alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Banjir Bandang Landa Tiang Tanjung Mempawah Hulu Landak, Rumah Hingga Lahan Pertanian Terendam

NGABANG – Banjir bandang menerjang Dusun Pandan, Deda Tiang Tanjung, Kecamatan Mempawah Hulu, Rabu (18/11) sore. Sedikitnya lima rumah warga terendam.

Hujan terjadi akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut. Air meninggi sekitar pukul 16.00 WIB hari itu.

Hujan deras yang terjadi diwilayah tersebut, mengakibatkan debit air Sungai Mempawah meningkat. Luapan air kemudian menggenangi jalan raya serta beberapa rumah warga beserta lahan pertanian.

Selain itu, air yang mengalir melewati jalan raya dan lahan pertanian warga mengalir ke Sungai Mempawah. Namun air tertahan oleh jembatan darurat atau jembatan sementara yang berada di bawah jembatan Poyong.

Arus deras sungai Mempawah yang meluap membanjiri Desa Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak Rabu (18/11). Foto Istimewa

Sampah yang menumpuk di jembatan tersebut membendung air sungai. Lalu air membelok ke arah samping kanan jembatan hingga naik ke jalan raya.

Baca Juga :  Landak Banjir, PT Pelindo II/IPC Cabang Pontianak Salurkan Bantuan Bahan Pangan

Kemudian melewati lahan pertanian warga bahkan mengenangi rumah warga. Selain melewati dan menggenangi rumah warga, banjir bandang ini juga merusak jembatan Poyong pada bagian pondasi jembatan.

Camat Mempawah Hulu Priscilla Angela, Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Asep Tabroni dan Danramil Mempawah Hulu Kapt Inf Ceng Deding mengecek langsung ke lokasi banjir bandang.

Selanjutnya mendata kerusakan jembatan dan mendatangi rumah warga yang mengalami banjir, dengan kedalaman sekitar 30 cm di dalam rumah.

Sedikitnya lima rumah warga terendam. Rumah tersebut diketahui meruoakan milik Angel, Yoyo, Lina, Martika, dan Eri. Kelimanya merupakan warga Dusun Pandan, Desa Tiang Tanjung.

Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Asep Tabroni menerangkan, terjadinya banjir bandang adalah akibat tingginya curah hujan dan tumpukan sampah yang tersangkut oleh jembatan darurat.

Baca Juga :  Potong Gaji, PKS Berhasil Kumpulkan Rp100 Juta

“Sehingga menyebabkan aliran air tertahan, selanjutnya meluap ke sisi kanan jembatan melewati jalan raya dan lahan pertanian serta rumah warga,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, apabila hujan kembali turun lagi, dipastikan akan ada banjir bandang susulan lagi.

“Banjir akan membuat kerusakan yang lebih parah terhadap jembatan Poyong, lahan pertanian, dan rumah warga,” kata Kapolsek.

Kapolsek mengimbau kepada warga masyarakat yang tinggal dipinggiran sungai untuk berhati-hati.

“Saya harap selalu waspada jika sewaktu-waktu banjir datang tiba-tiba,” tutupnya. (mif)

NGABANG – Banjir bandang menerjang Dusun Pandan, Deda Tiang Tanjung, Kecamatan Mempawah Hulu, Rabu (18/11) sore. Sedikitnya lima rumah warga terendam.

Hujan terjadi akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut. Air meninggi sekitar pukul 16.00 WIB hari itu.

Hujan deras yang terjadi diwilayah tersebut, mengakibatkan debit air Sungai Mempawah meningkat. Luapan air kemudian menggenangi jalan raya serta beberapa rumah warga beserta lahan pertanian.

Selain itu, air yang mengalir melewati jalan raya dan lahan pertanian warga mengalir ke Sungai Mempawah. Namun air tertahan oleh jembatan darurat atau jembatan sementara yang berada di bawah jembatan Poyong.

Arus deras sungai Mempawah yang meluap membanjiri Desa Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak Rabu (18/11). Foto Istimewa

Sampah yang menumpuk di jembatan tersebut membendung air sungai. Lalu air membelok ke arah samping kanan jembatan hingga naik ke jalan raya.

Baca Juga :  Tujuh Daerah Bebas Covid-19

Kemudian melewati lahan pertanian warga bahkan mengenangi rumah warga. Selain melewati dan menggenangi rumah warga, banjir bandang ini juga merusak jembatan Poyong pada bagian pondasi jembatan.

Camat Mempawah Hulu Priscilla Angela, Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Asep Tabroni dan Danramil Mempawah Hulu Kapt Inf Ceng Deding mengecek langsung ke lokasi banjir bandang.

Selanjutnya mendata kerusakan jembatan dan mendatangi rumah warga yang mengalami banjir, dengan kedalaman sekitar 30 cm di dalam rumah.

Sedikitnya lima rumah warga terendam. Rumah tersebut diketahui meruoakan milik Angel, Yoyo, Lina, Martika, dan Eri. Kelimanya merupakan warga Dusun Pandan, Desa Tiang Tanjung.

Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Asep Tabroni menerangkan, terjadinya banjir bandang adalah akibat tingginya curah hujan dan tumpukan sampah yang tersangkut oleh jembatan darurat.

Baca Juga :  Cegah Tatap Muka Selama Pandemi Covid-19

“Sehingga menyebabkan aliran air tertahan, selanjutnya meluap ke sisi kanan jembatan melewati jalan raya dan lahan pertanian serta rumah warga,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, apabila hujan kembali turun lagi, dipastikan akan ada banjir bandang susulan lagi.

“Banjir akan membuat kerusakan yang lebih parah terhadap jembatan Poyong, lahan pertanian, dan rumah warga,” kata Kapolsek.

Kapolsek mengimbau kepada warga masyarakat yang tinggal dipinggiran sungai untuk berhati-hati.

“Saya harap selalu waspada jika sewaktu-waktu banjir datang tiba-tiba,” tutupnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/