alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Ketapang Turut Ambil Bagian

Batam TTI Expo 2019 di Megamall Batam Center

KETAPANG – Pemerintah Daerah Ketapang, ikut ambil bagian dalam Pameran Pariwisata, Perdagangan, dan Investasi di Batam, Provinsi Kepualauan Riau. Kegiatan yang juga disandingkan dengan Pameran Agribisnis dan Pangan Inovatif 2019 ini berlangsung sepanjang 19 – 22 September di Megamall Batam Center. Dalam kesempatan ini, Pemda Ketapang diwakili oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ketapang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ketapang, Yulianus, menjelaskan bahwa keikutsertaan Pemda Ketapang dalam kegiatan tersebut, merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan budaya yang dimiliki Ketapang kepada masyarakat luas. “Ini adalah salah satu upaya agar kekayaan budaya yang dimiliki Ketapang dikenal oleh masyarakat luas,” katanya didampingi Kabid Kebudayaan Issiat Isyak dan Kasi Pelestarian Budaya Daerah Pankrasius (Unyen), diwawancarai di lokasi acara, kemarin (20/9).

Dia menjelaskan, dalam kesempatan tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ketapang mempersembahkan tari etnik Dayak Ketapang. Penampilan tari tersebut, dijelaskan dia, disajikan oleh empat penari perempuan yang tampil dalam acara pembukaan pameran pada Kamis (19/9) siang. “Kita bangga karena bisa tampil di daerah lain dan mendapatkan sambutan yang luar biasa,” ucapnya.

Baca Juga :  Bersama Perangi Informasi Hoaks

Direktur Utama PT. Aira Mitra Media, Nurhadi, mengatakan, Batam Tuorism, Trade, dan Investment Expo 2019 kali ini merupakan yang ke-11. Pameran ini, menurutnya, menampilkan infomasi pariwisata dan mempromosikan produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia kepada masyarakat, buyers dan investor, guna meningkatkan volume nilai pemasaran produk.

Pameran ini bertujuan untuk memperluas jaringan pemasaran produk unggulan daerah, sehingga terjadi peningkatan pemasaran dan perdagangan antardaerah di dalam negeri. “Selain itu, juga untuk mendorong peningkatan mutu produk daerah sesuai permintaan pasar dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah di era perdagangan,” ungkap Nurhadi.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Batam, Jadi Rajagukguk, memastikan pameran ini sangat penting, karena merupakan ajang promosi untuk menyebarluaskan informasi potensi pariwisata, perdagangan, dan produk kerajinan. Pameran ini, diharapkan dia, menjadi peluang investasi dari berbagai daerah di Indonesia secara terintegrasi. “Ini diharapkan sebagai salah satu upaya meningkatkan daya saing dan kreativitas produk-produk unggulan Indonesia di pasar dalam dan luar negeri,” katanya.

Baca Juga :  Dorong Pembangunan dan Perekonomian

Pameran ini, menurut dia, terlaksana berkat dukungan berbagai pihak. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, terutama memberikan kontribusi bagi pengembangan daya saing industri pariwisata, produk-produk unggulan Indonesia, khususnya produk kerajinan, dan peningkatan nilai investasi di Indonesia. “Pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian nasional kita,” pungkasnya. (ser)

Batam TTI Expo 2019 di Megamall Batam Center

KETAPANG – Pemerintah Daerah Ketapang, ikut ambil bagian dalam Pameran Pariwisata, Perdagangan, dan Investasi di Batam, Provinsi Kepualauan Riau. Kegiatan yang juga disandingkan dengan Pameran Agribisnis dan Pangan Inovatif 2019 ini berlangsung sepanjang 19 – 22 September di Megamall Batam Center. Dalam kesempatan ini, Pemda Ketapang diwakili oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ketapang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ketapang, Yulianus, menjelaskan bahwa keikutsertaan Pemda Ketapang dalam kegiatan tersebut, merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan budaya yang dimiliki Ketapang kepada masyarakat luas. “Ini adalah salah satu upaya agar kekayaan budaya yang dimiliki Ketapang dikenal oleh masyarakat luas,” katanya didampingi Kabid Kebudayaan Issiat Isyak dan Kasi Pelestarian Budaya Daerah Pankrasius (Unyen), diwawancarai di lokasi acara, kemarin (20/9).

Dia menjelaskan, dalam kesempatan tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ketapang mempersembahkan tari etnik Dayak Ketapang. Penampilan tari tersebut, dijelaskan dia, disajikan oleh empat penari perempuan yang tampil dalam acara pembukaan pameran pada Kamis (19/9) siang. “Kita bangga karena bisa tampil di daerah lain dan mendapatkan sambutan yang luar biasa,” ucapnya.

Baca Juga :  Pelaku Habisi Korban, Segera Bawa Kabur Motor

Direktur Utama PT. Aira Mitra Media, Nurhadi, mengatakan, Batam Tuorism, Trade, dan Investment Expo 2019 kali ini merupakan yang ke-11. Pameran ini, menurutnya, menampilkan infomasi pariwisata dan mempromosikan produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia kepada masyarakat, buyers dan investor, guna meningkatkan volume nilai pemasaran produk.

Pameran ini bertujuan untuk memperluas jaringan pemasaran produk unggulan daerah, sehingga terjadi peningkatan pemasaran dan perdagangan antardaerah di dalam negeri. “Selain itu, juga untuk mendorong peningkatan mutu produk daerah sesuai permintaan pasar dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah di era perdagangan,” ungkap Nurhadi.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Batam, Jadi Rajagukguk, memastikan pameran ini sangat penting, karena merupakan ajang promosi untuk menyebarluaskan informasi potensi pariwisata, perdagangan, dan produk kerajinan. Pameran ini, diharapkan dia, menjadi peluang investasi dari berbagai daerah di Indonesia secara terintegrasi. “Ini diharapkan sebagai salah satu upaya meningkatkan daya saing dan kreativitas produk-produk unggulan Indonesia di pasar dalam dan luar negeri,” katanya.

Baca Juga :  Aksi Massa di PT SRM, Spontanitas

Pameran ini, menurut dia, terlaksana berkat dukungan berbagai pihak. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, terutama memberikan kontribusi bagi pengembangan daya saing industri pariwisata, produk-produk unggulan Indonesia, khususnya produk kerajinan, dan peningkatan nilai investasi di Indonesia. “Pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian nasional kita,” pungkasnya. (ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/