alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Pemkot Siap Lanjutkan Program Mak Lurah

SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang menyambut baik program pemerintah pusat yang akan membudayakan makan telur di sekolah (Maklurah), yang mana program serupa juga akan dilanjutkan Pemkot Singkawang di tahun 2020 melalui dana APBD.

“Alhamdulillah, program ini disambut baik Wali Kota Singkawang yang nantinya akan dilanjutkan pada tahun 2020 dengan sasaran siswa mulai dari TK, SD dan SMP,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, HM Nadjib, Minggu (15/9).

Program ini, perlu dilanjutkan mengingat tidak semua siswa punya kemampuan dan terpenuhi dengan gizi yang baik. “Sehingga, keberlanjutan program ini paling tidak Pemkot Singkawang sudah peduli untuk memperbaiki gizi siswa siswi yang ada di Kota Singkawang,” ujarnya.

Baca Juga :  Siapkan Market Sounding Bandara

Dia berharap, program Mak Lurah di Singkawang nanti bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya, guna menghindari gizi buruk yang salah satunya mencegah Stanting. Tak lupa juga dia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang sudah memberikan perhatian kepada siswa siswi yang ada di Kota Singkawang.

“Karena pada Jumat (13/9) kemarin, saya sudah melaunching program ini di semua sekolah mulai dari tingkat TK sampai SD khususnya di dua kecamatan Kota Singkawang, seperti Timur dan Selatan,” ungkapnya.

Menurutnya, program ini merupakan kerjasama antara Kemenko Bidang Perekonomian RI dengan Perusahaan Peternakan melalui dana CSR. “Mereka ingin membudayakan gerakan makan telur di sekolah (Mak Lurah) dengan sasaran 50 Kabupaten/Kota di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Serawai Nikmati Air Bersih

Program ini diluncurkan, bertujuan untuk peningkatan gizi anak di sekolah, yang mana untuk di Kalbar hanya Kota Pontianak dan Singkawang. Melalui program tersebut, seluruh siswa yang ada di 50 Kabupaten/Kota diberi bantuan telur maksimal 10 butir telur per siswa.

“Untuk di Kota Singkawang, ada sebanyak 43 ribu butir telur yang mereka kirim dan sudah kita launching pada Jumat (13/9) kemarin, dengan sasaran TK dan SD di dua kecamatan yakni Timur dan Selatan,” tuturnya. “Secara keseluruhan, ada sebanyak 32 TK dan 38 SD yang kita distribusikan, termasuk siswa dan guru yang mengajar,” katanya. (har)

SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang menyambut baik program pemerintah pusat yang akan membudayakan makan telur di sekolah (Maklurah), yang mana program serupa juga akan dilanjutkan Pemkot Singkawang di tahun 2020 melalui dana APBD.

“Alhamdulillah, program ini disambut baik Wali Kota Singkawang yang nantinya akan dilanjutkan pada tahun 2020 dengan sasaran siswa mulai dari TK, SD dan SMP,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, HM Nadjib, Minggu (15/9).

Program ini, perlu dilanjutkan mengingat tidak semua siswa punya kemampuan dan terpenuhi dengan gizi yang baik. “Sehingga, keberlanjutan program ini paling tidak Pemkot Singkawang sudah peduli untuk memperbaiki gizi siswa siswi yang ada di Kota Singkawang,” ujarnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Protokol Kesehatan, Polisi Tegur Warga Tak Pakai Masker

Dia berharap, program Mak Lurah di Singkawang nanti bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya, guna menghindari gizi buruk yang salah satunya mencegah Stanting. Tak lupa juga dia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang sudah memberikan perhatian kepada siswa siswi yang ada di Kota Singkawang.

“Karena pada Jumat (13/9) kemarin, saya sudah melaunching program ini di semua sekolah mulai dari tingkat TK sampai SD khususnya di dua kecamatan Kota Singkawang, seperti Timur dan Selatan,” ungkapnya.

Menurutnya, program ini merupakan kerjasama antara Kemenko Bidang Perekonomian RI dengan Perusahaan Peternakan melalui dana CSR. “Mereka ingin membudayakan gerakan makan telur di sekolah (Mak Lurah) dengan sasaran 50 Kabupaten/Kota di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga :  Berharap Kualitas Produksi IKM Meningkat

Program ini diluncurkan, bertujuan untuk peningkatan gizi anak di sekolah, yang mana untuk di Kalbar hanya Kota Pontianak dan Singkawang. Melalui program tersebut, seluruh siswa yang ada di 50 Kabupaten/Kota diberi bantuan telur maksimal 10 butir telur per siswa.

“Untuk di Kota Singkawang, ada sebanyak 43 ribu butir telur yang mereka kirim dan sudah kita launching pada Jumat (13/9) kemarin, dengan sasaran TK dan SD di dua kecamatan yakni Timur dan Selatan,” tuturnya. “Secara keseluruhan, ada sebanyak 32 TK dan 38 SD yang kita distribusikan, termasuk siswa dan guru yang mengajar,” katanya. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/