alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Penyelundupan Ponsel di Rutan

Fasilitasi dengan Wartelsus

SANGGAU – Ponsel menjadi salah satu momok bagi sipir di Rumah Tahanan (Rutan). Penyelundupan barang tersebut cukup banyak termasuk di Rutan Sanggau dalam beberapa waktu belakangan. Pihak Rutan Sanggau telah berupaya melakukan penyitaan saat razia namun kadang ada saja celah barang tersebut masuk ke dalam lapas.

Untuk saat ini, pihak rutan telah melakukan tindakan tegas dengan langsung merusak temuan handphone dan dipajang sebagai peringatan.

“Razia tetap jalan. Kalau razia sekalian bawa air pakai ember. Jadi ponsel yang kedapatan saat razia langsung dimasukkan ke air. Tidak ada kompromi. Setelah itu nanti dipajang di dinding untuk menjadi perhatian,” ungkap Kepala Rutan Sanggau, Isnawan, Rabu (21/8).

Baca Juga :  Bea Cukai Musnahkan Rp2,25 M BMN

Pajangan handphone itu sengaja di simpan di ruang besuk agar pembesuk bisa melihat bahwa tidak boleh lagi penggunaan handphone di dalam rumah tahanan. Kalau masih ada yang mencoba-coba maka akan diambil langkah penindakan dengan tegas.

“Sekarang sudah mulai berkurang secara perlahan. Saya sudah tegaskan tidak ada lagi selundupan handphone. Kalau dapat langsung celupkan ke air. Ini antisipasi kita agar jaringan dan komunikasi kejahatan tidak lagi dapat masuk,” jelasnya.

Meski demikian, bukan tanpa solusi. Saat ini rutan juga sudah menyediakan layanan telepon secara khusus dengan sistem yang dirancang sedemikian rupa. Menggunakan sistem kode voucher yang dapat diisi hanya oleh pengguna kode tersebut. Layanan telepon ini juga hanya bisa untuk menelpon dan tidak dapat menerima telepon.

Baca Juga :  Sinkronisasi Data Kependudukan

“Wartelsus ini solusi yang diberikan. Jadi penyelundupan tertangani, solusi juga diberikan. Jadi seimbang menekan kasusnya,” ujarnya. (sgg)

Fasilitasi dengan Wartelsus

SANGGAU – Ponsel menjadi salah satu momok bagi sipir di Rumah Tahanan (Rutan). Penyelundupan barang tersebut cukup banyak termasuk di Rutan Sanggau dalam beberapa waktu belakangan. Pihak Rutan Sanggau telah berupaya melakukan penyitaan saat razia namun kadang ada saja celah barang tersebut masuk ke dalam lapas.

Untuk saat ini, pihak rutan telah melakukan tindakan tegas dengan langsung merusak temuan handphone dan dipajang sebagai peringatan.

“Razia tetap jalan. Kalau razia sekalian bawa air pakai ember. Jadi ponsel yang kedapatan saat razia langsung dimasukkan ke air. Tidak ada kompromi. Setelah itu nanti dipajang di dinding untuk menjadi perhatian,” ungkap Kepala Rutan Sanggau, Isnawan, Rabu (21/8).

Baca Juga :  PLN Tanam 500 Bibit Pohon

Pajangan handphone itu sengaja di simpan di ruang besuk agar pembesuk bisa melihat bahwa tidak boleh lagi penggunaan handphone di dalam rumah tahanan. Kalau masih ada yang mencoba-coba maka akan diambil langkah penindakan dengan tegas.

“Sekarang sudah mulai berkurang secara perlahan. Saya sudah tegaskan tidak ada lagi selundupan handphone. Kalau dapat langsung celupkan ke air. Ini antisipasi kita agar jaringan dan komunikasi kejahatan tidak lagi dapat masuk,” jelasnya.

Meski demikian, bukan tanpa solusi. Saat ini rutan juga sudah menyediakan layanan telepon secara khusus dengan sistem yang dirancang sedemikian rupa. Menggunakan sistem kode voucher yang dapat diisi hanya oleh pengguna kode tersebut. Layanan telepon ini juga hanya bisa untuk menelpon dan tidak dapat menerima telepon.

Baca Juga :  Sepmot vs Fuso, Dua Tewas

“Wartelsus ini solusi yang diberikan. Jadi penyelundupan tertangani, solusi juga diberikan. Jadi seimbang menekan kasusnya,” ujarnya. (sgg)

Most Read

Ketersediaan Beras Sintang Aman

Percepat Vaksinasi Pelajar

Anggota Panwascam Dapat Bantuan  

Artikel Terbaru

/