alexametrics
31.7 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Tujuh Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Kebakarah Landa Desa Temahar, Jelimpo

NGABANG – Kebakaran hebat melanda Desa Temahar Kecamatan Jelimpo, Rabu (13/11) lalu. Tak banyak barang yang bisa diselamatkan ketika api melalap tujuh rumah warga hingga rata dengan tanah.

Kapolsek Ngabang Kompol B. Sembiring membenarkan kejadian tersebut. Dugaan sementara api berasal dari tungku perapian untuk memasak yang ditinggal di rumah salah satu warga. Warga tersebut diketahui pergi ke ladang tanpa menyadari api tungku masih menyisakan bara api.

“Saat ditinggal, api menyala dan menjalar ke rumah tetangga sekitar. Akibatnya sebanyak tujuh rumah ludes dimakan api,”terang Kapolsek, Kamis (14/11).

Kapolsek menceritakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 12.30 WIB. Dan baru bisa dipadamkan dua jam setelahnya, sekitar pukul 14.30 WIB. Pemadaman dilakukan oleh warga sekitar dengan dibantu pemadam kebakaran dari PT IPM (Wilmar).

Baca Juga :  Ayah Cabuli Anak Tiri Hingga Hamil di Landak

“Untuk korban jiwa tidak ada. Kerugian materil diperkirakan ratusan juta. Kami dari Kepolisian juga turut prihatin atas musibah yang menimpa warga desa Temahar, semoga para korban diberi kesabaran,” tuturnya.

Melihat kejadian tersebut Kapolsek Ngabang juga menghimbau kepada segenap warga apabila akan berpergian agar meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci, kompor dalam keadaan mati serta menitipkan pesan kepada tetangga sekitar atau meninggalkan nomor telpon yang bisa dihubungi.

“Semoga dapat diambil pelajaran bagi kita bersama,” tutup Sembiring. (mif)

Nama – nama korban atau pemilik rumah yang mengalami musibah kebakaran antara lain :
1. Paulus Lamri Sugianto
2. Sinting
3. Fransiskus Jamino
4. Martinus Ambek
5. Meon
6. Maan
7. Maranus

Baca Juga :  Api Lahap Kios dan Rumah Tinggal di Sungai Raya Dalam

Kebakarah Landa Desa Temahar, Jelimpo

NGABANG – Kebakaran hebat melanda Desa Temahar Kecamatan Jelimpo, Rabu (13/11) lalu. Tak banyak barang yang bisa diselamatkan ketika api melalap tujuh rumah warga hingga rata dengan tanah.

Kapolsek Ngabang Kompol B. Sembiring membenarkan kejadian tersebut. Dugaan sementara api berasal dari tungku perapian untuk memasak yang ditinggal di rumah salah satu warga. Warga tersebut diketahui pergi ke ladang tanpa menyadari api tungku masih menyisakan bara api.

“Saat ditinggal, api menyala dan menjalar ke rumah tetangga sekitar. Akibatnya sebanyak tujuh rumah ludes dimakan api,”terang Kapolsek, Kamis (14/11).

Kapolsek menceritakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 12.30 WIB. Dan baru bisa dipadamkan dua jam setelahnya, sekitar pukul 14.30 WIB. Pemadaman dilakukan oleh warga sekitar dengan dibantu pemadam kebakaran dari PT IPM (Wilmar).

Baca Juga :  Bupati Landak Belum Perbolehkan Sekolah Tatap Muka

“Untuk korban jiwa tidak ada. Kerugian materil diperkirakan ratusan juta. Kami dari Kepolisian juga turut prihatin atas musibah yang menimpa warga desa Temahar, semoga para korban diberi kesabaran,” tuturnya.

Melihat kejadian tersebut Kapolsek Ngabang juga menghimbau kepada segenap warga apabila akan berpergian agar meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci, kompor dalam keadaan mati serta menitipkan pesan kepada tetangga sekitar atau meninggalkan nomor telpon yang bisa dihubungi.

“Semoga dapat diambil pelajaran bagi kita bersama,” tutup Sembiring. (mif)

Nama – nama korban atau pemilik rumah yang mengalami musibah kebakaran antara lain :
1. Paulus Lamri Sugianto
2. Sinting
3. Fransiskus Jamino
4. Martinus Ambek
5. Meon
6. Maan
7. Maranus

Baca Juga :  Hindari Kucing, Minibus Nyemplung

Most Read

Artikel Terbaru

/