alexametrics
26.7 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

2.132 Pelamar Daftar CPNS di Mempawah, Peminat Terbanyak Formasi Guru Kelas

MEMPAWAH – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mencatat sebanyak 2.132 pelamar mengisi pendaftaran formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Mempawah tahun 2019. Ribuan pelamar ini akan memperebutkan 157 slot Aparatur Negara Sipil (ASN).

Kasubbid Pengadaan dan Pensiun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mempawah, Dani Iska Listiana menjelaskan, sesuai jawdal terakhir pendaftaran online sscn pada tanggal 26 November lalu tercatat 2.132 pelamar mendaftarkan diri sebagai CPNS Pemerintah Kabupaten Mempawah.

“Dan pelamar yang telah menyerahkan berkas hingga tanggal 27 November sebanyak 2.037 berkas. Namun, jumlah ini kemungkinan masih akan bertambah. Karena, kita masih memberikan kesempatan kepada pelamar untuk menyerahkan berkasnya hingga proses verifikasi data tuntas,” terangnya.

Iska menyebut, pihaknya memberikan toleransi dan waktu yang cukup panjang kepada para pelamar untuk mengembalikan berkas pendaftaran. Namun, dia mengingatkan agar pelamar telah menyerahkan berkas sebelum batas akhir proses verifikasi pada tanggal 30 November nanti.

Baca Juga :  Sosialisasi Covid-19; Perintahkan Kades Ubah Nomenklatur APBDes

“Mungkin ada pelamar yang tidak membaca pengumuman atau kendala lainnya hingga tertunda pengembalian berkas. Maka, kita perbolehkan untuk mengembalikan berkas hingga sebelum tahapan verifikasi berakhir,” ucapnya.

Terkait kendala, Iska menyebut sejauh ini tidak ada kendala berarti yang ditemuinya dalam proses penerimaan berkas dan verifikasi data pelamar. Dia mengatakan masih dalam proses verifikasi data agar seluruh dokumen yang dibutuhkan dapat terpenuhi.

“Untuk verifikasi, berkas yang tidak memenuhi syarat akan gugur. Misalnya terkait kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai dengan formasi penerimaan CPNS. Sampai saat ini, sudah ada 5 berkas yang tidak memenuhi syarat, dan kemungkinan masih akan terus bertambah,” katanya.

Akan tetapi, imbuh dia, untuk kelengkapan berkas pendaftaran yang masih bisa ditoleransi maka akan dikembalikan untuk diperbaiki. Misalnya, menyangkut dokumen legalisir ijazah dan dokumen pelengkap lainnya. “Pelamar atau peminat yang paling banyak adalah formasi guru kelas sekitar 203 orang, sedangkan formasinya hanya 30 lowongan saja,” paparnya.

Baca Juga :  Bupati Minta OPD Bertanggungjawab

Ditanya persiapan tes, Iska memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan SMKN 1 Mempawah Hilir yang akan menjadi lokasi tes. Seperti tahun sebelumnya, panitia akan memakai laboratorium komputer SMKN 1 Mempawah Hilir yang memiliki kurang lebih 80 unit komputer.

“Kami sudah berkoordinasi dengan penyelenggara dan pihak lainnya. Kita akan memakai laboratorium komputer SMKN 1 Mempawah Hilir. Jaringan internet dan semua perangkatnya sudah kita persiapkan. Kemungkinan setiap hari akan dibagi dalam 5-6 sesi selama sepekan,” tukasnya. (wah)

 

 

MEMPAWAH – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mencatat sebanyak 2.132 pelamar mengisi pendaftaran formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Mempawah tahun 2019. Ribuan pelamar ini akan memperebutkan 157 slot Aparatur Negara Sipil (ASN).

Kasubbid Pengadaan dan Pensiun, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mempawah, Dani Iska Listiana menjelaskan, sesuai jawdal terakhir pendaftaran online sscn pada tanggal 26 November lalu tercatat 2.132 pelamar mendaftarkan diri sebagai CPNS Pemerintah Kabupaten Mempawah.

“Dan pelamar yang telah menyerahkan berkas hingga tanggal 27 November sebanyak 2.037 berkas. Namun, jumlah ini kemungkinan masih akan bertambah. Karena, kita masih memberikan kesempatan kepada pelamar untuk menyerahkan berkasnya hingga proses verifikasi data tuntas,” terangnya.

Iska menyebut, pihaknya memberikan toleransi dan waktu yang cukup panjang kepada para pelamar untuk mengembalikan berkas pendaftaran. Namun, dia mengingatkan agar pelamar telah menyerahkan berkas sebelum batas akhir proses verifikasi pada tanggal 30 November nanti.

Baca Juga :  Bupati Terima Bantuan Satgas BUMN

“Mungkin ada pelamar yang tidak membaca pengumuman atau kendala lainnya hingga tertunda pengembalian berkas. Maka, kita perbolehkan untuk mengembalikan berkas hingga sebelum tahapan verifikasi berakhir,” ucapnya.

Terkait kendala, Iska menyebut sejauh ini tidak ada kendala berarti yang ditemuinya dalam proses penerimaan berkas dan verifikasi data pelamar. Dia mengatakan masih dalam proses verifikasi data agar seluruh dokumen yang dibutuhkan dapat terpenuhi.

“Untuk verifikasi, berkas yang tidak memenuhi syarat akan gugur. Misalnya terkait kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai dengan formasi penerimaan CPNS. Sampai saat ini, sudah ada 5 berkas yang tidak memenuhi syarat, dan kemungkinan masih akan terus bertambah,” katanya.

Akan tetapi, imbuh dia, untuk kelengkapan berkas pendaftaran yang masih bisa ditoleransi maka akan dikembalikan untuk diperbaiki. Misalnya, menyangkut dokumen legalisir ijazah dan dokumen pelengkap lainnya. “Pelamar atau peminat yang paling banyak adalah formasi guru kelas sekitar 203 orang, sedangkan formasinya hanya 30 lowongan saja,” paparnya.

Baca Juga :  Mempawah Syukuran 2019, Sajikan Ribuan Kue Tradisional

Ditanya persiapan tes, Iska memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan SMKN 1 Mempawah Hilir yang akan menjadi lokasi tes. Seperti tahun sebelumnya, panitia akan memakai laboratorium komputer SMKN 1 Mempawah Hilir yang memiliki kurang lebih 80 unit komputer.

“Kami sudah berkoordinasi dengan penyelenggara dan pihak lainnya. Kita akan memakai laboratorium komputer SMKN 1 Mempawah Hilir. Jaringan internet dan semua perangkatnya sudah kita persiapkan. Kemungkinan setiap hari akan dibagi dalam 5-6 sesi selama sepekan,” tukasnya. (wah)

 

 

Most Read

Artikel Terbaru

/