alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Mobil Terbalik, Guru SD Tewas

Laka Maut di Rabu Pagi

SUNGAI AWAN – Seorang guru tewas pada kecelakaan tunggal yang terjadi di ruas jalan nasional Ketapang – Siduk, Rabu (30/10) pagi. Mobil yang dikemudikan Wiwit Wudiarti (41), mengalamai kecelakaan tunggal dan terguling di Dusun Karya Pagi, Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan. Korban pun tewas di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Ketapang, AKP Aditya Octorio Putra, membenarkan informasi kecelakaan yang menewaskan seorang guru sekolah dasar tersebut. Kecelakaan tersebut, menurutnya, terjadi di kilometer 22 jalan Ketapang – Siduk. “Kejadiannya Rabu (30/10) pagi sekitar pukul 08.30 WIB di ruas jalan Ketapang – Siduk kilometer 22 Desa Tempurukan,  Kecamatan Muara Pawan,” kata Aditya, kemarin (30/10) di Ketapang.

Baca Juga :  Bupati Ketapang Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019

Dia menjelaskan, kecelakaan tersebut bermula saat mobil yang dikemudikan oleh korban melaju dari arah Kota Ketapang dengan kecepatan yang cukup tinggi. Setibanya di kilometer 22, Toyota Rush merah dengan nomor polisi KB 1682 GI yang dikemudikan korban, menurut keterangan yang diperolehnya, mencoba menyalip kendaraan dengan mengambil lajur kanan.

“Ternyata saat menyalip tersebut roda kendaraan korban selip dan keluar badan jalan dan kemudian hilang kendali. Mobil kemudian menabrak pagar rumah yang berada di kanan jalan dan kemudian terbalik serta menabrak rumah warga,” jelasnya.

Aditya menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian sementara, korban diduga meninggal karena tidak menggunakan sabuk pengaman dan terlempar dari dalam mobil saat mobil mengalami kecelakaan. “Korban meninggal dunia saat mobil out of control. Korban tidak menggunakan safety belt dan terlempar dari kaca depan saat mobil terguling. Korban tewas di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peserta Bintang Radio Heningkan Cipta

Korban, menurutnya, merupakan warga Jalan Mayjend Sutoyo Gang Asmad, RT 21/11 Desa Kalinilam, Kecamaran Delta Pawan. Dari informasi yang diperolehnya bahwa korban merupakan seorang guru di SDN 10 Tempurukan. Dia menambahkan bahwa korban mengalami kecelakaan saat hendak pergi mengajar, di mana ketika itu kondisi cuaca cerah dan jalan kering. “Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara mobil yang terguling sudah dievakuasi ke Polres Ketapang,” tutupnya. (afi)

Laka Maut di Rabu Pagi

SUNGAI AWAN – Seorang guru tewas pada kecelakaan tunggal yang terjadi di ruas jalan nasional Ketapang – Siduk, Rabu (30/10) pagi. Mobil yang dikemudikan Wiwit Wudiarti (41), mengalamai kecelakaan tunggal dan terguling di Dusun Karya Pagi, Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan. Korban pun tewas di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Ketapang, AKP Aditya Octorio Putra, membenarkan informasi kecelakaan yang menewaskan seorang guru sekolah dasar tersebut. Kecelakaan tersebut, menurutnya, terjadi di kilometer 22 jalan Ketapang – Siduk. “Kejadiannya Rabu (30/10) pagi sekitar pukul 08.30 WIB di ruas jalan Ketapang – Siduk kilometer 22 Desa Tempurukan,  Kecamatan Muara Pawan,” kata Aditya, kemarin (30/10) di Ketapang.

Baca Juga :  Cabup Junaidi: Pilih Pemimpin yang Mampu Merealisasikan Ucapannya

Dia menjelaskan, kecelakaan tersebut bermula saat mobil yang dikemudikan oleh korban melaju dari arah Kota Ketapang dengan kecepatan yang cukup tinggi. Setibanya di kilometer 22, Toyota Rush merah dengan nomor polisi KB 1682 GI yang dikemudikan korban, menurut keterangan yang diperolehnya, mencoba menyalip kendaraan dengan mengambil lajur kanan.

“Ternyata saat menyalip tersebut roda kendaraan korban selip dan keluar badan jalan dan kemudian hilang kendali. Mobil kemudian menabrak pagar rumah yang berada di kanan jalan dan kemudian terbalik serta menabrak rumah warga,” jelasnya.

Aditya menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian sementara, korban diduga meninggal karena tidak menggunakan sabuk pengaman dan terlempar dari dalam mobil saat mobil mengalami kecelakaan. “Korban meninggal dunia saat mobil out of control. Korban tidak menggunakan safety belt dan terlempar dari kaca depan saat mobil terguling. Korban tewas di lokasi kejadian,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ketapang ‘’Juara’’ Titik Panas

Korban, menurutnya, merupakan warga Jalan Mayjend Sutoyo Gang Asmad, RT 21/11 Desa Kalinilam, Kecamaran Delta Pawan. Dari informasi yang diperolehnya bahwa korban merupakan seorang guru di SDN 10 Tempurukan. Dia menambahkan bahwa korban mengalami kecelakaan saat hendak pergi mengajar, di mana ketika itu kondisi cuaca cerah dan jalan kering. “Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara mobil yang terguling sudah dievakuasi ke Polres Ketapang,” tutupnya. (afi)

Most Read

Lulusan STIKes Yarsi Pontianak Mendunia

Pupuk Palsu Resahkan Warga

Kalbar Hadapi Resesi Ekonomi

Artikel Terbaru

/