alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Pemkab Pasang Portal di Aur Sampuk

NGABANG Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Perhubungan kembali memasang portal jalan untuk mencegah truk kelebihan muatan. Kali ini portal jalan serupa gawang berwarna kuning dan hitam tersebut terpasang di Jalan Raya Aur Sampuk Kecamatan Sengah Temila menuju Sebangki, Rabu (26/2). Pada hari itu pula dilaksanakan serah terima kunci portal dan pengoperasiannya kepada Camat Sengah Temila. Sekaligus menjadi ajang uji coba dan sosialisasi mengenai kendaraan over dimensi dan over loading kepada pengguna jalan terutama truk yang akan melintas di daerah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Landak Jaya Saputra, menjelaskan pengoperasian portal tersebut guna mencegah kerusakan jalan raya di daerah tersebut akibat truk nakal yang mengangkut muatan berlebih. Pemasangan portal, menurutnya merujuk pada UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan, PP No. 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Permen Perhubungan No. 82 Tahun 2018 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan, dan Keputusan Bupati Landak No. 550/316/HK-2019 Tentang Penetapan Titik Pemasangan Portal di Ruas Jalan Kabupaten Landak.

Baca Juga :  Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik

“Dengan diaktifkannya Portal jalan ini bertujuan untuk pengawasan terhadap kendaraan yang bermuatan melebihi kapasitas, sehingga jalan ruas Aur Sampuk – Sebangki menjadi awet dan tahan lama, tujuan dibuatnya portal tersebut juga atas permintaan masyarakat agar jalan tidak rusak parah,” ucapnya usai pemasangan portal. Apabila ada kendaraan yang ingin melintasi portal tersebut namun terhalang portal, ia meminta yang bersangkutan untuk melapor dan membuat surat permohonan melintas minimal dua hari sebelum beraktivitas.

“Surat permohonan ini diserahkan ke Kecamatan Sengah Temila. Kemudian pihak Kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Kab. Landak untuk mengeluarkan ijin layak jalan tersebut sesuai dengan Surat Edaran No: 550/022/DISHUB-SP,” jelas Jaya.

Camat Sengah Temila, Emilius, mengaku mendukung adanya pemasangan portal tersebut. Diharapkannya setelah adanya portal, kondisi jalanan di daerah tersebut menjadi tidak cepat rusak. Ia pun meminta kepada segenap lapisan masyarat khusus pengurus Kepala Desa, para Kadus dan Para Ketua RT agar mendukung kegiatan ini dengan mensosialisasikan tentang aturan pemasangan portal serta mengawasi dan menjaga portal yang telah dipasang untuk kepentingan bersama. “Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sama-sama menjaga fasilitas tersebut apabila ada perusakan kembali segera laporkan kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

Baca Juga :  Patroli Gabungan Upaya Penegakkan Prokes Pencegahan Covid-19

Sementara itu, Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan mengatakan pemasangan portal ini merupakan salah satu upaya dari Bupati Landak dalam rangka menjaga kualitas dan masa pakai jalan. Juga dari masyarakat sering mengeluhkan jalan yang cepat rusak. “Penyebabnya adalah karena muatan atau tonase dari mobil angkutan yang melebihi kapasitas. Portal ini kiranya mampu mencegah truk kelebihan muatan untuk melintas,” ucapnya. (mif)

NGABANG Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Perhubungan kembali memasang portal jalan untuk mencegah truk kelebihan muatan. Kali ini portal jalan serupa gawang berwarna kuning dan hitam tersebut terpasang di Jalan Raya Aur Sampuk Kecamatan Sengah Temila menuju Sebangki, Rabu (26/2). Pada hari itu pula dilaksanakan serah terima kunci portal dan pengoperasiannya kepada Camat Sengah Temila. Sekaligus menjadi ajang uji coba dan sosialisasi mengenai kendaraan over dimensi dan over loading kepada pengguna jalan terutama truk yang akan melintas di daerah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Landak Jaya Saputra, menjelaskan pengoperasian portal tersebut guna mencegah kerusakan jalan raya di daerah tersebut akibat truk nakal yang mengangkut muatan berlebih. Pemasangan portal, menurutnya merujuk pada UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan, PP No. 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Permen Perhubungan No. 82 Tahun 2018 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan, dan Keputusan Bupati Landak No. 550/316/HK-2019 Tentang Penetapan Titik Pemasangan Portal di Ruas Jalan Kabupaten Landak.

Baca Juga :  Bangun Masyarakat Sehat dan Sadar Lingkungan

“Dengan diaktifkannya Portal jalan ini bertujuan untuk pengawasan terhadap kendaraan yang bermuatan melebihi kapasitas, sehingga jalan ruas Aur Sampuk – Sebangki menjadi awet dan tahan lama, tujuan dibuatnya portal tersebut juga atas permintaan masyarakat agar jalan tidak rusak parah,” ucapnya usai pemasangan portal. Apabila ada kendaraan yang ingin melintasi portal tersebut namun terhalang portal, ia meminta yang bersangkutan untuk melapor dan membuat surat permohonan melintas minimal dua hari sebelum beraktivitas.

“Surat permohonan ini diserahkan ke Kecamatan Sengah Temila. Kemudian pihak Kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Kab. Landak untuk mengeluarkan ijin layak jalan tersebut sesuai dengan Surat Edaran No: 550/022/DISHUB-SP,” jelas Jaya.

Camat Sengah Temila, Emilius, mengaku mendukung adanya pemasangan portal tersebut. Diharapkannya setelah adanya portal, kondisi jalanan di daerah tersebut menjadi tidak cepat rusak. Ia pun meminta kepada segenap lapisan masyarat khusus pengurus Kepala Desa, para Kadus dan Para Ketua RT agar mendukung kegiatan ini dengan mensosialisasikan tentang aturan pemasangan portal serta mengawasi dan menjaga portal yang telah dipasang untuk kepentingan bersama. “Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sama-sama menjaga fasilitas tersebut apabila ada perusakan kembali segera laporkan kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

Baca Juga :  Dewan Landak Harap Bidan Berikan Pelayanan Maksimal

Sementara itu, Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan mengatakan pemasangan portal ini merupakan salah satu upaya dari Bupati Landak dalam rangka menjaga kualitas dan masa pakai jalan. Juga dari masyarakat sering mengeluhkan jalan yang cepat rusak. “Penyebabnya adalah karena muatan atau tonase dari mobil angkutan yang melebihi kapasitas. Portal ini kiranya mampu mencegah truk kelebihan muatan untuk melintas,” ucapnya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/