alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Seleksi Prajurit Terbaik

PANGLIMA Kodam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Kamis (28/11) memimpin Sidang Panlih  Tingkat Pusat Cata PK Gelombang II TNI AD TA. 2019 Kodam XII Tanjungpura. Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe mengatakan kali ini Sidang Panlih dilaksanakan di Rindam XII Tanjungpura, Jalan Pasir Panjang, Kota Singkawang.

“Sidang Panlih kali ini memilih 900 orang dari sebanyak 1.496 orang pemuda terbaik yang berasal dari wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,” katanya.

Aulia Fahmi Dalimunthe menambahkan, seleksi penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II TA. 2019 Kodam XII Tanjungpura bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi Kodam XII Tanjungpura dalam rangka mendukung reformasi birokrasi di jajaran TNI AD.

Baca Juga :  Uskup Agus Pimpin Ziarah TNI/Polri di Gua Maria Anjongan

Selain itu, untuk meningkatkan pemenuhan TOP/DSPP Satkowil dengan Komposisi 52,04 persen: 47,96 persen dengan skala prioritas pemenuhan kekuatan mantap I untuk Satkowil di jajaran Kodam XII Tanjungpura.

“Pelaksanaan Panlih ini merupakan salah satu tahapan dalam werving penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II TA 2019. Yang dimaksudkan untuk menyeleksi dan menjaring para Calon Tamtama yang berkualitas, baik dari aspek administrasi, kesehatan dan jasmani, sehingga mereka nantinya diharapkan dapat mengikuti seluruh proses pendidikan dengan baik dan berhasil,” jelas Aulia Fahmi Dalimunthe.

Selanjutnya Dia menegaskan dalam rekrutmen kali ini Kodam XII Tanjungpura sangat menjunjung tinggi objektivitas karena Kodam XII Tanjungpura ingin mendapatkan calon prajurit yang berkualitas.

Baca Juga :  Sumsel Tertarik Berguru ke Kayong Utara

“Kodam ingin hanya calon berkualitas dan lulus seleksi yang dapat mengawaki organisasi TNI AD. Tidak ada lagi istilah titipan, KKN, mafia calo dan perilaku tidak terpuji lainnya yang bisa mempengaruhi kelulusan dalam parade ini. Kami ciptakan image kepada masyarakat bahwa menjadi prajurit TNI harus sukarela, memenuhi syarat dan tidak ada bayar,” tegasnya. (ash)

PANGLIMA Kodam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Kamis (28/11) memimpin Sidang Panlih  Tingkat Pusat Cata PK Gelombang II TNI AD TA. 2019 Kodam XII Tanjungpura. Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe mengatakan kali ini Sidang Panlih dilaksanakan di Rindam XII Tanjungpura, Jalan Pasir Panjang, Kota Singkawang.

“Sidang Panlih kali ini memilih 900 orang dari sebanyak 1.496 orang pemuda terbaik yang berasal dari wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,” katanya.

Aulia Fahmi Dalimunthe menambahkan, seleksi penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II TA. 2019 Kodam XII Tanjungpura bertujuan untuk meningkatkan kinerja organisasi Kodam XII Tanjungpura dalam rangka mendukung reformasi birokrasi di jajaran TNI AD.

Baca Juga :  Jelang Misi Perdamaian Dunia, Yonif RK 644/Walet Sakti Mendapat Arahan dari Pangdam

Selain itu, untuk meningkatkan pemenuhan TOP/DSPP Satkowil dengan Komposisi 52,04 persen: 47,96 persen dengan skala prioritas pemenuhan kekuatan mantap I untuk Satkowil di jajaran Kodam XII Tanjungpura.

“Pelaksanaan Panlih ini merupakan salah satu tahapan dalam werving penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang II TA 2019. Yang dimaksudkan untuk menyeleksi dan menjaring para Calon Tamtama yang berkualitas, baik dari aspek administrasi, kesehatan dan jasmani, sehingga mereka nantinya diharapkan dapat mengikuti seluruh proses pendidikan dengan baik dan berhasil,” jelas Aulia Fahmi Dalimunthe.

Selanjutnya Dia menegaskan dalam rekrutmen kali ini Kodam XII Tanjungpura sangat menjunjung tinggi objektivitas karena Kodam XII Tanjungpura ingin mendapatkan calon prajurit yang berkualitas.

Baca Juga :  Staf Ahli Kasad Kunjungi Sintang, Bahas Pembangunan Skuadron TNI

“Kodam ingin hanya calon berkualitas dan lulus seleksi yang dapat mengawaki organisasi TNI AD. Tidak ada lagi istilah titipan, KKN, mafia calo dan perilaku tidak terpuji lainnya yang bisa mempengaruhi kelulusan dalam parade ini. Kami ciptakan image kepada masyarakat bahwa menjadi prajurit TNI harus sukarela, memenuhi syarat dan tidak ada bayar,” tegasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/