alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Jaringan Kabel Listrik Resahkan Warga

MEMPAWAH – Sebagian masyarakat Kota Mempawah mengaku resah dengan pemasangan kabel listrik di pinggir jalan raya. Mereka khawatir jaringan kabel listrik tersebut dapat membahayakan keselamatan warga. Pihak terkait diminta meninjau ulang penempatan jalur pemasangan jaringan kabel.

“Kami sebagai masyarakat awam khawatir melihat jaringan kabel yang ditanam di pinggir jalan raya Kota Mempawah. Kita takut, suatu saat nanti jaringan kabel ini mencelakai dan mengancam keselamatan warga,” tutur Masyarakat Kota Mempawah, Muhammad Agus Susanto kepada Pontianak Post, Rabu (18/9) sore.

Menurut Agus, jaringan kabel listrik memiliki tingkat resiko yang cukup besar. Mengingat, jaringan kabel tersebut nantinya akan dialiri arus listrik dengan tegangan tinggi. Dipastikan kondisi itu sangat berbahaya terhadap masyarakat dan lingkungan.

Baca Juga :  AMPG Mempawah Usulkan Figur Millenial

“Jaringan kabel dengan ukuran kecil saja bisa membunuh manusia, apalagi jika kabelnya berdiameter besar dan dialiri dengan tenaga listrik yang besar pula. Sangat wajar jika masyarakat merasa khawatir dan cemas melihat ada jaringan kabel yang ditanam dilingkungan tempat tinggalnya,” pendapat Agus.

Secara teknis, Agus mengaku tidak mengetahui secara pasti tingkat keamanan jaringan kabel listrik yang ditanam di pinggir jalan raya Kota Mempawah itu. Namun, dia meyakini pemasangan tersebut pastinya telah melalui perencanaan dan kajian dari pihak berwenang yang ahli dan kompeten dibidang tersebut.

“Makanya kita meminta jaminan dari pihak-pihak yang bertanggungjawab terhadap pemasangan jaringan kabel listrik ini. Jangan sampai jaringan kabel listrik ini mencelakai keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Terapkan UKS Setiap Hari di Sekolah

Karenanya, Agus berharap pihak terkait yang bertanggungjawab terhadap pemasangan jaringan kabel listrik itu dapat memberikan penjelasan kepada mayarakat. Terutama menyangkut tingkat keamanan bagi masyarakat dan lingkungannya. Sehingga, keberadaan jaringan kabel listrik tersebut tidak menimbulkan keresahan.

“Harusnya sejak awal dilakukan sosialisasi kepada masyarakat yang lingkungannya akan dilewati rute jaringan kabel listrik. Masyarakat harus diberikan pengetahuan tentang jaringan kabel listrik itu. Agar tidak meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (wah)

MEMPAWAH – Sebagian masyarakat Kota Mempawah mengaku resah dengan pemasangan kabel listrik di pinggir jalan raya. Mereka khawatir jaringan kabel listrik tersebut dapat membahayakan keselamatan warga. Pihak terkait diminta meninjau ulang penempatan jalur pemasangan jaringan kabel.

“Kami sebagai masyarakat awam khawatir melihat jaringan kabel yang ditanam di pinggir jalan raya Kota Mempawah. Kita takut, suatu saat nanti jaringan kabel ini mencelakai dan mengancam keselamatan warga,” tutur Masyarakat Kota Mempawah, Muhammad Agus Susanto kepada Pontianak Post, Rabu (18/9) sore.

Menurut Agus, jaringan kabel listrik memiliki tingkat resiko yang cukup besar. Mengingat, jaringan kabel tersebut nantinya akan dialiri arus listrik dengan tegangan tinggi. Dipastikan kondisi itu sangat berbahaya terhadap masyarakat dan lingkungan.

Baca Juga :  Abdul Kholik dan Rohmi Jadi Lanceng Praben 2019

“Jaringan kabel dengan ukuran kecil saja bisa membunuh manusia, apalagi jika kabelnya berdiameter besar dan dialiri dengan tenaga listrik yang besar pula. Sangat wajar jika masyarakat merasa khawatir dan cemas melihat ada jaringan kabel yang ditanam dilingkungan tempat tinggalnya,” pendapat Agus.

Secara teknis, Agus mengaku tidak mengetahui secara pasti tingkat keamanan jaringan kabel listrik yang ditanam di pinggir jalan raya Kota Mempawah itu. Namun, dia meyakini pemasangan tersebut pastinya telah melalui perencanaan dan kajian dari pihak berwenang yang ahli dan kompeten dibidang tersebut.

“Makanya kita meminta jaminan dari pihak-pihak yang bertanggungjawab terhadap pemasangan jaringan kabel listrik ini. Jangan sampai jaringan kabel listrik ini mencelakai keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Satu Rumah di Jongkat Terbakar

Karenanya, Agus berharap pihak terkait yang bertanggungjawab terhadap pemasangan jaringan kabel listrik itu dapat memberikan penjelasan kepada mayarakat. Terutama menyangkut tingkat keamanan bagi masyarakat dan lingkungannya. Sehingga, keberadaan jaringan kabel listrik tersebut tidak menimbulkan keresahan.

“Harusnya sejak awal dilakukan sosialisasi kepada masyarakat yang lingkungannya akan dilewati rute jaringan kabel listrik. Masyarakat harus diberikan pengetahuan tentang jaringan kabel listrik itu. Agar tidak meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (wah)

Most Read

Pemkab Kembali Beri Insentif

PENTAS LUKAKU-RONALDO

Masyarakat Tolak Investasi Tambang

Artikel Terbaru

/