alexametrics
25.6 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Polres Singkawang Musnahkan 349,06 Gram Narkotika

SINGKAWANG-Polres Singkawang kembali memusnahkan barang bukti narkotika di halaman Mapolres kota setempat, Rabu (13/11).  “Barang bukti narkotika yang dimusnahkan adalah merupakan hasil pengungkapan Operasi Antik Kapuas 2019 yang berlangsung selama 14 hari dari tanggal 21 Oktober sampai 4 November 2019,” kata Waka Polres Singkawang, Kompol Wahyu Jati Wibowo.

Dalam operasi ini, pihaknya berhasil mengungkap sebanyak 9 kasus narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 9 orang. “Sembilan orang yang diamankan, 8 orang diantaranya ditetapkan sebagai pengedar sedangkan satu orang lainnya ditetepkan sebagai pengguna,” ujarnya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan dari 9 tersangka ini adalah sebanyak 353,07 Gram. “Terdiri dari 352,8 Gram Sabu dan 0,24 Gram Ekstasi. Dari jumlah ini, apabila ditukar dengan uang adalah senilai Rp441.037.000,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hasil Pantauan, Kondisi Udara di Sambas Tidak Sehat

Dari pengungkapan itu juga, pihaknya berhasil menyita uang tunai sejumlah Rp2.732.000 dari tersangka. Berdasarkan hasil pengecekan di BBPOM Pontianak, katanya, jika barang bukti yang diamankan positip mengandung Metamfetamin.  “Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, bahwa narkoba yang diamankan ini termasuk narkotika golongan 1,” jelasnya.

Dari 353,07 Gram narkotika yang diamankan, akan pihaknya musnahkan sebanyak 349,06 Gram. Sementara sisanya, akan digunakan untuk kebutuhan dalam persidangan di Kantor Pengadilan Negeri Singkawang.  Melihat dari hasil tangkapan narkoba yang dilakukan, berarti Polres Singkawang telah menyelamatkan sebanyak 8.823 orang dari ketergantungan narkoba.

Sementara itu, asat Narkoba Polres Singkawang, IPTU Robert Damanik mengatakan, pengungkapan kasus narkoba membuktikan jika Polres Singkawang menginginkan agar Singkawang bersih dari peredaran gelap narkotika.  “Maka dari itu, saya sangat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk mau menginformasikan segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan narkoba,” katanya.  Dia berjanji, akan merahasiakan nama pelapor dan menindaklanjuti laporan tersebut.  “Mari sama-sama kita perangi narkoba,” ajaknya. (har)

SINGKAWANG-Polres Singkawang kembali memusnahkan barang bukti narkotika di halaman Mapolres kota setempat, Rabu (13/11).  “Barang bukti narkotika yang dimusnahkan adalah merupakan hasil pengungkapan Operasi Antik Kapuas 2019 yang berlangsung selama 14 hari dari tanggal 21 Oktober sampai 4 November 2019,” kata Waka Polres Singkawang, Kompol Wahyu Jati Wibowo.

Dalam operasi ini, pihaknya berhasil mengungkap sebanyak 9 kasus narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 9 orang. “Sembilan orang yang diamankan, 8 orang diantaranya ditetapkan sebagai pengedar sedangkan satu orang lainnya ditetepkan sebagai pengguna,” ujarnya.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan dari 9 tersangka ini adalah sebanyak 353,07 Gram. “Terdiri dari 352,8 Gram Sabu dan 0,24 Gram Ekstasi. Dari jumlah ini, apabila ditukar dengan uang adalah senilai Rp441.037.000,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jembatan Desa Temiang Sawi Roboh Diterjang Banjir

Dari pengungkapan itu juga, pihaknya berhasil menyita uang tunai sejumlah Rp2.732.000 dari tersangka. Berdasarkan hasil pengecekan di BBPOM Pontianak, katanya, jika barang bukti yang diamankan positip mengandung Metamfetamin.  “Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, bahwa narkoba yang diamankan ini termasuk narkotika golongan 1,” jelasnya.

Dari 353,07 Gram narkotika yang diamankan, akan pihaknya musnahkan sebanyak 349,06 Gram. Sementara sisanya, akan digunakan untuk kebutuhan dalam persidangan di Kantor Pengadilan Negeri Singkawang.  Melihat dari hasil tangkapan narkoba yang dilakukan, berarti Polres Singkawang telah menyelamatkan sebanyak 8.823 orang dari ketergantungan narkoba.

Sementara itu, asat Narkoba Polres Singkawang, IPTU Robert Damanik mengatakan, pengungkapan kasus narkoba membuktikan jika Polres Singkawang menginginkan agar Singkawang bersih dari peredaran gelap narkotika.  “Maka dari itu, saya sangat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk mau menginformasikan segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan narkoba,” katanya.  Dia berjanji, akan merahasiakan nama pelapor dan menindaklanjuti laporan tersebut.  “Mari sama-sama kita perangi narkoba,” ajaknya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/