alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Berharap Masyarakat Manfaatkan Bantuan Kompensasi

BENGKAYANG – Kordinator SMART, Yayasan Planet Indonesia (YPI) Kabupaten Bengkayang, Khairul Rohim mengharapkan masyarakat penerima kompensasi program realisasi penukaran senjata api (senpi) dapat dimaksimalkan dengan bijak sesuai kebutuhan. Terutama, kata dia, untuk dapat membantu perekonomian masyarakat.

Rohim menyampaikan bahwa realisasi program penukaran Senpi dengan bantuan sosial tersebut memang butuh waktu yang lama. Dirinya memastikan, pihaknya beserta BKSDA sudah melakukan pendekatan dengan masyarakat sejak lama. Harapan dia, masyarakat memiliki kesadaran untuk berkomitmen bersama-sama, menjaga kawasan konservasi.

“Sehingga komitmen masyarakat ini kita apresiasi. Dengan menyerahkan Senpi, kita menukarkan dengan alat alat pertanian, misalnya traktor, bibit, dan kebutuhan masyarakat disekitar kawasan tersebut,” ungkap Rohim, pada Selasa (6/7).

Baca Juga :  Vaksin Buat Umum dan Warga Binaan

Sementara ditanya mengenai adanya penolakan dari warga setempat, pihaknya mengatakan hal tersebut tidak ada. Sebab, proses pendampingan dan edukasi yang diberikan bersama BKSDA dilakukan sangat intens. Setiap bulan, dipastikan dia, selalu ada pelayanan kepada masyarakat.

“Belum ada penolakan seperti itu. Selama ini desa-desa yang kita dampingi, berantusias untuk memberikan senjatanya, karena mereka berkomitmen,” terangnya.

Pihak YPI sendiri berharap, ke depan dengan adanya pertukaran senjata ini, fasilitas yang telah diberikan oleh pihak YPI dan BKSDA, dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Harapan dia, hal ini dapat membantu perekonomian masyarakat, kesejahteraan masyarakat. Karena, menurutnya, memang targetnya itu hutan lestari masyarakat sejahtera. (Sig)

BENGKAYANG – Kordinator SMART, Yayasan Planet Indonesia (YPI) Kabupaten Bengkayang, Khairul Rohim mengharapkan masyarakat penerima kompensasi program realisasi penukaran senjata api (senpi) dapat dimaksimalkan dengan bijak sesuai kebutuhan. Terutama, kata dia, untuk dapat membantu perekonomian masyarakat.

Rohim menyampaikan bahwa realisasi program penukaran Senpi dengan bantuan sosial tersebut memang butuh waktu yang lama. Dirinya memastikan, pihaknya beserta BKSDA sudah melakukan pendekatan dengan masyarakat sejak lama. Harapan dia, masyarakat memiliki kesadaran untuk berkomitmen bersama-sama, menjaga kawasan konservasi.

“Sehingga komitmen masyarakat ini kita apresiasi. Dengan menyerahkan Senpi, kita menukarkan dengan alat alat pertanian, misalnya traktor, bibit, dan kebutuhan masyarakat disekitar kawasan tersebut,” ungkap Rohim, pada Selasa (6/7).

Baca Juga :  Prajabatan CPNS Golongan lll Angkatan LXXXV

Sementara ditanya mengenai adanya penolakan dari warga setempat, pihaknya mengatakan hal tersebut tidak ada. Sebab, proses pendampingan dan edukasi yang diberikan bersama BKSDA dilakukan sangat intens. Setiap bulan, dipastikan dia, selalu ada pelayanan kepada masyarakat.

“Belum ada penolakan seperti itu. Selama ini desa-desa yang kita dampingi, berantusias untuk memberikan senjatanya, karena mereka berkomitmen,” terangnya.

Pihak YPI sendiri berharap, ke depan dengan adanya pertukaran senjata ini, fasilitas yang telah diberikan oleh pihak YPI dan BKSDA, dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Harapan dia, hal ini dapat membantu perekonomian masyarakat, kesejahteraan masyarakat. Karena, menurutnya, memang targetnya itu hutan lestari masyarakat sejahtera. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/