alexametrics
26 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Siap Hadapi Pemain Nasional, Jajal Peserta Dari Sejumlah Negara

Tim Bridge Sambas berangkat ke Batam, untuk ikuti turnamen. Tak hanya menghadapi pemain nasional. Namun mereka akan menjajal kekuatan pemain pemain Bidge dari sejumlah Negara luar diantaranya Australia, Malaysia, Singapura, Thailand, China serta Jepang.

FAHROZI – Sambas

Supardi Dja’far, S.Pd, MM selaku Ketua Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kabupaten Sambas saat dikonfirmasi via telepon membenarkan bahwa GABSI Kabupaten Sambas mengikutsertakan para pemainnya pada 16th Kepri International Bridge Tournament yang dilaksanakan mulai 23 hingga 25 Agustus 2019 di Batam. Lebih lanjut, Supardi menyebutkan ini merupakan bentuk pembinaan dan uji tanding bagi pemain Bridge di Kabupaten Sambas sehingga dapat meningkatkan dan mengasah kemampuan bermain bridge, dan tujuannya adalah dapat ukir prestasi.

Terlebih dalam 16th Kepri International Bridge Tournament yang merupakan salah satu Tournamen terbuka terbesar agenda Tahunan dari Pengurus Besar GABSI Pusat. Selain banyak diikuti pemain Nasional, seperti Michael Bambang Hartono, Bert Toar Polii, Henky Lasut, Edi Manoppo, Denny Sacul dan lain-lain. Juga diikuti Pemain bridge dari Mancanegara seperti Australia, Malaysia, Singapura, Thailand, China, Jepang dan lain lain.

Baca Juga :  Edukasi Prokes di Ajang Tarub

Mengenai target, ketika ditanya Supardi mengatakan sebagai pemain Bridge, sudah terlatih dan selalu berfikir Realistis. Melihat ketatnya persaingan dalam turnamen tersebut dan mengukur kekuatan Tim yang dikirim, bisa duduk di meja Final saja sudah merupakan prestasi yang sangat baik.

Namun demikian, tujuan utama dikirimnya pemain Sambas adalah supaya dapat memanfaatkan momen untuk dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya baik kepada pemain Nasional maupun pemain Mancanegara. “Timba ilmu agar dapat meningkatkan kemampuan bermain Bridge sehingga dapat berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Sambas dalam Olahraga Bridge. Dan jaga serta jalin silaturahmi antar sesama pemain bridge, baik nasional maupun dari mancanegara,” katanya.

Sementara itu, Surahman, S.Sos, M.Si, Manager Tim Bridge Sambas mengatakan, untuk meningkatkan prestasi memang sudah selayaknya dan harus sering mengikuti turnamen-turnamen besar baik yang berskala Nasional maupun Internasional.

Baca Juga :  Sembilan Ruko Hangus Dilahap Jago Merah

“Dalam 16th Kepri International Bridge Tournament, Kelas pertandingan yang diikuti oleh Tim Sambas adalah Open Team dan Open Pair dimana pada kelas ini Tim Sambas berkesempatan bertemu dengan Tim yang diisi oleh pemain Bridge nasional,” kata Surahman, saat dikonfirmasi sudah berada di Batam. Pertandingan Open Team dilaksanakan 23 hingga 24 Agustus 2019 sedangkan Open Pair dilaksanakan pada 25 Agustus 2019.

Mengenai peluang Tim Sambas dalam Turnamen ini, dengan komposisi pemain yang terdiri dari Bob Sukardi (Playing Captain), Bagus Setiadi, Jamhari, Jaka dan Verry Pebriansyah , Surahman merasa optimis bisa mendapatkan hasil terbaik. Lebih lanjut Surahman menyampaikan Ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sambas, KONI Kabupaten Sambas dan rekan-rekan pengurus GABSI Kabupaten Sambas serta pihak lainnya yang memberikan dukungan.(**)

Tim Bridge Sambas berangkat ke Batam, untuk ikuti turnamen. Tak hanya menghadapi pemain nasional. Namun mereka akan menjajal kekuatan pemain pemain Bidge dari sejumlah Negara luar diantaranya Australia, Malaysia, Singapura, Thailand, China serta Jepang.

FAHROZI – Sambas

Supardi Dja’far, S.Pd, MM selaku Ketua Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kabupaten Sambas saat dikonfirmasi via telepon membenarkan bahwa GABSI Kabupaten Sambas mengikutsertakan para pemainnya pada 16th Kepri International Bridge Tournament yang dilaksanakan mulai 23 hingga 25 Agustus 2019 di Batam. Lebih lanjut, Supardi menyebutkan ini merupakan bentuk pembinaan dan uji tanding bagi pemain Bridge di Kabupaten Sambas sehingga dapat meningkatkan dan mengasah kemampuan bermain bridge, dan tujuannya adalah dapat ukir prestasi.

Terlebih dalam 16th Kepri International Bridge Tournament yang merupakan salah satu Tournamen terbuka terbesar agenda Tahunan dari Pengurus Besar GABSI Pusat. Selain banyak diikuti pemain Nasional, seperti Michael Bambang Hartono, Bert Toar Polii, Henky Lasut, Edi Manoppo, Denny Sacul dan lain-lain. Juga diikuti Pemain bridge dari Mancanegara seperti Australia, Malaysia, Singapura, Thailand, China, Jepang dan lain lain.

Baca Juga :  Edukasi Prokes di Ajang Tarub

Mengenai target, ketika ditanya Supardi mengatakan sebagai pemain Bridge, sudah terlatih dan selalu berfikir Realistis. Melihat ketatnya persaingan dalam turnamen tersebut dan mengukur kekuatan Tim yang dikirim, bisa duduk di meja Final saja sudah merupakan prestasi yang sangat baik.

Namun demikian, tujuan utama dikirimnya pemain Sambas adalah supaya dapat memanfaatkan momen untuk dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya baik kepada pemain Nasional maupun pemain Mancanegara. “Timba ilmu agar dapat meningkatkan kemampuan bermain Bridge sehingga dapat berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Sambas dalam Olahraga Bridge. Dan jaga serta jalin silaturahmi antar sesama pemain bridge, baik nasional maupun dari mancanegara,” katanya.

Sementara itu, Surahman, S.Sos, M.Si, Manager Tim Bridge Sambas mengatakan, untuk meningkatkan prestasi memang sudah selayaknya dan harus sering mengikuti turnamen-turnamen besar baik yang berskala Nasional maupun Internasional.

Baca Juga :  Maksimalkan Penerimaan Potensi Wakaf Uang

“Dalam 16th Kepri International Bridge Tournament, Kelas pertandingan yang diikuti oleh Tim Sambas adalah Open Team dan Open Pair dimana pada kelas ini Tim Sambas berkesempatan bertemu dengan Tim yang diisi oleh pemain Bridge nasional,” kata Surahman, saat dikonfirmasi sudah berada di Batam. Pertandingan Open Team dilaksanakan 23 hingga 24 Agustus 2019 sedangkan Open Pair dilaksanakan pada 25 Agustus 2019.

Mengenai peluang Tim Sambas dalam Turnamen ini, dengan komposisi pemain yang terdiri dari Bob Sukardi (Playing Captain), Bagus Setiadi, Jamhari, Jaka dan Verry Pebriansyah , Surahman merasa optimis bisa mendapatkan hasil terbaik. Lebih lanjut Surahman menyampaikan Ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sambas, KONI Kabupaten Sambas dan rekan-rekan pengurus GABSI Kabupaten Sambas serta pihak lainnya yang memberikan dukungan.(**)

Previous articleTiga WNA Ditahan
Next articleCasback hingga Rp51 Juta

Most Read

Artikel Terbaru

/