alexametrics
23.9 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Nikah Massal Bersama IKI Di Kabupaten Landak

NGABANG – Setelah berpacaran selama sepuluh tahun akhirnya Yanto Dhamma Kusalo, pemuda asli Landak, menikahi Suntari, perempuan asal Pati Jawa Tengah.Pernikahan

ini dilangsungkan berbarengan dengan pemberkatan dan pencatatan perkawinan massal 50 pasang suami-istri yang belum memiliki akta perkawinan, yang diselenggarakan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Diadukcapil) Landak di Vihara Saddharatana, Dusun Saleh Bakabat, Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Rabu (27/11).

Pada kegiatan ini pula diterbitkan 556 dokumen kependudukan meliputi akta perkawinan, KK, akta kelahiran, dan KIA bagi warga masyarakat kurang mampu.

Victorimus, orangtua dari Yanto, bersujud syukur dan berterimakasih kepada Institut Kewarganegaraan Indonesia atas diselenggarakanya kegiatan ini. “Sudah banyak orang orang keturunan dari Ex PP 10/1959 yang telah mendapatkan kejelasan status kewarganegaraannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Personel Polisi Tak Disiplin Jalani Hukuman

Ketua IKI, Saifullah Ma’shum, menjelaskan kegiatan hari itu akan berdampak besar bagi perbaikan administrasi kependudukan warga masyarakat.

“Ujungnya adalah tertatanya database kependudukan di negeri ini,” ujarnya.

Sementara , Kepala Disdukcapil Landak, Alessius Asnanda menyambut baik kerjasama dengan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) dengan kegiatan ini.

“Ini penting, karena setiap pernikahan harus ada dokumen. Artinya kita pastikan seluruh data pelayanan publik itu menggunakan data kependudukan,” ujarnya.Sementara

itu, peneliti senior dari IKI, Eddy Setiawan didampingi Paschasius Hosti Prasetyadji yang hadir dalam acara tersebut mengatakan dokumen identitas hukum seperti akta lahir, KTP, dan KK merupakan dokumen dasar bagi setiap warganegara Indonesia yang terkait pemenuhan hak-hak sipil lainnya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Pahlawan Berlangsung Khidmat

“Sehingga setiap warganegara harus dilayani oleh Pemerintah agar memiliki berbagai dokumen tersebut,” kata Eddy. (mif)

NGABANG – Setelah berpacaran selama sepuluh tahun akhirnya Yanto Dhamma Kusalo, pemuda asli Landak, menikahi Suntari, perempuan asal Pati Jawa Tengah.Pernikahan

ini dilangsungkan berbarengan dengan pemberkatan dan pencatatan perkawinan massal 50 pasang suami-istri yang belum memiliki akta perkawinan, yang diselenggarakan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Diadukcapil) Landak di Vihara Saddharatana, Dusun Saleh Bakabat, Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Rabu (27/11).

Pada kegiatan ini pula diterbitkan 556 dokumen kependudukan meliputi akta perkawinan, KK, akta kelahiran, dan KIA bagi warga masyarakat kurang mampu.

Victorimus, orangtua dari Yanto, bersujud syukur dan berterimakasih kepada Institut Kewarganegaraan Indonesia atas diselenggarakanya kegiatan ini. “Sudah banyak orang orang keturunan dari Ex PP 10/1959 yang telah mendapatkan kejelasan status kewarganegaraannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Personel Polisi Tak Disiplin Jalani Hukuman

Ketua IKI, Saifullah Ma’shum, menjelaskan kegiatan hari itu akan berdampak besar bagi perbaikan administrasi kependudukan warga masyarakat.

“Ujungnya adalah tertatanya database kependudukan di negeri ini,” ujarnya.

Sementara , Kepala Disdukcapil Landak, Alessius Asnanda menyambut baik kerjasama dengan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) dengan kegiatan ini.

“Ini penting, karena setiap pernikahan harus ada dokumen. Artinya kita pastikan seluruh data pelayanan publik itu menggunakan data kependudukan,” ujarnya.Sementara

itu, peneliti senior dari IKI, Eddy Setiawan didampingi Paschasius Hosti Prasetyadji yang hadir dalam acara tersebut mengatakan dokumen identitas hukum seperti akta lahir, KTP, dan KK merupakan dokumen dasar bagi setiap warganegara Indonesia yang terkait pemenuhan hak-hak sipil lainnya.

Baca Juga :  Oknum Guru Cabuli Siswa dengan Cara tak Wajar

“Sehingga setiap warganegara harus dilayani oleh Pemerintah agar memiliki berbagai dokumen tersebut,” kata Eddy. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/