alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Lahan Satu Hektare Terbakar

BENGKAYANG – Babinsa Koramil 1202-04/Seluas melaksanakan Patroli pengecekan titik api yang muncul di wilayah Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang. Titik api tersebut diketahui muncul pada titik Hotspot 3312675, Waktu (1/6) 05:b57:24 UTC.

Terkait hal tersebut, Babinsa Koramil 1202-04/Sls, Kopda Butot mengatakan dirinya bersama pihak terkait telah melaksanakan Patroli pengecekan titik api. Dimana sebelumnya, kata dia, hotspot tersebut terdeteksi melalui satelit Sehingga, untuk memastikannya dilakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Dari hasil pengecekkan yang telah dilakukan, didapati lahan yang terbakar seluas kurang lebih 1 Hektare. Lahan tersebut merupakan  milik masyarakat yang akan diketahui akan ditanami jagung,” kata Kopda Butot, Rabu (2/6).

Ia pun turut menyayangkan kejadian tersebut, karena menurutnya hal tersebut dapat memicu dan berdampak pada terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih besar. Maka dari itu, dirinya berharap agar kedepannya masyarakat tidak mengabaikan imbauan dan sosialisasi yang selama ini terus dilakukan dan digaungkan.

Baca Juga :  Asa Pada Pemimpin Baru Sambas

“Siapapun yang hendak melakukan pembukaan lahan dengan cara di bakar, setidaknya agar dapat memperhitungkan resiko besar akibat yang ditimbulkan oleh kebakaran tersebut. Karena ini menyangkut harkat hidup orang banyak,” terangnya.

Lebih jauh, Kopda Butot juga menggambarkan kerugiab dan permasalahan yang ditimbulkan oleh Karhutla yang jelas merugikan bagi kehidupan. Disamping dapat merusak lingkungan dan kelestarian hutan, hal ini juga tentunya dapat merugikan diri sendiri bahkan orang banyak.

“Oleh karena itu, sekali lagi mari kita sama-sama menjaga daerah kita agar tidak ada lagi terjadinya karhutla supaya langit selalu tetap biru,” terangnya.

“Kami berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar hutan atau lahannya dengan alasan apapun. Masalah kebakaran hutan dan lahan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab TNI,Polri dan kecamatan saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tutupnya. (Sig)

BENGKAYANG – Babinsa Koramil 1202-04/Seluas melaksanakan Patroli pengecekan titik api yang muncul di wilayah Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang. Titik api tersebut diketahui muncul pada titik Hotspot 3312675, Waktu (1/6) 05:b57:24 UTC.

Terkait hal tersebut, Babinsa Koramil 1202-04/Sls, Kopda Butot mengatakan dirinya bersama pihak terkait telah melaksanakan Patroli pengecekan titik api. Dimana sebelumnya, kata dia, hotspot tersebut terdeteksi melalui satelit Sehingga, untuk memastikannya dilakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Dari hasil pengecekkan yang telah dilakukan, didapati lahan yang terbakar seluas kurang lebih 1 Hektare. Lahan tersebut merupakan  milik masyarakat yang akan diketahui akan ditanami jagung,” kata Kopda Butot, Rabu (2/6).

Ia pun turut menyayangkan kejadian tersebut, karena menurutnya hal tersebut dapat memicu dan berdampak pada terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang lebih besar. Maka dari itu, dirinya berharap agar kedepannya masyarakat tidak mengabaikan imbauan dan sosialisasi yang selama ini terus dilakukan dan digaungkan.

Baca Juga :  Pengusaha Bantu 51 Pemadam Kebakaran Swasta di Pontianak

“Siapapun yang hendak melakukan pembukaan lahan dengan cara di bakar, setidaknya agar dapat memperhitungkan resiko besar akibat yang ditimbulkan oleh kebakaran tersebut. Karena ini menyangkut harkat hidup orang banyak,” terangnya.

Lebih jauh, Kopda Butot juga menggambarkan kerugiab dan permasalahan yang ditimbulkan oleh Karhutla yang jelas merugikan bagi kehidupan. Disamping dapat merusak lingkungan dan kelestarian hutan, hal ini juga tentunya dapat merugikan diri sendiri bahkan orang banyak.

“Oleh karena itu, sekali lagi mari kita sama-sama menjaga daerah kita agar tidak ada lagi terjadinya karhutla supaya langit selalu tetap biru,” terangnya.

“Kami berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar hutan atau lahannya dengan alasan apapun. Masalah kebakaran hutan dan lahan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab TNI,Polri dan kecamatan saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tutupnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/