alexametrics
22.8 C
Pontianak
Saturday, August 13, 2022

Pilkades Serentak E-Voting 2020

125 Cakades  Teken Deklarasi

MEMPAWAH- Pemerintah Kabupaten Mempawah akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak E-Voting tahun 2020. Sebanyak 30 desa akan melaksanakan pesta demokrasi yang rencananya dimulai sejak tanggal 2-24 Maret mendatang. Menciptakan situasi aman dan kondusif, sebanyak 125 Calon Kepala Desa (Cakades) menandatangani deklrasi damai, Senin (17/2) di Mapolres Mempawah.

Dipimpin Bupati Hj Erlina, SH, MH dan Kapolres, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH serta disaksikan Sekda H Ismail, Muspida beserta OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah, sebanyak 125 Cakades menandatangani Deklarasi Damai yang mengangkat tema ‘Mari Ciptakan Pilkades Serentak Secara E-Voting Tahun 2020 Kabupaten Mempawah Yang Aman, Dami dan Berintegritas’.
Sebelum penandatanganan deklrasi, para peserta mengikuti apel yang dipimpin Bupati Hj Erlina, SH, MH. Dalam amanatnya, Bupati Erlina mengatakan, Pilkades merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam rangka memilih pemimpin desa yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

“Sistem ini bertujuan untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat untuk memimpin Pemerintahan Desa setempat untuk enam tahun kedepan,” terang Erlina.
Erlina mengungkapkan, penyelenggaraan Pilkades Serentak E-Voting tahun 2020 ini merupakan ketiga kalinya di Kabupaten Mempawah. Kali ini, Pilkades Serentak akan diikuti 30 desa yang tersebar di 8 kecamatan.

Baca Juga :  26.689 KK Miskin Terima Bantuan Beras 10 Kg

“Pilkades akan dimulai sejak tanggal 2-24 Maret. Saat ini, Panitia Pemilihan Kepala Desa mencatat ada 125 Cakades yang akan berpartisipasi pada Pilkades Serentak 2020 ini,” paparnya.
Lebih jauh, Erlina mengatakan, penyelenggaraan Pilkades Serentak 2020 akan dilaksanakan dalam delapan gelombang. Yakni, gelombang pertama diikuti 6 desa di Kecamatan Sadaniang dan Toho. Kemudian, gelombang kedua diikuti 6 desa di Kecamatan Toho, Anjongan dan Sungai Kunyit.

“Gelombang ketiga diikuti 6 desa di Kecamatan Sungai Kunyit, Mempawah Timur dan Sungai Pinyuh. Gelombang ke empat diikuti 3 desa di Kecamatan Sungai Pinyuh, gelombang ke lima diikuti 4 desa di Kecamatan Segedong, gelombang enam, tujuh dan delapan diikuti 5 desa di Kecamatan Jongkat,” jabarnya merincikan.

Berdasarkan data pemilih penduduk potensial, sebut Erlina, Pilkades Serentak 2020 akan diikuti 107.762 jiwa yang telah mendapatkan hak pilih yang telah ditetapkan aturan perundang-undangan. Maka, Bupati mengingatkan masyarakat agar bijaksana dalam menentukan hak pilihnya.
“Selama tahapan Pilkades berlangsung, saya minta Cakades menjunjung tinggi nilai sportivitas berdemokrasi, serta hindari tindakan atau perbuatan kecurangan,” pesannya.

Baca Juga :  DPMPD Rancang Perbup Tata Cara Pilkades Terbaru

Sementara itu, Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH menyebut perlunya komitmen dan keyakinan seluruh komponen penyelenggara, peserta dan masyarakat itu sendiri untuk mensukseskan Pilkades Serentak 2020 di Kabupaten Mempawah.
“Untuk para calon kepala desa, saya ingatkan bahwa Pilkades hanya bersifat sesaat dan berlangsung beberapa hari saja. Sedangkan rasa persaudaraan, kebersamaan dan kerjasama itu akan berlanjut terus menerus di masyarakat. Maka, jangan ciderai dan lukai persaudaraan dan kekeluargaan hanya karena penyelenggaraan Pilkades,” pesan Kapolres.

Masih dalam kesempatan itu, Kapolres mengingatkan panitia pemilihan agar bekerja profesional sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Junjung tinggi netralitas dan jauhi hal-hal yang dapat menimbulkan ketidakpercayaan calon peserta dan masyarakat kepada panitia penyelenggara.
“Bagi TNI/Polri, kita hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban agar pelaksanaan Pilkades ini berjalan tertib, aman dan lancar. Jadi, kita hanya bersifat mengamankan tanpa memiliki kepentingan dan motif apapun. Pastikan kita clear dan clean terhadap kepentingan apapun. Biarkan mereka berjuang dengan cerdik dan cerdas,” pungkas Kapolres.(wah)

125 Cakades  Teken Deklarasi

MEMPAWAH- Pemerintah Kabupaten Mempawah akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak E-Voting tahun 2020. Sebanyak 30 desa akan melaksanakan pesta demokrasi yang rencananya dimulai sejak tanggal 2-24 Maret mendatang. Menciptakan situasi aman dan kondusif, sebanyak 125 Calon Kepala Desa (Cakades) menandatangani deklrasi damai, Senin (17/2) di Mapolres Mempawah.

Dipimpin Bupati Hj Erlina, SH, MH dan Kapolres, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH serta disaksikan Sekda H Ismail, Muspida beserta OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah, sebanyak 125 Cakades menandatangani Deklarasi Damai yang mengangkat tema ‘Mari Ciptakan Pilkades Serentak Secara E-Voting Tahun 2020 Kabupaten Mempawah Yang Aman, Dami dan Berintegritas’.
Sebelum penandatanganan deklrasi, para peserta mengikuti apel yang dipimpin Bupati Hj Erlina, SH, MH. Dalam amanatnya, Bupati Erlina mengatakan, Pilkades merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam rangka memilih pemimpin desa yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

“Sistem ini bertujuan untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat untuk memimpin Pemerintahan Desa setempat untuk enam tahun kedepan,” terang Erlina.
Erlina mengungkapkan, penyelenggaraan Pilkades Serentak E-Voting tahun 2020 ini merupakan ketiga kalinya di Kabupaten Mempawah. Kali ini, Pilkades Serentak akan diikuti 30 desa yang tersebar di 8 kecamatan.

Baca Juga :  Pilkades E-Voting Wajok Hulu, H Basri Raih Suara Terbanyak

“Pilkades akan dimulai sejak tanggal 2-24 Maret. Saat ini, Panitia Pemilihan Kepala Desa mencatat ada 125 Cakades yang akan berpartisipasi pada Pilkades Serentak 2020 ini,” paparnya.
Lebih jauh, Erlina mengatakan, penyelenggaraan Pilkades Serentak 2020 akan dilaksanakan dalam delapan gelombang. Yakni, gelombang pertama diikuti 6 desa di Kecamatan Sadaniang dan Toho. Kemudian, gelombang kedua diikuti 6 desa di Kecamatan Toho, Anjongan dan Sungai Kunyit.

“Gelombang ketiga diikuti 6 desa di Kecamatan Sungai Kunyit, Mempawah Timur dan Sungai Pinyuh. Gelombang ke empat diikuti 3 desa di Kecamatan Sungai Pinyuh, gelombang ke lima diikuti 4 desa di Kecamatan Segedong, gelombang enam, tujuh dan delapan diikuti 5 desa di Kecamatan Jongkat,” jabarnya merincikan.

Berdasarkan data pemilih penduduk potensial, sebut Erlina, Pilkades Serentak 2020 akan diikuti 107.762 jiwa yang telah mendapatkan hak pilih yang telah ditetapkan aturan perundang-undangan. Maka, Bupati mengingatkan masyarakat agar bijaksana dalam menentukan hak pilihnya.
“Selama tahapan Pilkades berlangsung, saya minta Cakades menjunjung tinggi nilai sportivitas berdemokrasi, serta hindari tindakan atau perbuatan kecurangan,” pesannya.

Baca Juga :  26.689 KK Miskin Terima Bantuan Beras 10 Kg

Sementara itu, Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH menyebut perlunya komitmen dan keyakinan seluruh komponen penyelenggara, peserta dan masyarakat itu sendiri untuk mensukseskan Pilkades Serentak 2020 di Kabupaten Mempawah.
“Untuk para calon kepala desa, saya ingatkan bahwa Pilkades hanya bersifat sesaat dan berlangsung beberapa hari saja. Sedangkan rasa persaudaraan, kebersamaan dan kerjasama itu akan berlanjut terus menerus di masyarakat. Maka, jangan ciderai dan lukai persaudaraan dan kekeluargaan hanya karena penyelenggaraan Pilkades,” pesan Kapolres.

Masih dalam kesempatan itu, Kapolres mengingatkan panitia pemilihan agar bekerja profesional sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Junjung tinggi netralitas dan jauhi hal-hal yang dapat menimbulkan ketidakpercayaan calon peserta dan masyarakat kepada panitia penyelenggara.
“Bagi TNI/Polri, kita hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban agar pelaksanaan Pilkades ini berjalan tertib, aman dan lancar. Jadi, kita hanya bersifat mengamankan tanpa memiliki kepentingan dan motif apapun. Pastikan kita clear dan clean terhadap kepentingan apapun. Biarkan mereka berjuang dengan cerdik dan cerdas,” pungkas Kapolres.(wah)

Most Read

Artikel Terbaru

/