga :  DPRD Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2021 Pemkab Landak

Menurut salah seorang warga Jalan Pasar Lama, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Karya, air sungai telah meluap hinga masuk ke dalam rumahnya pada, Senin (9/12) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Pada Minggu (8/12) malam hingga Senin (9/12) sore, air banjir terus merangkak naik hingga akhirnya merendam rumah miliknya.

“Air sudah setinggi lutut di dalam rumah,” ungkapnya.

Menurut Karya, lokasi rumahnya berada tepat di pinggir sungai Landak. Ditambah lagi permukaan tanah yang cukup rendah membuat air semakin cepat naik. Jika permukaan sungai naik, sudah dapat dipastikan daerah rumahnya bakal terendam banjir.

Diperkirakan 12 rumah di wilayah RT 03 RW 03 Desa Hilir Tengah terendam banjir. Warga hingga kini masih menetap di rumah, karena rata-rata warga memiliki rumah dengan dua lantai.

“Warga yang rumahnya mulai terendam melakukan evakuasi barang berharga mereka ke tingat dua. Rata-rata rumah di sini tingkat dua bang. Jadi walau air masuk dalam rumah belum ada warga yang mau mengungsi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Tinjau Pengerjaan Jembatan Nyange

Banjir juga melanda Dusun Tanjung Desa Hilir Kantor. Salah seorang warga, Sulaiman Yahya mengatakan, air sudah meninggi di jalanan dusun hingga paha orang dewasa.

Alhasil akses menuju dusun di pinggir Sungai Landak tersebut terputus. Untuk mencapai dusun, warga diharuskan menggunakan perahu, sementara kendaraan bermotor ditinggal di gerbang dusun.

Banjir juga mulai masuk ke rumah-rumah warga. Hujan yang mengguyur Kota Ngabang sejak Senin (9/12) sore, mempercepat sungai meluap.

Warga pun mengevakuasi barang berharga ke lantai dua rumah. Bahkan sejumlah warga harus menyelamatkan barang berharga ke loteng rumah.

“Warga RT 04 dan RT 03 sudah terendam. Untuk sementara warga belum mengungsi. Mereka masih menetap di lantai dua rumah. Ada juga yang mengungsi ke rumah tetangga,” katanya. (mif)

Most Read

Merindukan Mandor Hijau Kembali

Kecam Media Spanyol

Polres Sekadau Terima Dua Pejabat Baru

Mufakat Bersama, Cegah Karhutla

Artikel Terbaru

/