alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Sosialisasi Kampung KB Desa Tanjung 

SEKADAU-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat melakukan kegiatan sosialisasi bersama mitra kerja integrasi Kampung KB. Sosialisasi yang dilakukan kali ini melalui lomba sampan bidar dan branding kapal transportasi masyarakat Kabupaten Sekadau di Kampung KB Desa Tanjung, Kecamatan Sekadau Hilir, (15/12). Jalannya sosialisasi kegiatan semakin termaksimalkan, karena pada saat itu juga usai pelantikan Raja Kusuma Negara Sekadau, Gusti Muhammad Effendi, yang turut dihadiri Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN RI, Evi Ratnawati.

Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN RI, Evi Ratnawati memandang, apa yang dilakukan BKKBN Kalbar sebagai upaya dalam penekanan angka nikah muda di wilayah ini. Caranya kata dia, melalui Kampung KB yang telah dibentuk BKKBN Kalbar di Desa Tanjung, Kecamatan Sekadau Hilir.

Baca Juga :  Lantik DPC IPeKB Bengkayang, Tenny; Penyuluh KB Jangan Terlibat Politik Praktis

Sampai terbentuknya Kampung KB menurutnya tak terlepas dari dukungan Pemda Sekadau yang berkomitmen mendukung program BKKBN.

Dalam kegiatan sosialisasi kali ini, ia melihat begitu kreatif karena pesan sosialisasi disampaikan melalui lomba sampan bidar. Dan tak disangka saat kegiatan begitu ramai dihadiri masyarakat.

Pembentukan Kampung KB sendiri lanjut dia, sesuai dengan instruksi presiden dimana tujuannya untuk menyiapkan masyarakat menjadi yang utama dalam segala bidang. “Pun mesti diketahui, Kampung KB bukan hanya milik BKKBN saja, namun lintas sektoral bahu membahu buat memajukan satu kawasan,” katanya.

Di tempat sama, Sekertaris Daerah (Sekda) Sekadau, Zakaria menuturkan, ada lima upaya wajib dilakukan dalam program BKKBN, pertama pengendalian penduduk, pendewasaan usia perkawinan, pengaturan perkawinan, peningkatan keluarga berencana dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Optimis Capaian PK di Kalbar Bisa Seratus Persen

Dari lima poin di atas, semuanya sudah dilakukan di 18 Kampung KB yang ada di Sekadau. Kampung  KB sendiri bentuknya tematik. Artinya dari satu wadah dapat menjalankan semua bidang dengan cara keroyokan bersama lintas sektoral.

Khusus Kampung KB di Desa Tanjung, dipandangangnya mengandalkan wisata. Itu bisa dilihat dengan banyaknya pengrajin serta penjual kulineran.

“Agar semakin baik, Pemda berkewajiban membangun infrastrukturnya. Rencana kita di sini nanti juga akan dibuat jembatan gantung. Artinya dari Kampung KB bisa mensejahterakan warga setempat,” katanya.

Mengenai sosialisasi dengan lomba sampan bidar, tanggapannya sangat positif. Apalagi,160 an pesertanya didominasi oleh remaja GenRe. Momen ini begitu tepat untuk mensosialisasikan program-program BKKBN.(iza)

SEKADAU-Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat melakukan kegiatan sosialisasi bersama mitra kerja integrasi Kampung KB. Sosialisasi yang dilakukan kali ini melalui lomba sampan bidar dan branding kapal transportasi masyarakat Kabupaten Sekadau di Kampung KB Desa Tanjung, Kecamatan Sekadau Hilir, (15/12). Jalannya sosialisasi kegiatan semakin termaksimalkan, karena pada saat itu juga usai pelantikan Raja Kusuma Negara Sekadau, Gusti Muhammad Effendi, yang turut dihadiri Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN RI, Evi Ratnawati.

Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN RI, Evi Ratnawati memandang, apa yang dilakukan BKKBN Kalbar sebagai upaya dalam penekanan angka nikah muda di wilayah ini. Caranya kata dia, melalui Kampung KB yang telah dibentuk BKKBN Kalbar di Desa Tanjung, Kecamatan Sekadau Hilir.

Baca Juga :  TP PKK Sanggau Terima Manggala Karya Kencana

Sampai terbentuknya Kampung KB menurutnya tak terlepas dari dukungan Pemda Sekadau yang berkomitmen mendukung program BKKBN.

Dalam kegiatan sosialisasi kali ini, ia melihat begitu kreatif karena pesan sosialisasi disampaikan melalui lomba sampan bidar. Dan tak disangka saat kegiatan begitu ramai dihadiri masyarakat.

Pembentukan Kampung KB sendiri lanjut dia, sesuai dengan instruksi presiden dimana tujuannya untuk menyiapkan masyarakat menjadi yang utama dalam segala bidang. “Pun mesti diketahui, Kampung KB bukan hanya milik BKKBN saja, namun lintas sektoral bahu membahu buat memajukan satu kawasan,” katanya.

Di tempat sama, Sekertaris Daerah (Sekda) Sekadau, Zakaria menuturkan, ada lima upaya wajib dilakukan dalam program BKKBN, pertama pengendalian penduduk, pendewasaan usia perkawinan, pengaturan perkawinan, peningkatan keluarga berencana dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Pameran Harganas 26 Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Dari lima poin di atas, semuanya sudah dilakukan di 18 Kampung KB yang ada di Sekadau. Kampung  KB sendiri bentuknya tematik. Artinya dari satu wadah dapat menjalankan semua bidang dengan cara keroyokan bersama lintas sektoral.

Khusus Kampung KB di Desa Tanjung, dipandangangnya mengandalkan wisata. Itu bisa dilihat dengan banyaknya pengrajin serta penjual kulineran.

“Agar semakin baik, Pemda berkewajiban membangun infrastrukturnya. Rencana kita di sini nanti juga akan dibuat jembatan gantung. Artinya dari Kampung KB bisa mensejahterakan warga setempat,” katanya.

Mengenai sosialisasi dengan lomba sampan bidar, tanggapannya sangat positif. Apalagi,160 an pesertanya didominasi oleh remaja GenRe. Momen ini begitu tepat untuk mensosialisasikan program-program BKKBN.(iza)

Most Read

Tewas Dilindas Dump Truk

Jaga Tanah, Pasang Patok Batas

Bupati Landak Jawab PU Fraksi DPRD

Artikel Terbaru

/