alexametrics
32 C
Pontianak
Thursday, August 11, 2022

Libur Sekolah Tergantung Kondisi Cuaca

 Wali Kota Minta Camat-Lurah Awasi Potensi Karhutla

SINGKAWANG—Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie meminta kesadaran seluruh warga kota Singkawang agar tidak membakar lahan dan hutan di kota Singkawang. “Kesadaran dari warga inilah yang penting. Karena dengan musim saat ini percikan api sekecil apapun dapat menimbulkan kebakaran,” ungkap mantan Ketua DPRD Singkawang ini, Senin (16/9). P

emkot Singkawang bersama instansi lainya hanya dapat memantau, melakukan sosialisasi serta pemadaman jika ada kebakaran lahan dan hutan yang ada. “Selebihnya adalah kewaspadaan dan kesadaran kita agar jangan tidak ada pembakaran lahan dan hutan,” ucapnya.

Bahkan ia mengakui dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah rawan seperti di luar kota Singkawang sudah memberikan dampak pada aktivitas warga. “Indikator ISPU sudah kita lihat dan hasilnya udara termasuk di Singkawang dalam kondisi tidak sehat sehingga anak anak sekolah kita liburkan,” ujarnnya.

Baca Juga :  BPJN Sampaikan Solusi,Warga Minta Kompensasi

Jika tiga hari kedepan usai kondisi kabut asap menjadi-jadi maka tidak menutup kemungkinan liburan sekolah bagi anak anak dapat diperpanjang, hal ini guna mencegah agar anak anak tidak mendapatkan dampak negatif kabut asap terutama soal kesehatan mereka. “Nanti kita lihat situasi dan kondisinya. Jika kabut asap membuat kualitas udara menurun kita akan lakukan perpanjangan sebagaimana indikator ISPU, nanti kita lihat situasinya,” jelasnya.

Makanya selaku Wali Kota meminta agar camat sampai lurah serta warga untuk waspada dan mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan di wilayah masing masing. “Ini saya minta camat dan lurah serta warga terus memantau kebakan lahan dan hutan. Kita antisipasi sama sama jangan sampai ada kebakaran lahan dan hutan di kota Singkawang,” imbaunya.

Baca Juga :  VIDEO: Begini Reaksi Tjhai Chui Mie saat Sidak Proyek

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kota Singkawang Emy Hastuti mengharapkan bantuan dan kerjasama semua pihak untuk dapat sama-sama menjaga dan mencegah adanya kebakaran hutan dan lahan di Kota Singkawang. “Marilah kita sama-sama mencegah terjadinya Karhutla ini dengan cara jangan melakukan tindakan pembakaran sampah, pembukaan lahan dengan sistem pembakaran dan lainya. Hal ini perlu kita lakukan dengan harapan agar alam kita dapat dilindungi karena dampak dari Karhutla ini dapat memberikan dampak di semua sektor, baik sektor kesehataan, pendidikan, perekonomian, keamanan, sosial sektor sektor lainya,” kata Emy. (har)

 Wali Kota Minta Camat-Lurah Awasi Potensi Karhutla

SINGKAWANG—Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie meminta kesadaran seluruh warga kota Singkawang agar tidak membakar lahan dan hutan di kota Singkawang. “Kesadaran dari warga inilah yang penting. Karena dengan musim saat ini percikan api sekecil apapun dapat menimbulkan kebakaran,” ungkap mantan Ketua DPRD Singkawang ini, Senin (16/9). P

emkot Singkawang bersama instansi lainya hanya dapat memantau, melakukan sosialisasi serta pemadaman jika ada kebakaran lahan dan hutan yang ada. “Selebihnya adalah kewaspadaan dan kesadaran kita agar jangan tidak ada pembakaran lahan dan hutan,” ucapnya.

Bahkan ia mengakui dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah rawan seperti di luar kota Singkawang sudah memberikan dampak pada aktivitas warga. “Indikator ISPU sudah kita lihat dan hasilnya udara termasuk di Singkawang dalam kondisi tidak sehat sehingga anak anak sekolah kita liburkan,” ujarnnya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Salurkan Santunan

Jika tiga hari kedepan usai kondisi kabut asap menjadi-jadi maka tidak menutup kemungkinan liburan sekolah bagi anak anak dapat diperpanjang, hal ini guna mencegah agar anak anak tidak mendapatkan dampak negatif kabut asap terutama soal kesehatan mereka. “Nanti kita lihat situasi dan kondisinya. Jika kabut asap membuat kualitas udara menurun kita akan lakukan perpanjangan sebagaimana indikator ISPU, nanti kita lihat situasinya,” jelasnya.

Makanya selaku Wali Kota meminta agar camat sampai lurah serta warga untuk waspada dan mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan di wilayah masing masing. “Ini saya minta camat dan lurah serta warga terus memantau kebakan lahan dan hutan. Kita antisipasi sama sama jangan sampai ada kebakaran lahan dan hutan di kota Singkawang,” imbaunya.

Baca Juga :  Inspiratif, PLN UPDK SKW berdayakan PIKK

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kota Singkawang Emy Hastuti mengharapkan bantuan dan kerjasama semua pihak untuk dapat sama-sama menjaga dan mencegah adanya kebakaran hutan dan lahan di Kota Singkawang. “Marilah kita sama-sama mencegah terjadinya Karhutla ini dengan cara jangan melakukan tindakan pembakaran sampah, pembukaan lahan dengan sistem pembakaran dan lainya. Hal ini perlu kita lakukan dengan harapan agar alam kita dapat dilindungi karena dampak dari Karhutla ini dapat memberikan dampak di semua sektor, baik sektor kesehataan, pendidikan, perekonomian, keamanan, sosial sektor sektor lainya,” kata Emy. (har)

Most Read

Artikel Terbaru

/