alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Tiga Bulan Edarkan Sabu di Landak, Dapatkan Barang Haram dari Pontianak

NGABANG – Melalui sebuah aksi pembelian terselubung, Satuan Narkoba Polres Landak berhasil mengamankan seorang warga Dusun Nahaya, Desa Amboyo Selatan Kecamatan Ngabang, Selasa (18/2). Dari tangan pelaku, polisi menemukan 19 klip yang diduga berisikan narkoba jenis sabu seberat 6,91 gram.

Kepala Satuan Narkoba Polres Landak Iptu Pandia menjelaskan, menurut pengakuan pelaku barang haram tersebut didapat dari daerah Tanjung Hulu Kota Pontianak. Namun, pelaku belum menyebutkan nama dan tempat secara jelas.

“Pelaku membeli sabu untuk di jual di Nahaya dan juga pelaku sebagai penguna narkotika. Menurut keteranganya bahwa pelaku menjual narkotika sejak tiga bulan yang lalu namun sebelumnya sudah pernah menjual,” tungkap Pandia.

Baca Juga :  Gula Langka Harga Melambung

Selama tiga bulan, pelaku membeli sabu ke pontianak setiap minggu apabila sudah habis terjual. Ia membeli sabu sebanyak 3 gram tiap minggunya.

Dari Pontianak sabu dibeli sebanyak 1 Gram dengan harga sekitar Rp 650 ribu. Sabu lalu diedarkan dengan paket kecil.

“Ada yang dijual seharga Rp 100 ribu dan Rp 200 ribu per paket, sehingga hasil penjualan diproleh keuntungan dua kali lipat,” katanya.

Untuk sementara barang bukti sabu dan urine pelaku sedang diperiksa di laboratorium Pontianak.

Ia pun mengapresiasi warga yang telah memberikan informasi mengenai keberadaan pengedar sabu tersebut. Ia menghimbau warga untuk dapat terus bekerja sama degan Kepolisian Resor Landak dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah kabupaten landak.

Baca Juga :  Tusuk Satpam, Bawa Kabur Rp19 Juta

“Warga dapat memberikan informasi kepada kami, karena amanat UU mengatakan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Dan peran serta masyarakat juga diperlukan dalam hal tersebut, dan kami ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan dukungan yang sudah terjalin sebelumnya,” tutup Pandia. (mif)

NGABANG – Melalui sebuah aksi pembelian terselubung, Satuan Narkoba Polres Landak berhasil mengamankan seorang warga Dusun Nahaya, Desa Amboyo Selatan Kecamatan Ngabang, Selasa (18/2). Dari tangan pelaku, polisi menemukan 19 klip yang diduga berisikan narkoba jenis sabu seberat 6,91 gram.

Kepala Satuan Narkoba Polres Landak Iptu Pandia menjelaskan, menurut pengakuan pelaku barang haram tersebut didapat dari daerah Tanjung Hulu Kota Pontianak. Namun, pelaku belum menyebutkan nama dan tempat secara jelas.

“Pelaku membeli sabu untuk di jual di Nahaya dan juga pelaku sebagai penguna narkotika. Menurut keteranganya bahwa pelaku menjual narkotika sejak tiga bulan yang lalu namun sebelumnya sudah pernah menjual,” tungkap Pandia.

Baca Juga :  Peringati HUT RI ke-74, Ratusan Regu Pelajar Ikut Lomba Gerak Jalan di Mempawah

Selama tiga bulan, pelaku membeli sabu ke pontianak setiap minggu apabila sudah habis terjual. Ia membeli sabu sebanyak 3 gram tiap minggunya.

Dari Pontianak sabu dibeli sebanyak 1 Gram dengan harga sekitar Rp 650 ribu. Sabu lalu diedarkan dengan paket kecil.

“Ada yang dijual seharga Rp 100 ribu dan Rp 200 ribu per paket, sehingga hasil penjualan diproleh keuntungan dua kali lipat,” katanya.

Untuk sementara barang bukti sabu dan urine pelaku sedang diperiksa di laboratorium Pontianak.

Ia pun mengapresiasi warga yang telah memberikan informasi mengenai keberadaan pengedar sabu tersebut. Ia menghimbau warga untuk dapat terus bekerja sama degan Kepolisian Resor Landak dalam memberantas penyalahgunaan narkotika di wilayah kabupaten landak.

Baca Juga :  Satgas TMMD Siapkan Posko Informasi

“Warga dapat memberikan informasi kepada kami, karena amanat UU mengatakan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Dan peran serta masyarakat juga diperlukan dalam hal tersebut, dan kami ucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan dukungan yang sudah terjalin sebelumnya,” tutup Pandia. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/