alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Parit Keladi Akan Ikut Pilkades Serentak

Jadi Desa Definitif

SUNGAI RAYA — Setelah dua tahun melalui pembinaan, pemantauan dan evaluasi dari pemerintah daerah, akhirnya, Kamis (19/9) Desa Parit Keladi resmi menjadi desa definitif di Kubu Raya.

Persemian desa yang merupakan pemekaran dari desa induk yakni Desa Sungai Kakap ini dilakukan langsung Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan yang didampingi Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kubu Raya Nursyam Ibrahim mengatakan, dengan diresmikannya Desa Parit Keladi berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2019, maka Parit Keladi akan dapat mengikuti pemilihan kepala desa serentak di Kubu Raya. Pada tahun berikutnya kata Nursyam, pemerintah daerah juga akan memberikan alokasi dana desa atau ADD.

“Adapun dana desa yang bersumber dari APBN akan diberikan pemerintah pusat setelah nomor kode desa diterbitkan Kementerian Dalam Negeri RI Ditjen PMD di Jakarta,” jelasnya.

Nursyam menjelaskan, untuk memimpin pemerintahan di Desa Parit Keladi, bupati telah mengangkat penjabat kepala desa dari Pegawai Negeri Sipil berdasarkan usulan camat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Penjabat kades, ujar dia, bertugas segera membentuk Badan Permusyawaratan Desa yang akan menggelar musyawarah desa untuk membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD).

Baca Juga :  Perjanjian Kinerja, Bukan Sekadar Formalitas

“Saya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kerja sama yang baik dalam rangka pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat desa,” ucapnya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menambahkan, peresmian desa bukan sekadar formalitas. Menurutnya, peresmian desa adalah momen untuk menancapkan tekad membangun desa setelah melalui proses panjang pemekaran desa. Ia menyebut masih banyak pekerjaan rumah dan tanggungjawab yang harus dijalankan.

“Pemekaran desa bertujuan supaya masyarakat di satu tempat yang memang sudah dianggap siap membentuk pemerintahan mendapatkan kesempatan dan peluang yang sama untuk memperoleh keadilan pelayanan,” katanya.

Muda mengingatkan, pemekaran desa bukan untuk memberikan seseorang jabatan atau posisi kekuasaan. Pemekaran, menurut dia, adalah penguat untuk bersama membangun desa dengan cara dan arah yang baik. Melalui pemekaran desa, masyarakat akan mendapatkan peluang dan kesempatan yang sama untuk dilayani dengan keadilan yang sesungguhnya.

Ketua Tim Pemekaran Desa Parit Keladi Rasikin berterima kasih kepada semua pihak khususnya kepala desa induk Sungai Kakap Hendri Oktavia yang dinilainya sangat membantu proses pemekaran selama delapan tahun.

Baca Juga :  Landak Tutup Objek Wisata

“Terima kasih kepada kepala desa induk yang telah dengan ikhlas merelakan sebagian ‘rumahnya’ diberikan kepada warga Parit Keladi. Selama sekitar delapan tahun proses pemekaran, Kades Sungai Kakap Hendri Oktavia selalu aktif mendampingi,” ungkapnya.

Kepada masyarakat Desa Parit Keladi, Rasikin mengajak untuk terus menjaga persatuan dan kekompakan. “Siapapun yang pada November nanti terpilih menjadi pemimpin Desa Parit Keladi yang pertama, mari kita dukung. Ingat selalu semangat kita untuk maju dan membangun Parit Keladi dengan pengelolaan tata kelola pemerintahan desa yang baik, benar, dan transparan,”ajaknya.

Sementara itu, Camat Sungai Kakap Rusdety meminta penjabat Kepala Desa Parit Keladi segera membentuk Badan Permusyawaratan Desa. Dirinya berharap perjuangan masyarakat terkait pemekaran desa tidak terhenti sekadar di acara peresmian desa.

“Harapan terbesar kita berikutnya adalah masyarakat punya tugas dan beban yang lebih besar, yaitu bersama-sama mewujudkan cita-cita yang selama ini diperjuangkan. Jadikan desa ini desa yang memiliki kemandirian sehingga mudah-mudahan dalam 5-10 tahun ke depan kita menjadi desa yang mandiri,” pungkasnya. (ash)

Jadi Desa Definitif

SUNGAI RAYA — Setelah dua tahun melalui pembinaan, pemantauan dan evaluasi dari pemerintah daerah, akhirnya, Kamis (19/9) Desa Parit Keladi resmi menjadi desa definitif di Kubu Raya.

Persemian desa yang merupakan pemekaran dari desa induk yakni Desa Sungai Kakap ini dilakukan langsung Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan yang didampingi Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kubu Raya Nursyam Ibrahim mengatakan, dengan diresmikannya Desa Parit Keladi berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2019, maka Parit Keladi akan dapat mengikuti pemilihan kepala desa serentak di Kubu Raya. Pada tahun berikutnya kata Nursyam, pemerintah daerah juga akan memberikan alokasi dana desa atau ADD.

“Adapun dana desa yang bersumber dari APBN akan diberikan pemerintah pusat setelah nomor kode desa diterbitkan Kementerian Dalam Negeri RI Ditjen PMD di Jakarta,” jelasnya.

Nursyam menjelaskan, untuk memimpin pemerintahan di Desa Parit Keladi, bupati telah mengangkat penjabat kepala desa dari Pegawai Negeri Sipil berdasarkan usulan camat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Penjabat kades, ujar dia, bertugas segera membentuk Badan Permusyawaratan Desa yang akan menggelar musyawarah desa untuk membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD).

Baca Juga :  Putra dan Putri Pariwisata Promosikan Potensi Wisata

“Saya mengajak masyarakat untuk meningkatkan kerja sama yang baik dalam rangka pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat desa,” ucapnya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menambahkan, peresmian desa bukan sekadar formalitas. Menurutnya, peresmian desa adalah momen untuk menancapkan tekad membangun desa setelah melalui proses panjang pemekaran desa. Ia menyebut masih banyak pekerjaan rumah dan tanggungjawab yang harus dijalankan.

“Pemekaran desa bertujuan supaya masyarakat di satu tempat yang memang sudah dianggap siap membentuk pemerintahan mendapatkan kesempatan dan peluang yang sama untuk memperoleh keadilan pelayanan,” katanya.

Muda mengingatkan, pemekaran desa bukan untuk memberikan seseorang jabatan atau posisi kekuasaan. Pemekaran, menurut dia, adalah penguat untuk bersama membangun desa dengan cara dan arah yang baik. Melalui pemekaran desa, masyarakat akan mendapatkan peluang dan kesempatan yang sama untuk dilayani dengan keadilan yang sesungguhnya.

Ketua Tim Pemekaran Desa Parit Keladi Rasikin berterima kasih kepada semua pihak khususnya kepala desa induk Sungai Kakap Hendri Oktavia yang dinilainya sangat membantu proses pemekaran selama delapan tahun.

Baca Juga :  Bupati Erlina Bertemu Najwa Shihab

“Terima kasih kepada kepala desa induk yang telah dengan ikhlas merelakan sebagian ‘rumahnya’ diberikan kepada warga Parit Keladi. Selama sekitar delapan tahun proses pemekaran, Kades Sungai Kakap Hendri Oktavia selalu aktif mendampingi,” ungkapnya.

Kepada masyarakat Desa Parit Keladi, Rasikin mengajak untuk terus menjaga persatuan dan kekompakan. “Siapapun yang pada November nanti terpilih menjadi pemimpin Desa Parit Keladi yang pertama, mari kita dukung. Ingat selalu semangat kita untuk maju dan membangun Parit Keladi dengan pengelolaan tata kelola pemerintahan desa yang baik, benar, dan transparan,”ajaknya.

Sementara itu, Camat Sungai Kakap Rusdety meminta penjabat Kepala Desa Parit Keladi segera membentuk Badan Permusyawaratan Desa. Dirinya berharap perjuangan masyarakat terkait pemekaran desa tidak terhenti sekadar di acara peresmian desa.

“Harapan terbesar kita berikutnya adalah masyarakat punya tugas dan beban yang lebih besar, yaitu bersama-sama mewujudkan cita-cita yang selama ini diperjuangkan. Jadikan desa ini desa yang memiliki kemandirian sehingga mudah-mudahan dalam 5-10 tahun ke depan kita menjadi desa yang mandiri,” pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/