alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Karhutla Mulai Bermuculan

KETAPANG – Sekitar dua pekan tidak turun hujan, sejumlah kebakaran lahan mulai tepantau di beberapa titik di Ketapang. Di antaranya di kawasan Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS). Terbaru, kebakaran lahan terjadi di Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, pada Selasa (16/2) siang.
Kebakaran lahan di Sungai Awan Kanan ini terjadi tidak jauh dari lokasi PT. BSM. Kebakaran ini langsung ditindaklanjuti oleh Manggala Agni dan Damkar Ketapang. Tim langsung mendatangi lokasi dan berupaya memadamkan api yang membakar lahan semak belukar tersebut.
“Kami terima laporan sekitar jam 12.20 kemudian kami koordinasikan rekan dari Manggala Agni. Kemudian jam 13.30 kita meluncur ke TKP,” papar Wadanru Damkar Ketapang, Rino Faresetya, usai melakukan pemadaman, kemarin (16/2).
Rino menjelaskan, luasan yang terbakar sekitar satu hektare lebih. Sumber air yang kurang menjadi kendala dalam upaya pemadaman lahan gambut itu. “Sumber air agak susah. Cuma masih ada sedikit air yang tertampung. Jadi kita gunakan sebaik-baiknya untuk memadamkan lahan yang terbakar,” jelasnya.
Rino menambahkan, setelah sekitar 25 menit upaya pemadaman, Damkar bersama Manggala Agni Daops Ketapang berhasil memadamkan api. “Kami belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Apakah sengaja dibakar atau seperti apa, kami tidak tahu. Kami datang ke lokasi api sudah besar dan lahan yang terbakar sudah cukup luas,” ungkapnya
Intensitas hujan yang kurang dalam beberapa pekan terakhir ini membuat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Damkar Ketapang mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar, karena hal itu bisa memicu karhutla dengan skala luas. “Kami imbau supaya tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat merugikan masyarakat Ketapang umumnya,” imbaunya. (afi)

Baca Juga :  Si Jago Merah Bakar Ludes Dua Bangunan

KETAPANG – Sekitar dua pekan tidak turun hujan, sejumlah kebakaran lahan mulai tepantau di beberapa titik di Ketapang. Di antaranya di kawasan Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS). Terbaru, kebakaran lahan terjadi di Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, pada Selasa (16/2) siang.
Kebakaran lahan di Sungai Awan Kanan ini terjadi tidak jauh dari lokasi PT. BSM. Kebakaran ini langsung ditindaklanjuti oleh Manggala Agni dan Damkar Ketapang. Tim langsung mendatangi lokasi dan berupaya memadamkan api yang membakar lahan semak belukar tersebut.
“Kami terima laporan sekitar jam 12.20 kemudian kami koordinasikan rekan dari Manggala Agni. Kemudian jam 13.30 kita meluncur ke TKP,” papar Wadanru Damkar Ketapang, Rino Faresetya, usai melakukan pemadaman, kemarin (16/2).
Rino menjelaskan, luasan yang terbakar sekitar satu hektare lebih. Sumber air yang kurang menjadi kendala dalam upaya pemadaman lahan gambut itu. “Sumber air agak susah. Cuma masih ada sedikit air yang tertampung. Jadi kita gunakan sebaik-baiknya untuk memadamkan lahan yang terbakar,” jelasnya.
Rino menambahkan, setelah sekitar 25 menit upaya pemadaman, Damkar bersama Manggala Agni Daops Ketapang berhasil memadamkan api. “Kami belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Apakah sengaja dibakar atau seperti apa, kami tidak tahu. Kami datang ke lokasi api sudah besar dan lahan yang terbakar sudah cukup luas,” ungkapnya
Intensitas hujan yang kurang dalam beberapa pekan terakhir ini membuat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Damkar Ketapang mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar, karena hal itu bisa memicu karhutla dengan skala luas. “Kami imbau supaya tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat merugikan masyarakat Ketapang umumnya,” imbaunya. (afi)

Baca Juga :  TNI Gagalkan Penyelundupan Burung di Jalur Tikus

Most Read

Artikel Terbaru

/