alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Sebastianus Darwis Tetap Sederhana Meski Kini Menjabat Bupati Bengkayang

BENGKAYANG- Menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bengkayang, tak lantas mengubah hidup Sebastianus Darwis. Imej seorang pejabat yang kerap dikelilingi asisten dan pembantu, sama sekali bertolak belakang dalam dirinya.

Pontianak Post mendapat kesempatan berkunjung ke kediaman pribadi sang bupati, tepat sehari setelah dilantik. Meski telah dilantik, Darwis, sapaan akrabnya, masih menempati rumah pribadinya. Untuk masuk ke rumahnya, Pontianak Post harus melewati beberapa gang sempit dan perumahan sederhana di pinggir Bengkayang.

Rumah sang bupati berada di ujung komplek. Luas tanahnya cukup besar, namun rumahnya terlihat sederhana.

Sang bupati baru saja pulang dari pasar bersama istri tercinta. Dia menyetir sendiri mobilnya, tanpa supir.
Turun dari mobil, dirinya mengangkat sendiri seluruh belanjaannya. Bahkan, memikul karung beras turun dari bagasi mobil.

Baca Juga :  Gereja Santo Pius X Bengkayang Matangkan Persiapan Misa

Beberapa warga tengah menunggunya di teras. Tanpa basa-basi, bupati mengambil sekardus air mineral dari garasinya, memikulnya sendiri, dan membagikannya pada warga yang telah menunggunya.

Kesederhanaannya juga terlihat saat menemui warga. Dengan hanya menggunakan kaos, dia melayani dan bersenda gurau dengan warga. (ndo)

BENGKAYANG- Menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bengkayang, tak lantas mengubah hidup Sebastianus Darwis. Imej seorang pejabat yang kerap dikelilingi asisten dan pembantu, sama sekali bertolak belakang dalam dirinya.

Pontianak Post mendapat kesempatan berkunjung ke kediaman pribadi sang bupati, tepat sehari setelah dilantik. Meski telah dilantik, Darwis, sapaan akrabnya, masih menempati rumah pribadinya. Untuk masuk ke rumahnya, Pontianak Post harus melewati beberapa gang sempit dan perumahan sederhana di pinggir Bengkayang.

Rumah sang bupati berada di ujung komplek. Luas tanahnya cukup besar, namun rumahnya terlihat sederhana.

Sang bupati baru saja pulang dari pasar bersama istri tercinta. Dia menyetir sendiri mobilnya, tanpa supir.
Turun dari mobil, dirinya mengangkat sendiri seluruh belanjaannya. Bahkan, memikul karung beras turun dari bagasi mobil.

Baca Juga :  23 Hari Kerja, TMMD Rampungkan Lima Sasaran Jembatan

Beberapa warga tengah menunggunya di teras. Tanpa basa-basi, bupati mengambil sekardus air mineral dari garasinya, memikulnya sendiri, dan membagikannya pada warga yang telah menunggunya.

Kesederhanaannya juga terlihat saat menemui warga. Dengan hanya menggunakan kaos, dia melayani dan bersenda gurau dengan warga. (ndo)

Most Read

Artikel Terbaru

/