alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi Patuh Kapuas 2019

SINGKAWANG–Satuan Lalu Lintas Polres Singkawang telah memulai Operasi Patuh Kapuas 2019, Kamis (29/8). Operasi Patuh Kapuas ini akan berlangsung selama 14 hari yang dimulai dari tanggal 29 Agustus sampai dengan 11 September 2019. Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Syaiful Bahri mengatakan, operasi ini meibatkan Satlantas yang mana tujuan dari operasi ini agar meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

“Operasi ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan harapan agar masyarakat bisa mentaati aturan lalu lintas sebagaimana yang sudah diamanatkan dalam Undang-Undang,” katanya. Sasaran dari operasi ini adalah menyasar pengguna sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara dibawah umur, pengemudi yang melawan arus sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan raya lainnya.

Baca Juga :  Miftahudin Kembalikan Kerugian Negara

“Selain itu, operasi ini juga menyasar surat menyurat kendaraan seperti SIM dan STNK serta perlengkapan kendaraan seperti lampu, kaca sipon dan safety belt (sabuk pengaman) bagi kendaraan roda empat,” ujarnya. Dan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas lainnya yang kiranya berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dia menambahkan, untuk dihari pertama Operasi Patuh yang digelar, pihaknya telah menjaring sebanyak 45 kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda empat. “Operasi patuh ini akan dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari, dengan titik-titik yang berbeda,” ungkapnya. Salah satu pengendara roda dua yang terjaring, Martagi mengatakan, jika dirinya di tilang lantaran tidak membawa SIM. “SIM saya ada, cuma lupa dibawa,” katanya. Atas pelanggaran itu, dirinya terpaksa ikut sidang di Pengadilan Negeri Singkawang pada tanggal 19 September 2019. (har)

Baca Juga :  Empat Warga Bengkayang Diisolasi Usai Pulang dari Korea

SINGKAWANG–Satuan Lalu Lintas Polres Singkawang telah memulai Operasi Patuh Kapuas 2019, Kamis (29/8). Operasi Patuh Kapuas ini akan berlangsung selama 14 hari yang dimulai dari tanggal 29 Agustus sampai dengan 11 September 2019. Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Syaiful Bahri mengatakan, operasi ini meibatkan Satlantas yang mana tujuan dari operasi ini agar meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

“Operasi ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan harapan agar masyarakat bisa mentaati aturan lalu lintas sebagaimana yang sudah diamanatkan dalam Undang-Undang,” katanya. Sasaran dari operasi ini adalah menyasar pengguna sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara dibawah umur, pengemudi yang melawan arus sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan raya lainnya.

Baca Juga :  BPS Sesuaikan Sensus Penduduk 2020 di Kota Singkawang dengan Kondisi Pandemi

“Selain itu, operasi ini juga menyasar surat menyurat kendaraan seperti SIM dan STNK serta perlengkapan kendaraan seperti lampu, kaca sipon dan safety belt (sabuk pengaman) bagi kendaraan roda empat,” ujarnya. Dan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas lainnya yang kiranya berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dia menambahkan, untuk dihari pertama Operasi Patuh yang digelar, pihaknya telah menjaring sebanyak 45 kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda empat. “Operasi patuh ini akan dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari, dengan titik-titik yang berbeda,” ungkapnya. Salah satu pengendara roda dua yang terjaring, Martagi mengatakan, jika dirinya di tilang lantaran tidak membawa SIM. “SIM saya ada, cuma lupa dibawa,” katanya. Atas pelanggaran itu, dirinya terpaksa ikut sidang di Pengadilan Negeri Singkawang pada tanggal 19 September 2019. (har)

Baca Juga :  Polsek pun Dirazia

Most Read

Artikel Terbaru

/