alexametrics
29 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

PTM, Nihil Kasus Covid-19

PELAKSANAAN pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah di Kabupaten Bengkayang sudah berjalan selama beberapa pekan. Selama itu pula, pelaksanaan belajar mengajar berjalan lancar dan kondusif. Terlebih, sampai saat ini belum ada temuan kasus Covid-19 klaster lingkungan sekolah.

Hal tersebut dipastikan oleh Pelaksanatugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Pinus Syamsudin. Dia mengungkapkan bahwa sampai saat ini proses pembelajaran tatap muka (PTM) masih berlangsung seperti biasa. “Masih berlangsung aman tanpa hambatan, dan belum ada temuan klaster sekolah,” katanya, Senin (1/11) di Bengkayang.

Dirinya menyebut, hingga kini temuan klaster Covid-19 di lingkungan sekolah belum ditemukan. Namun, sambungnya, memang ada beberapa tenaga pengajar yang terkonfirmasi positif Covid-19, tetapi bukan terjadi dilingkungan sekolah, melainkan karena kontak erat di luar.

Baca Juga :  Jadi Obrolan di Warung Kopi, Warga Prihatin dan Kecewa

Dia juga memastikan proses tracing juga terus dilakukan oleh pihaknya. Kemudian, dia menambahkan bahwa semua berdasarkan tes yang dilakukan kepada satuan tenaga pelajar, baik guru dan murid terkonfirmasi positif Covid-19, maka sesuai dengan SKB 4 Menteri dan prosedur yang ada. “Yakni proses pembelajaran sekolah tersebut dilakukan pemberhentian sementara,” tuturnya.

“Yang jelas kita terus kontrol dan awasi proses pembelajaran tatap muka yang berlangsung di Kabupaten Bengkayang saat ini,” timpalnya.

Pihaknya terus berupaya menjalankan program pemerintah dalam membangun dan membentuk herd immunity di kalangan tenaga pengajar dan siswa dilingkungan sekolah. “Untuk tenaga pengajar (guru) rata-rata kita pastikan sudah melakukan vaksinasi, terutama bagi yang ditugaskan mengajar di sekolah. Sedangkan siswa masih terus dilakukan percepatan vaksinasi hingga kini,” paparnya.

Baca Juga :  Vaksinasi 70.000 Ibu Hamil Bengkayang Dimulai

Dirinya berharap dan mengimbau kepada kepala unit teknis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di masing-masing kecamatan, untuk selalu memonitor serta menyampaikan laporan terkait perkembangan percepatan vaksinasi. Pemonitoran dimaksudkan dia, baik guru yang divaksin maupun siswa pelajar. (Sig)

PELAKSANAAN pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah di Kabupaten Bengkayang sudah berjalan selama beberapa pekan. Selama itu pula, pelaksanaan belajar mengajar berjalan lancar dan kondusif. Terlebih, sampai saat ini belum ada temuan kasus Covid-19 klaster lingkungan sekolah.

Hal tersebut dipastikan oleh Pelaksanatugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Pinus Syamsudin. Dia mengungkapkan bahwa sampai saat ini proses pembelajaran tatap muka (PTM) masih berlangsung seperti biasa. “Masih berlangsung aman tanpa hambatan, dan belum ada temuan klaster sekolah,” katanya, Senin (1/11) di Bengkayang.

Dirinya menyebut, hingga kini temuan klaster Covid-19 di lingkungan sekolah belum ditemukan. Namun, sambungnya, memang ada beberapa tenaga pengajar yang terkonfirmasi positif Covid-19, tetapi bukan terjadi dilingkungan sekolah, melainkan karena kontak erat di luar.

Baca Juga :  Amankan Dump Truk Bermuatan 190 Batang Kayu Ilegal

Dia juga memastikan proses tracing juga terus dilakukan oleh pihaknya. Kemudian, dia menambahkan bahwa semua berdasarkan tes yang dilakukan kepada satuan tenaga pelajar, baik guru dan murid terkonfirmasi positif Covid-19, maka sesuai dengan SKB 4 Menteri dan prosedur yang ada. “Yakni proses pembelajaran sekolah tersebut dilakukan pemberhentian sementara,” tuturnya.

“Yang jelas kita terus kontrol dan awasi proses pembelajaran tatap muka yang berlangsung di Kabupaten Bengkayang saat ini,” timpalnya.

Pihaknya terus berupaya menjalankan program pemerintah dalam membangun dan membentuk herd immunity di kalangan tenaga pengajar dan siswa dilingkungan sekolah. “Untuk tenaga pengajar (guru) rata-rata kita pastikan sudah melakukan vaksinasi, terutama bagi yang ditugaskan mengajar di sekolah. Sedangkan siswa masih terus dilakukan percepatan vaksinasi hingga kini,” paparnya.

Baca Juga :  Vaksinasi Terhadap Nakes Mulai Dilakukan

Dirinya berharap dan mengimbau kepada kepala unit teknis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di masing-masing kecamatan, untuk selalu memonitor serta menyampaikan laporan terkait perkembangan percepatan vaksinasi. Pemonitoran dimaksudkan dia, baik guru yang divaksin maupun siswa pelajar. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/