alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Bupati Pastikan Penerapan E-Kinerja

Sosialisasi PP Penilaian Kinerja PNS

MEMPAWAH – Memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para aparaturnya, Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 tahun 2019. Diikuti puluhan pegawai, sosialisasi dibuka Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH, Senin (21/10) di Aula Kantor Bupati Mempawah.

Menghadirkan narasumber Direktur Pengadaan dan Kepangkatan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI, Ibtri Rezeki SH MM, kegiatan itu turut dihadiri Sekda, Drs H Ismail  MM, Kepala OPD dan sejumlah aparatur Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Erlina menerangkan, PP Nomor 30 tahun 2019 merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN. Tujuannya, mewujudkan ASN yang profesional, kompeten dan kompetitif sebagai bagian penting dari pelaksanaan reformasi birokrasi.

“Salah satu sistem manajemen kinerja ASN berdasarkan pada prinsip penilaian. Tujuannya, untuk untuk mengukur dan manjamin obyektivitas pembinaan ASN yang didasarkan pada prestasi dan karir,” terangnya.

Baca Juga :  Robo-robo 2020, Momentum Tolak Bala Virus Corona

Maka, lanjut Erlina, PP Nomor 30 tahun 2019 ini mengatur tentang penilaian kinerja ASN yang terdiri atas penilaian perilaku kerja dan penilaian kinerja. Termausk pula mengatur tentang sanksi administrasi bahkan pemberhentian aparatur yang melakukan pelanggaran.

“Penilaian ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur dan budaya malu bagi ASN sehingga mendorong kinerja dan disiplin yang lebih baik. Karena hukuman dan sanksi yang diterapkan lebih berat daripada peraturan sebelumnya,” pendapat Erlina.

Masih dalam kesempatan itu, bupati menegaskan, penilaian kinerja ASN akan menerapkan sistem informasi E-Kinerja. Penggunaan sistem E-Kinerja ini mencakup perencanaan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyajikan, mendokumentasikan data penilaian dan evaluasi kinerja ASN itu sendiri.

Baca Juga :  DPRD Landak Gelar Dengar Pendapat Raperda Kelembagaan Adat, Heri Saman: Upaya Pemberdayaan Adat Dayak

“Dengan sistem penilaian baru ini, kinerja ASN akan dipantau secara periodik, secara langsung oleh Kepala OPD dilingkungan kerjanya masing-masing. Sehingga, penilaian akan lebih obyektif dan riil,” sebutnya.

Erlina berharap, penilaian dengan sistem E-Kinerja akan membawa perubahan besar terhadap peningkatan mutu dan kualitas ASN Pemerintah Kabupaten Mempawah dimasa mendatang. Sehingga, ASN lebih kompetitif dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan publik.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah akan menerapkan E-Kinerja. Saat ini, kita sedang melakukan berbagai persiapan untuk penerapannya. Mudah-mudahan dengan sistem ini, dapat menciptaka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang Good Governance dan Clean Govermance,” tukasnya. (wah)

 

Sosialisasi PP Penilaian Kinerja PNS

MEMPAWAH – Memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para aparaturnya, Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 tahun 2019. Diikuti puluhan pegawai, sosialisasi dibuka Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH, Senin (21/10) di Aula Kantor Bupati Mempawah.

Menghadirkan narasumber Direktur Pengadaan dan Kepangkatan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI, Ibtri Rezeki SH MM, kegiatan itu turut dihadiri Sekda, Drs H Ismail  MM, Kepala OPD dan sejumlah aparatur Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Erlina menerangkan, PP Nomor 30 tahun 2019 merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN. Tujuannya, mewujudkan ASN yang profesional, kompeten dan kompetitif sebagai bagian penting dari pelaksanaan reformasi birokrasi.

“Salah satu sistem manajemen kinerja ASN berdasarkan pada prinsip penilaian. Tujuannya, untuk untuk mengukur dan manjamin obyektivitas pembinaan ASN yang didasarkan pada prestasi dan karir,” terangnya.

Baca Juga :  Truk Yon Armed Ngabang Terguling di Jalan Trans Kalimantan

Maka, lanjut Erlina, PP Nomor 30 tahun 2019 ini mengatur tentang penilaian kinerja ASN yang terdiri atas penilaian perilaku kerja dan penilaian kinerja. Termausk pula mengatur tentang sanksi administrasi bahkan pemberhentian aparatur yang melakukan pelanggaran.

“Penilaian ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur dan budaya malu bagi ASN sehingga mendorong kinerja dan disiplin yang lebih baik. Karena hukuman dan sanksi yang diterapkan lebih berat daripada peraturan sebelumnya,” pendapat Erlina.

Masih dalam kesempatan itu, bupati menegaskan, penilaian kinerja ASN akan menerapkan sistem informasi E-Kinerja. Penggunaan sistem E-Kinerja ini mencakup perencanaan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyajikan, mendokumentasikan data penilaian dan evaluasi kinerja ASN itu sendiri.

Baca Juga :  Si Melon Menghilang

“Dengan sistem penilaian baru ini, kinerja ASN akan dipantau secara periodik, secara langsung oleh Kepala OPD dilingkungan kerjanya masing-masing. Sehingga, penilaian akan lebih obyektif dan riil,” sebutnya.

Erlina berharap, penilaian dengan sistem E-Kinerja akan membawa perubahan besar terhadap peningkatan mutu dan kualitas ASN Pemerintah Kabupaten Mempawah dimasa mendatang. Sehingga, ASN lebih kompetitif dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan publik.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah akan menerapkan E-Kinerja. Saat ini, kita sedang melakukan berbagai persiapan untuk penerapannya. Mudah-mudahan dengan sistem ini, dapat menciptaka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang Good Governance dan Clean Govermance,” tukasnya. (wah)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/