alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Seluruh Panitia Wajib Tunjukkan Surat Vaksin

BENGKAYANG – Kecamatan Monterado dipastikan bakal jadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII tahun 2021 tingkat kabupaten. Gelaran festival pemuliaan kitab suci Alquran tersebut rencananya akan dilaksanakan dalam kurun waktu empat hari, sepanjang 4 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Jelang pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten, Pelaksanaharian (Plh) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan beberapa kebijakan jelang pelaksaan MTQ VIII Kabupaten Bengkayang.

Salah satunya, kata Heru, adalah kebijakan wajib vaksin bagi seluruh panitia yang tergabung dalam MTQ VIII tahun 2021 ini. Hal ini diberlakukan mereka, mengingat gelaran MTQ kali ini diadakan ditengah pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

“Tentunya selain itu, selama giat berlangsung kita mewajibkan seluruh pihak yang terlibat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Ini berlaku untuk panitia maupun peserta,” tegas Heru, Senin (6/9).

Sementara untuk lokasi pelaksanaan, diungkapkan dia bahwa rencananya pihak tuan rumah telah menetapkan event tersebut akan dilangsungkan di ruang terbuka publik, tepatnya di lapangan sepakbola SD Negeri 1 Monterado. “Seluruh kecamatan se-Kabupaten Bengkayang tentunya terlibat mengikuti event (MTQ) ini. Total ada 17 kecamatan yang ada, dan masing-masing kecamatan akan diwakilkan 25 orang dimana 16 di antaranya merupakan peserta,” bebernya.

Baca Juga :  Patroli Antisipasi Kerawanan di Perairan

Sementara khusus untuk panitia, Heru mengatakan, wajib menunjukkan bukti surat bahwa yang bersangkutan telah mengikuti vaksinasi, minimal dosis pertama. Hal ini dipastikan dia, berlaku ke semua tingkatan, termasuk hingga juru parkir.

“Hal ini kita berlakukan untuk menjamin pelaksanaan MTQ VIII tingkat kabupaten berjalan baik, meski dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, kita juga etentunya berharap agar hal yang kita lakukan ini bisa mengantisipasi klaster Covid-19,” terangnya.

Di sisi lain, dirinya juga memastikan telah menyiapkan berbagai fasilitas yang berhubungan, untuk memenuhi kebutuhan prokes selama kegiatan berlangsung nantinya. Dia juga mengajak semua pihak yang nantinya akan terlibat dalam event MTQ, untuk sama-sama menjaga diri, memastikan semua yang terlibat tetap dalam kondisi sehat sampai hari pelaksanaan tiba akhir September nanti.

“Kita tentunya sangat berharap ini bisa berjalan lancar. Begitu pula panitia di tingkat Kecamatan (Monterado) juga sudah kita intruksikan untuk rutin melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi kegiatan,” jelasnya.

Sementara sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Bengkayang, Syamsul Rizal, telah menerima audiensi panitia pelaksanaan MTQ VIII Kabupaten Bengkayang, baru-baru ini. Dalam kesempatan tersebut, Wabup turut membahas berbagai persiapan dan agenda yang telah dilakukan oleh panitia jelang pelaksanaan MTQ.

Baca Juga :  Anggota Satgas Bersama Warga Kompak Membuat Adonan Cor

“Kita sudah melakukan audiensi dengan panitia (MTQ), dan kita juga sudah membahas berbagai persiapan. Mulai dari jadwal, kesiapan lokasi kegiatan, pendanaan, serta protokol kesehatan,” jelas Rizal.

Di lain sisi, dirinya turut menyarankan agar panitia MTQ dapat melibatkan semua unsur. Seperti di antaranya tokoh agama selain Islam, tokoh masyarakat, dan pemuka lain. “Ini dimaksud agar penyelenggaraan MTQ dapat berjalan dengan baik dan mampu mempererat tali silahturahmi dengan semua unsur,” tegas Wabup.

Terakhir, Wabup meminta Kemenag Bengkayang melalui KUA, agar seluruh LPTQ kecamatan dapat mengikuti MTQ tingkat kabupaten tersebut. Namun, dirinya juga mengingatkan untuk memperhatikan peraturan agar menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Terutama untuk jumlah peserta harus dibatasi sesuai dengan ketentuan yang dibuat panitia. Ini penting jadi atensi agar saat pelaksanaan tak terjadi kerumunan yang over, yang berpotensi menyebabkan klaster baru pada saat pelaksanaan MTQ,” tutupnya. (Sig)

BENGKAYANG – Kecamatan Monterado dipastikan bakal jadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII tahun 2021 tingkat kabupaten. Gelaran festival pemuliaan kitab suci Alquran tersebut rencananya akan dilaksanakan dalam kurun waktu empat hari, sepanjang 4 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang.

Jelang pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten, Pelaksanaharian (Plh) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan beberapa kebijakan jelang pelaksaan MTQ VIII Kabupaten Bengkayang.

Salah satunya, kata Heru, adalah kebijakan wajib vaksin bagi seluruh panitia yang tergabung dalam MTQ VIII tahun 2021 ini. Hal ini diberlakukan mereka, mengingat gelaran MTQ kali ini diadakan ditengah pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir.

“Tentunya selain itu, selama giat berlangsung kita mewajibkan seluruh pihak yang terlibat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Ini berlaku untuk panitia maupun peserta,” tegas Heru, Senin (6/9).

Sementara untuk lokasi pelaksanaan, diungkapkan dia bahwa rencananya pihak tuan rumah telah menetapkan event tersebut akan dilangsungkan di ruang terbuka publik, tepatnya di lapangan sepakbola SD Negeri 1 Monterado. “Seluruh kecamatan se-Kabupaten Bengkayang tentunya terlibat mengikuti event (MTQ) ini. Total ada 17 kecamatan yang ada, dan masing-masing kecamatan akan diwakilkan 25 orang dimana 16 di antaranya merupakan peserta,” bebernya.

Baca Juga :  Piala Soeratin Cup U-17 Resmi Dibuka

Sementara khusus untuk panitia, Heru mengatakan, wajib menunjukkan bukti surat bahwa yang bersangkutan telah mengikuti vaksinasi, minimal dosis pertama. Hal ini dipastikan dia, berlaku ke semua tingkatan, termasuk hingga juru parkir.

“Hal ini kita berlakukan untuk menjamin pelaksanaan MTQ VIII tingkat kabupaten berjalan baik, meski dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, kita juga etentunya berharap agar hal yang kita lakukan ini bisa mengantisipasi klaster Covid-19,” terangnya.

Di sisi lain, dirinya juga memastikan telah menyiapkan berbagai fasilitas yang berhubungan, untuk memenuhi kebutuhan prokes selama kegiatan berlangsung nantinya. Dia juga mengajak semua pihak yang nantinya akan terlibat dalam event MTQ, untuk sama-sama menjaga diri, memastikan semua yang terlibat tetap dalam kondisi sehat sampai hari pelaksanaan tiba akhir September nanti.

“Kita tentunya sangat berharap ini bisa berjalan lancar. Begitu pula panitia di tingkat Kecamatan (Monterado) juga sudah kita intruksikan untuk rutin melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi kegiatan,” jelasnya.

Sementara sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Bengkayang, Syamsul Rizal, telah menerima audiensi panitia pelaksanaan MTQ VIII Kabupaten Bengkayang, baru-baru ini. Dalam kesempatan tersebut, Wabup turut membahas berbagai persiapan dan agenda yang telah dilakukan oleh panitia jelang pelaksanaan MTQ.

Baca Juga :  Bupati Ikut Giat Pertanian Panen Raya Jagung

“Kita sudah melakukan audiensi dengan panitia (MTQ), dan kita juga sudah membahas berbagai persiapan. Mulai dari jadwal, kesiapan lokasi kegiatan, pendanaan, serta protokol kesehatan,” jelas Rizal.

Di lain sisi, dirinya turut menyarankan agar panitia MTQ dapat melibatkan semua unsur. Seperti di antaranya tokoh agama selain Islam, tokoh masyarakat, dan pemuka lain. “Ini dimaksud agar penyelenggaraan MTQ dapat berjalan dengan baik dan mampu mempererat tali silahturahmi dengan semua unsur,” tegas Wabup.

Terakhir, Wabup meminta Kemenag Bengkayang melalui KUA, agar seluruh LPTQ kecamatan dapat mengikuti MTQ tingkat kabupaten tersebut. Namun, dirinya juga mengingatkan untuk memperhatikan peraturan agar menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Terutama untuk jumlah peserta harus dibatasi sesuai dengan ketentuan yang dibuat panitia. Ini penting jadi atensi agar saat pelaksanaan tak terjadi kerumunan yang over, yang berpotensi menyebabkan klaster baru pada saat pelaksanaan MTQ,” tutupnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/