alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Masyarakat Diminta Waspadai Potensi Bencana

SUKADANA – Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat potensi bencana. Imbauan tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara Muhammad Oma, menyikapi perubahan iklim dan cuaca intensitas curah hujan yang tinggi.

“Di pergantian musim ini diharapkan kepada masyarakat agar dapat waspada terjadinya banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, jalan licin, dan genangan air dari curah hujan maupun karena air laut pasang,” imbuh Oma, Rabu (16/10) di Sukadana.

Dia mengingatkan potensi terjadinya genangan air hujan, banjir, maupun longsor, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah punya kerawanan longsor, baik daerah bukit maupun pegunungan termasuk di daerah kepulauan. Sebab, dia khawatir terjadinya hujan disertai angin kencang dapat menyebabkan pohon-pohon besar tumbang. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak berlindung di bawah pohon ketika terjadi hujan yang disertai kilat atau petir.

Baca Juga :  Wabup Terima Penlok Bandara KKU dari Kemenhub

“Kami minta juga khusus masyarakat nelayan dan para usaha jasa dan angkutan transportasi laut, agar selalu waspada terhadap terjadi hujan lebat disertai angin kencang di pesisir dan di laut saat menggunakan perahu dan kapal ukuran kecil,” ungkapnya.

Selain itu, dengan perubahan iklim atau cuaca di Kayong Utara dari musim kemarau ke musim hujan, agar masyarakat tetap selalu menjaga kebersihan pekarangan lingkungan. Masyarakat juga diminta dia untuk menjaga perilaku hidup bersih dan pola hidup sehat, guna mencegah terjadinya beberapa penyakit seperti diare, demam berdarah, ISPA, tipus, dan penyakit kulit.

“Selain itu, masyarakat diharapkan agar lebih proaktif datang mengunjungi puskesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” pesannya.

Baca Juga :  Bimbing Santri Al Fatah Berwirausaha

Karena terjadinya hujan lebat disertai angin kencang di area pesisir dan laut, dikhawatirkan dia akan berpeluang menyebabkan terjadinya gelombang tinggi. Oleh karena itu dia berpesan agar masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan.

“Selain itu kita kebanyakan berada di kawasan pesisir pantai yang berpeluang terjadinya ombak besar, diharapkan masyarakat dapat berhati-hati ketika berada di bibir pantai,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga, Oji, mengaku wilayah Kayong Utara sering kali diguyur hujan. Bahkan pada Selasa malam (15/10), air sudah menggenangi halaman dan jalan utama kompleks perumahan tempatnya bermukim.

“Belakangan ini memang huja cukup deras. Beberapa tempat setau saya juga ada yang tergenang. Hujan lebat ditambah dengan air yang pasang,” pungkasnya. (dan)

SUKADANA – Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat potensi bencana. Imbauan tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara Muhammad Oma, menyikapi perubahan iklim dan cuaca intensitas curah hujan yang tinggi.

“Di pergantian musim ini diharapkan kepada masyarakat agar dapat waspada terjadinya banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, jalan licin, dan genangan air dari curah hujan maupun karena air laut pasang,” imbuh Oma, Rabu (16/10) di Sukadana.

Dia mengingatkan potensi terjadinya genangan air hujan, banjir, maupun longsor, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah punya kerawanan longsor, baik daerah bukit maupun pegunungan termasuk di daerah kepulauan. Sebab, dia khawatir terjadinya hujan disertai angin kencang dapat menyebabkan pohon-pohon besar tumbang. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak berlindung di bawah pohon ketika terjadi hujan yang disertai kilat atau petir.

Baca Juga :  Terapkan Ilmu dan Pengabdian ke Masyarakat

“Kami minta juga khusus masyarakat nelayan dan para usaha jasa dan angkutan transportasi laut, agar selalu waspada terhadap terjadi hujan lebat disertai angin kencang di pesisir dan di laut saat menggunakan perahu dan kapal ukuran kecil,” ungkapnya.

Selain itu, dengan perubahan iklim atau cuaca di Kayong Utara dari musim kemarau ke musim hujan, agar masyarakat tetap selalu menjaga kebersihan pekarangan lingkungan. Masyarakat juga diminta dia untuk menjaga perilaku hidup bersih dan pola hidup sehat, guna mencegah terjadinya beberapa penyakit seperti diare, demam berdarah, ISPA, tipus, dan penyakit kulit.

“Selain itu, masyarakat diharapkan agar lebih proaktif datang mengunjungi puskesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” pesannya.

Baca Juga :  Hisar dan Sunardi Naik Ring

Karena terjadinya hujan lebat disertai angin kencang di area pesisir dan laut, dikhawatirkan dia akan berpeluang menyebabkan terjadinya gelombang tinggi. Oleh karena itu dia berpesan agar masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan.

“Selain itu kita kebanyakan berada di kawasan pesisir pantai yang berpeluang terjadinya ombak besar, diharapkan masyarakat dapat berhati-hati ketika berada di bibir pantai,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga, Oji, mengaku wilayah Kayong Utara sering kali diguyur hujan. Bahkan pada Selasa malam (15/10), air sudah menggenangi halaman dan jalan utama kompleks perumahan tempatnya bermukim.

“Belakangan ini memang huja cukup deras. Beberapa tempat setau saya juga ada yang tergenang. Hujan lebat ditambah dengan air yang pasang,” pungkasnya. (dan)

Most Read

Artikel Terbaru

/